China Pastikan Keamanan KTT APEC 2026 di Shenzhen, Tegaskan Taiwan Harus Patuhi Prinsip Satu China
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Sel, 4 Nov 2025
- comment 0 komentar

ILUSTRASI
JAMBISNIS,COM – Pemerintah China memastikan bahwa Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2026 yang akan digelar di Shenzhen, China Selatan, akan berjalan aman dan lancar. Namun, Beijing menegaskan bahwa partisipasi Taiwan tetap harus mengikuti prinsip “Satu China”.
Dalam pernyataan resmi kepada Reuters, Kementerian Luar Negeri China menyatakan pihaknya akan memenuhi semua kewajiban sebagai tuan rumah sesuai dengan aturan dan praktik umum APEC.
“China akan menjalankan tanggung jawab sebagai tuan rumah sesuai dengan aturan dan kebiasaan APEC. Tidak akan ada masalah terkait kelancaran partisipasi seluruh pihak,” tulis pernyataan tersebut pada Selasa (4/11/2025).
Namun, Beijing menegaskan bahwa kunci keikutsertaan Taiwan yang bergabung di APEC dengan nama Chinese Taipei bergantung pada kepatuhan terhadap prinsip Satu China, bukan pada isu keamanan.
Sebelumnya, pejabat Kementerian Luar Negeri Taiwan, Jonathan Sun, menyampaikan kekhawatiran mengenai keamanan dan perlakuan setara bagi delegasi Taiwan selama KTT. Ia berharap Beijing memberikan jaminan keselamatan dan partisipasi yang adil bagi seluruh ekonomi peserta.
“Kami berharap semua pihak dapat mendesak China menepati janjinya, memastikan keselamatan dan partisipasi setara bagi seluruh ekonomi, termasuk Taiwan,” ujar Sun di Taipei, Senin (4/11).
Hubungan Beijing–Taipei terus memburuk sejak Presiden Taiwan Lai Ching-te menjabat awal tahun ini. China kerap mengirim kapal perang dan pesawat tempur ke sekitar wilayah Taiwan serta menolak berkomunikasi langsung dengan pemerintahan Lai yang disebut sebagai “separatis”.
Sebelumnya, Beijing juga menyoroti pertemuan antara perwakilan Taiwan Lin Hsin-i dan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di sela KTT APEC di Korea Selatan pekan lalu. Jepang, seperti mayoritas anggota APEC, tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Taiwan.
China terakhir kali menjadi tuan rumah KTT APEC pada tahun 2014, ketika hubungan dengan Taiwan masih relatif hangat di bawah pemerintahan Ma Ying-jeou. Namun pada 2001, Taiwan pernah memboikot pertemuan APEC di China karena perdebatan mengenai siapa yang diizinkan menjadi perwakilan resmi.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar