Selasa, 19 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » BI Diprediksi Pangkas Suku Bunga Jadi 4,5 Persen, Ekonom Optimistis Dorong Pertumbuhan

BI Diprediksi Pangkas Suku Bunga Jadi 4,5 Persen, Ekonom Optimistis Dorong Pertumbuhan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Mayoritas ekonom memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan memangkas suku bunga acuan (BI Rate) menjadi 4,5 persen dalam hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) hari ini. Pemangkasan tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tekanan global yang mulai mereda. Berdasarkan konsensus ekonom yang dihimpun Bloomberg, 29 dari 37 ekonom memprediksi adanya pemangkasan suku bunga kebijakan sebesar 25 basis poin, sementara sisanya memperkirakan BI akan menahan suku bunga di level 4,75 persen.

Ekonom PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Hosianna Evalita Situmorang, menyebut BI masih memiliki ruang untuk melonggarkan kebijakan moneter sebelum tekanan inflasi dan nilai tukar meningkat di akhir tahun.
“Dengan likuiditas perbankan yang masih memadai, pemangkasan tambahan diperlukan untuk menjaga transmisi kebijakan dan mendukung pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk (BCA) David Sumual menilai BI cenderung berhati-hati setelah sebelumnya memangkas suku bunga selama tiga bulan berturut-turut. Ia menilai BI perlu menstabilkan nilai tukar rupiah terlebih dahulu mengingat adanya arus keluar modal asing yang cukup besar dari instrumen surat berharga negara.
“Masih ada ruang penurunan di akhir tahun jika rupiah stabil dan The Fed melanjutkan penurunan suku bunganya,” jelas David.

Sebelumnya, BI telah memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 4,75 persen pada September 2025. Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan bahwa kebijakan tersebut sejalan dengan upaya menjaga stabilitas inflasi dan memperkuat daya saing ekonomi nasional.
“Keputusan ini diambil untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memastikan inflasi tetap dalam sasaran 2,5±1 persen,” ujar Perry dalam konferensi pers virtual, bulan lalu.

Para analis menilai, kebijakan moneter longgar BI diharapkan dapat mempercepat penyaluran kredit dan investasi di sektor produktif, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tengah beradaptasi dengan pemulihan ekonomi pascapandemi.

Menanggapi perkembangan ekonomi nasional ini, Ketua Umum Pengprov Percasi Jambi menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya sinergi antar sektor.

“Stabilitas ekonomi adalah fondasi bagi kemajuan semua bidang, termasuk olahraga. Ketika ekonomi kuat, semangat masyarakat untuk berprestasi juga ikut tumbuh,” ujarnya menutup wawancara.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Kue Lebaran Favorit di Indonesia

    10 Kue Lebaran Favorit di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Hari Raya Idul Fitri tidak lengkap tanpa kue Lebaran. Sajian kue kering ini bukan hanya camilan keluarga, tapi juga bingkisan untuk kerabat dan tamu yang datang ke rumah. Setiap jenis kue memiliki tekstur dan rasa khas, dari manis, gurih, hingga perpaduan keduanya, yang membuat momen mudik dan berkumpul keluarga lebih hangat. 10 kue […]

  • Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Sekretariat RCEP, Perkuat Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik

    Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Sekretariat RCEP, Perkuat Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia mendorong pembentukan Sekretariat Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) untuk memperkuat koordinasi dan memastikan keberlanjutan kerja sama ekonomi di kawasan Asia-Pasifik. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi Indonesia memperkuat peran sebagai pusat ekonomi regional. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan, dorongan tersebut disampaikan langsung oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto […]

  • Harga Minyak Naik 3%, Badai Musim Dingin Lumpuhkan Produksi AS

    Harga Minyak Naik 3%, Badai Musim Dingin Lumpuhkan Produksi AS

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia melonjak tajam pada perdagangan Selasa atau Rabu (28/1/2026) waktu Jakarta. Kenaikan ini dipicu oleh gangguan produksi minyak mentah Amerika Serikat (AS) akibat badai musim dingin yang melumpuhkan infrastruktur energi dan menghentikan ekspor minyak mentah dari Pantai Teluk AS. Mengutip CNBC, harga minyak Brent naik USD 1,98 atau 3,02 persen dan […]

  • The Fed Siap Pangkas Suku Bunga Lagi, Tapi Tetap Waspadai Inflasi

    The Fed Siap Pangkas Suku Bunga Lagi, Tapi Tetap Waspadai Inflasi

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed), memberi sinyal siap melanjutkan pemangkasan suku bunga tahun ini. Namun, para pejabat tetap berhati-hati karena tekanan inflasi dinilai masih tinggi dan berpotensi menekan stabilitas ekonomi. Dalam risalah rapat kebijakan Federal Open Market Committee (FOMC) yang digelar pada 16–17 September 2025 menunjukkan bahwa sebagian besar […]

  • Harga Emas Antam Lebih Murah Hari Ini, Cek Rinciannya Disini

    Harga Emas Antam Lebih Murah Hari Ini, Cek Rinciannya Disini

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam hari ini terpukul telak. Kini harga satu gram emas Antam dibanderol Rp2.831.000. Berdasarkan data terbaru dari laman logammulia.com, Senin (6/4/2026), harga emas Antam mengalami penurunan signifikan sebesar Rp26.000 menjadi Rp2.831.000 per gram. Lebih murah dibandingkan perdagangan sebelumnya yang dipatok Rp2.857.000 per gram. Sementara itu, harga buyback emas Antam hari ini […]

  • Harga Emas Galeri24 dan UBS Kompak Bertahan, Jual atau Beli?

    Harga Emas Galeri24 dan UBS Kompak Bertahan, Jual atau Beli?

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produk buatan Galeri24 dan UBS yang dijual di Pegadaian tidak mengalami perubahan harga jual pada Senin (2/2/2026) ini. Keduanya kompak stabil akibat harga emas dunia yang merosot empat persen pada awal pekan ini. Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, harga jual emas Galeri24 stagnan di angka Rp2.981.000 per gram. Begitu pula […]

expand_less