Bantuan dari Malaysia dan China Masuk ke Aceh, Gubernur Mualem: Mereka Datang untuk Tolong
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Sen, 8 Des 2025
- comment 0 komentar

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem), usai memimpin rapat koordinasi penanganan darurat di Posko Kantor Gubernur Aceh, Jumat (5/12/2025) malam.
JAMBISNIS.COM – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menyebut bantuan kemanusiaan dari Malaysia dan China mulai masuk ke Aceh pascabanjir dan longsor yang melanda sejumlah daerah dalam sepekan terakhir. Menurut Mualem, bantuan dari luar negeri sah-sah saja dilakukan karena saat ini kebutuhan masyarakat penyintas bencana masih sangat mendesak, terutama obat-obatan dan layanan kesehatan.
Mualem mencontohkan bantuan obat dari kerabatnya asal Malaysia yang langsung disalurkan ke daerah terdampak. Menurutnya, jumlah obat saat ini masih jauh dari cukup.
“Mereka bahkan akan datang lagi membawa obat sebanyak tiga ton, termasuk dokter,” ujar Mualem usai rapat bersama Presiden di Posko Pangkalan TNI AU Sultan Iskandar Muda, Minggu (7/12/2025) malam.
Selain bantuan medis, Gubernur Aceh juga mendatangkan tim pendeteksi jenazah dari China untuk membantu evakuasi korban yang tertimbun lumpur. Mualem menegaskan tim tersebut bukan mewakili pemerintahan China secara resmi, melainkan lembaga swadaya masyarakat asal negara tersebut.
“Mereka sedang mengevakuasi di lokasi terdampak paling parah. Mereka datang untuk menolong, masa kita persulit,” katanya.
Dalam rapat terbatas bersama Presiden, Gubernur Aceh menyampaikan daftar kebutuhan paling mendesak, yaitu:
- obat-obatan
- pakaian pengungsi
- alat ibadah
- gas 3 kilogram untuk dapur umum
Menurut Mualem, masalah kesehatan mulai muncul di pengungsian, termasuk keluhan gatal-gatal akibat kondisi lingkungan dan minimnya perlengkapan pribadi.
“Obat-obatan harus segera dipenuhi. Ini sangat urgent,” ucapnya.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar