Selasa, 19 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » AHY: Bandara Jadi Senjata Penggerak Ekonomi Daerah dan Pariwisata Nasional

AHY: Bandara Jadi Senjata Penggerak Ekonomi Daerah dan Pariwisata Nasional

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan bandara di berbagai daerah bukan hanya untuk mendukung mobilitas, tetapi juga menjadi senjata utama penggerak ekonomi lokal dan sektor pariwisata nasional. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, pemerintah terus mengawal dan mengevaluasi sejumlah bandara yang telah dibangun agar bisa beroperasi optimal dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.

Langkah ini sejalan dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang meminta agar seluruh infrastruktur strategis, termasuk bandara, dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas daerah.

“Bandara yang sudah dibangun jangan sampai terbengkalai. Pemerintah memastikan semua infrastruktur ini harus hidup dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar AHY di Jakarta, Rabu (30/10/2025).

AHY menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang terintegrasi dengan pusat kegiatan ekonomi dan pariwisata, bukan berdiri sendiri.

“Saya cukup intensif berkomunikasi dengan Menteri Perhubungan. Kita bicara konektivitas antarwilayah, dan ini bukan hanya soal Jawa. Pemerintah ingin memastikan pembangunan juga menjangkau Aceh hingga Papua,” tegas AHY.

Menurutnya, dengan kondisi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17 ribu pulau, transportasi udara berperan penting dalam membuka isolasi daerah dan mempercepat pemerataan ekonomi. Selain bandara, pemerintah juga terus memperkuat jalan nasional, jalan provinsi, hingga akses ke kawasan produksi pangan, energi, dan air, agar konektivitas multimoda – darat, laut, dan udara – dapat berjalan seimbang.

Menko AHY menjelaskan, saat ini pemerintah tengah melakukan sinkronisasi lintas sektor agar bandara yang dibangun bisa diintegrasikan dengan sektor produktif di sekitarnya, seperti pariwisata, logistik, dan perdagangan daerah.

“Kita berharap bandara-bandara yang belum optimal bisa segera dimanfaatkan. Kalau tergelar dengan baik, bandara bisa menjadi katalis untuk meningkatkan pariwisata dan ekonomi lokal,” katanya.

Ia menegaskan, penguatan bandara bukan hanya soal transportasi, tetapi juga strategi besar dalam memperkuat daya saing ekonomi lokal dan UMKM.

“Ketika wisatawan datang, baik domestik maupun mancanegara, mereka membawa dampak ekonomi. UMKM, ekonomi kreatif, dan pelaku usaha lokal akan hidup. Ini multiplier effect yang nyata,” jelas AHY.

Dalam mendorong optimalisasi bandara, pemerintah menerapkan pendekatan kolaboratif antarinstansi serta evaluasi berkelanjutan. Tujuannya agar setiap bandara yang dibangun benar-benar menjadi bagian dari sistem konektivitas nasional yang mendukung pemerataan pembangunan wilayah.

“Pendekatan kolaboratif ini penting agar setiap pembangunan infrastruktur tidak jalan sendiri-sendiri, tapi saling terkoneksi. Dengan begitu, bandara bisa berfungsi maksimal mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah,” ujar AHY menegaskan.

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur udara tidak boleh berhenti di pembangunan fisik semata, melainkan harus dibarengi dengan ekosistem ekonomi di sekitarnya, agar investasi negara tidak sia-sia.

Pemerintah berharap, dengan pengelolaan yang baik dan sinergi lintas sektor, bandara di berbagai daerah dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, mendukung industri kreatif, dan memperkuat daya saing nasional di sektor transportasi dan pariwisata.

“Bandara bukan hanya terminal penerbangan, tapi simbol kemajuan daerah. Kalau bandara hidup, maka ekonominya bergerak,” pungkas AHY.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Menguat Jadi Rp16.884 per Dolar AS

    Rupiah Menguat Jadi Rp16.884 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat pagi ini. Melansir Antara, Kamis (12/3/2026),  rupiah dibuka menguat 2 poin atau 0,01 persen ke Rp16.884 per dolar AS. Pada Rabu kemarin rupiah ditutup melemah 23 poin ke Rp16.886 per dolar AS. Sementara indeks dolar AS juga menguat 0,12% ke 99,35. Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan […]

  • Pluit Junction Disulap Jadi Pusat Kendaraan Listrik Pertama di Jakarta

    Pluit Junction Disulap Jadi Pusat Kendaraan Listrik Pertama di Jakarta

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Jakarta Propertindo (Jakpro) akan memulai langkah transformasi besar dengan mengubah Mall Pluit Junction menjadi Electric Vehicle (EV) Indonesia Center, pusat kendaraan listrik pertama di Jakarta. Pembangunan direncanakan dimulai pada kuartal keempat (Q4) tahun 2025, sejalan dengan target pemerintah memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional dan mencapai 2 juta unit kendaraan EV pada tahun […]

  • Tanah Jakarta Turun 10 Cm per Tahun, Seberapa Lama Ibu Kota Bisa Bertahan?

    Tanah Jakarta Turun 10 Cm per Tahun, Seberapa Lama Ibu Kota Bisa Bertahan?

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Laju penurunan muka tanah di Jakarta mencapai lebih dari 10 sentimeter per tahun di sejumlah wilayah. Kondisi ini dinilai mengkhawatirkan karena berpotensi memperparah banjir, merusak infrastruktur, hingga mengancam keberlanjutan kota. Pengamat tata kota Prof. Putu Rumawan Salain mengatakan, tren tersebut harus segera direspons dengan langkah mitigasi yang terencana dan berkelanjutan. “Dengan penurunan tanah […]

  • OJK Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Likuiditas dan Jaga Kepercayaan Investor

    OJK Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Likuiditas dan Jaga Kepercayaan Investor

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmennya untuk mempercepat reformasi pasar modal Indonesia secara menyeluruh. Langkah ini dilakukan guna memperkuat likuiditas, meningkatkan transparansi, serta menjaga dan meningkatkan kepercayaan investor, baik domestik maupun global. Komitmen tersebut disampaikan melalui delapan rencana aksi percepatan reformasi pasar modal yang dirancang sejalan dengan […]

  • RAJA Raup Pendapatan USD 127,6 Juta di Semester I 2025 Didukung Segmen Downstream

    RAJA Raup Pendapatan USD 127,6 Juta di Semester I 2025 Didukung Segmen Downstream

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) mencatat kinerja keuangan yang terus tumbuh positif pada semester I 2025. Emiten sektor energi terintegrasi ini membukukan pendapatan sebesar USD 127,6 juta, meningkat 3,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh kinerja kuat di segmen downstream serta kontribusi stabil dari segmen midstream, yang selama […]

  • Toyota Tertarik Bangun Pabrik Etanol di Indonesia, Lampung dan Merauke Jadi Kandidat Lokasi

    Toyota Tertarik Bangun Pabrik Etanol di Indonesia, Lampung dan Merauke Jadi Kandidat Lokasi

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu mengungkapkan bahwa perusahaan otomotif global asal Jepang, Toyota, menunjukkan ketertarikan untuk membangun pabrik etanol di Indonesia. “Ya, bangun pabrik etanol. Toyota salah satu yang tertarik, di luar itu ada beberapa lagi,” ujar Todotua di Jakarta, Selasa (28/10). Todotua menjelaskan, Toyota sudah lama […]

expand_less