Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » AHY: Bandara Jadi Senjata Penggerak Ekonomi Daerah dan Pariwisata Nasional

AHY: Bandara Jadi Senjata Penggerak Ekonomi Daerah dan Pariwisata Nasional

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan bandara di berbagai daerah bukan hanya untuk mendukung mobilitas, tetapi juga menjadi senjata utama penggerak ekonomi lokal dan sektor pariwisata nasional. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, pemerintah terus mengawal dan mengevaluasi sejumlah bandara yang telah dibangun agar bisa beroperasi optimal dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.

Langkah ini sejalan dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang meminta agar seluruh infrastruktur strategis, termasuk bandara, dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas daerah.

“Bandara yang sudah dibangun jangan sampai terbengkalai. Pemerintah memastikan semua infrastruktur ini harus hidup dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar AHY di Jakarta, Rabu (30/10/2025).

AHY menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang terintegrasi dengan pusat kegiatan ekonomi dan pariwisata, bukan berdiri sendiri.

“Saya cukup intensif berkomunikasi dengan Menteri Perhubungan. Kita bicara konektivitas antarwilayah, dan ini bukan hanya soal Jawa. Pemerintah ingin memastikan pembangunan juga menjangkau Aceh hingga Papua,” tegas AHY.

Menurutnya, dengan kondisi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17 ribu pulau, transportasi udara berperan penting dalam membuka isolasi daerah dan mempercepat pemerataan ekonomi. Selain bandara, pemerintah juga terus memperkuat jalan nasional, jalan provinsi, hingga akses ke kawasan produksi pangan, energi, dan air, agar konektivitas multimoda – darat, laut, dan udara – dapat berjalan seimbang.

Menko AHY menjelaskan, saat ini pemerintah tengah melakukan sinkronisasi lintas sektor agar bandara yang dibangun bisa diintegrasikan dengan sektor produktif di sekitarnya, seperti pariwisata, logistik, dan perdagangan daerah.

“Kita berharap bandara-bandara yang belum optimal bisa segera dimanfaatkan. Kalau tergelar dengan baik, bandara bisa menjadi katalis untuk meningkatkan pariwisata dan ekonomi lokal,” katanya.

Ia menegaskan, penguatan bandara bukan hanya soal transportasi, tetapi juga strategi besar dalam memperkuat daya saing ekonomi lokal dan UMKM.

“Ketika wisatawan datang, baik domestik maupun mancanegara, mereka membawa dampak ekonomi. UMKM, ekonomi kreatif, dan pelaku usaha lokal akan hidup. Ini multiplier effect yang nyata,” jelas AHY.

Dalam mendorong optimalisasi bandara, pemerintah menerapkan pendekatan kolaboratif antarinstansi serta evaluasi berkelanjutan. Tujuannya agar setiap bandara yang dibangun benar-benar menjadi bagian dari sistem konektivitas nasional yang mendukung pemerataan pembangunan wilayah.

“Pendekatan kolaboratif ini penting agar setiap pembangunan infrastruktur tidak jalan sendiri-sendiri, tapi saling terkoneksi. Dengan begitu, bandara bisa berfungsi maksimal mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah,” ujar AHY menegaskan.

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur udara tidak boleh berhenti di pembangunan fisik semata, melainkan harus dibarengi dengan ekosistem ekonomi di sekitarnya, agar investasi negara tidak sia-sia.

Pemerintah berharap, dengan pengelolaan yang baik dan sinergi lintas sektor, bandara di berbagai daerah dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, mendukung industri kreatif, dan memperkuat daya saing nasional di sektor transportasi dan pariwisata.

“Bandara bukan hanya terminal penerbangan, tapi simbol kemajuan daerah. Kalau bandara hidup, maka ekonominya bergerak,” pungkas AHY.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASN Tebo Mulai WFH, Tapi Tidak Semua Bisa

    ASN Tebo Mulai WFH, Tapi Tidak Semua Bisa

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo mulai menerapkan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah setempat. Kebijakan ini diberlakukan di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai bagian dari upaya penyesuaian pola kerja yang lebih adaptif dan efisien. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan […]

  • Harga Sembako di Pasar Talang Banjar dan Angso Duo Jambi Stabil, Cabe Rawit Hijau Naik 23 Persen

    Harga Sembako di Pasar Talang Banjar dan Angso Duo Jambi Stabil, Cabe Rawit Hijau Naik 23 Persen

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di dua pasar utama Kota Jambi, yaitu Pasar Rakyat Talang Banjar dan Pasar Angso Duo, terpantau relatif stabil pada pekan pertama November 2025. Berdasarkan data resmi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar harga sembako tidak mengalami perubahan berarti, meskipun ada beberapa komoditas yang menunjukkan kenaikan dan penurunan […]

  • Piala Dunia 2026: Kalahkan Selandia Baru, Mesir Ukir Sejarah

    Piala Dunia 2026: Kalahkan Selandia Baru, Mesir Ukir Sejarah

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mesir berhasil membalikkan keadaan dan mengalahkan Selandia Baru pada pertandingan kedua Grup G Piala Dunia 2026. Duel yang berlangsung di BC Place, Vancouver, Senin (22/6/2026) pagi WIB, berakhir dengan kemenangan 3-1 untuk The Pharaohs. Dipertandingan ini Mohamed Salah terpilih sebagai Man of the Match laga Selandia Baru vs Mesir. Kapten Mesir tersebut tampil […]

  • Peminat Tinggi, Larangan Thrifting Dinilai Sulit Dihapus

    Peminat Tinggi, Larangan Thrifting Dinilai Sulit Dihapus

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ekonom CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet menilai larangan impor pakaian bekas (thrifting) yang ditegaskan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa masih sulit dihapus karena tingginya minat masyarakat terhadap produk tersebut. Menurut Yusuf, kebijakan pelarangan thrifting belum tentu langsung berdampak positif terhadap industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional dalam jangka pendek. “Kebijakan ini menjadi […]

  • Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi USD 149,9 Miliar

    Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi USD 149,9 Miliar

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2025 mencapai USD 149,9 miliar, naik dibandingkan September 2025 yang sebesar USD 148,7 miliar. Kenaikan cadangan devisa ini menunjukkan ketahanan ekonomi nasional yang masih kuat, di tengah tekanan ketidakpastian global dan fluktuasi nilai tukar rupiah. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan […]

  • Kurs Rupiah masih Dibayangi Sentimen Potensi Negosiasi AS-Iran

    Kurs Rupiah masih Dibayangi Sentimen Potensi Negosiasi AS-Iran

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah pada Rabu (22/4/2026) pagi melemah 13 poin atau 0,08 persen menjadi Rp17.156 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.143 per dolar AS. Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menilai kurs rupiah masih dibayangi potensi negosiasi antara AS dengan Iran. “Optimisme terhadap potensi kesepakatan damai di Timur Tengah meningkat […]

expand_less