Jumat, 11 Sep 2026
light_mode
Beranda » Kesehatan » 10 Gejala Awal Penyakit Jantung yang Sering Diabaikan, Waspada Sebelum Terlambat

10 Gejala Awal Penyakit Jantung yang Sering Diabaikan, Waspada Sebelum Terlambat

  • account_circle say say
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Penyakit jantung kerap datang tanpa gejala yang jelas. Banyak penderita baru menyadari kondisinya ketika sudah memasuki tahap serius. Padahal, tanda-tanda awal sebenarnya sering muncul, tetapi kerap diabaikan atau disalahartikan sebagai keluhan ringan. Berdasarkan informasi dari Siloam Hospitals, mengenali gejala awal penyakit jantung sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih berbahaya.

Salah satu gejala yang paling umum adalah sesak napas dan nyeri dada. Kondisi ini biasanya muncul saat beraktivitas ringan atau bahkan saat beristirahat. Nyeri dada yang terasa berat atau seperti tertekan perlu diwaspadai sebagai sinyal gangguan jantung.

Selain itu, kelelahan ekstrem tanpa sebab jelas juga bisa menjadi tanda awal. Rasa lelah yang tidak hilang meski sudah cukup istirahat patut dicurigai sebagai gangguan pada fungsi jantung.

Gejala lain yang sering terjadi adalah pembengkakan pada kaki. Kondisi ini terjadi akibat jantung tidak mampu memompa darah secara optimal, sehingga terjadi penumpukan cairan di bagian tubuh tertentu.

Tak hanya itu, jantung berdebar tidak teratur atau palpitasi juga perlu diwaspadai. Meski bisa dipicu stres atau kafein, kondisi ini dapat menjadi tanda gangguan irama jantung yang berisiko lebih serius.

Pusing yang disertai keringat dingin, mual, hingga sensasi terbakar di dada (heartburn) juga bisa menjadi gejala yang kerap disalahartikan. Pada beberapa kasus, terutama pada perempuan, serangan jantung tidak selalu diawali dengan nyeri dada, melainkan gejala yang menyerupai gangguan pencernaan.

Perubahan warna kulit menjadi kebiruan, nyeri yang menjalar ke lengan kiri, rahang, atau punggung, hingga perubahan bentuk kuku juga termasuk tanda yang perlu diwaspadai, meski jarang terjadi.

Bahkan, gejala penyakit jantung dapat menyerupai serangan panik, seperti kecemasan berlebih, berkeringat, dan sesak napas. Perbedaannya, gangguan jantung biasanya disertai tekanan atau nyeri di dada.

Tenaga medis mengingatkan bahwa gejala-gejala tersebut tidak selalu berarti seseorang mengalami penyakit jantung. Namun, pemeriksaan medis tetap diperlukan untuk memastikan diagnosis dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Pantau perkembangan ekonomi, saham, harga emas, dan harga sembako terkini secara cepat dan akurat di Jambisnis.com.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Tembus Jajaran Bank Terbesar Dunia, Bertengger di Peringkat 132 Global

    BRI Tembus Jajaran Bank Terbesar Dunia, Bertengger di Peringkat 132 Global

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Raihan kinerja positif yang ditorehkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berhasil mendapatkan pengakuan di kancah internasional. Dalam pemeringkatan Top 1000 World Banks 2026 yang diterbitkan oleh The Banker, BRI menduduki peringkat ke-132 secara global. Capaian tersebut menempatkan BRI di antara bank-bank terbesar dunia seperti ICBC, Bank of China, JPMorgan, Bank […]

  • Garuda Indonesia Berhemat, Pangkas Gaji Direksi Hingga Ketatkan Fasilitas Perjalanan

    Garuda Indonesia Berhemat, Pangkas Gaji Direksi Hingga Ketatkan Fasilitas Perjalanan

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tekanan finansial yang dialami BUMN kenamaan, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) membuat manajemen mengambil sejumlah langkah efisiensi. Upaya efisiensi anggaran di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) dimulai dari jajaran direksi. Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny H Kairupan saat rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI, Senin (1/12/2025) membeberkan Garuda berencana […]

  • Lima Daerah dengan Pengeluaran Per Kapita Tertinggi di Provinsi Jambi

    Lima Daerah dengan Pengeluaran Per Kapita Tertinggi di Provinsi Jambi

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 menunjukkan adanya kesenjangan pola konsumsi masyarakat di Provinsi Jambi. Lima daerah mencatat rata-rata pengeluaran per kapita per bulan tertinggi, dengan Kota Jambi berada jauh di atas daerah lainnya. Posisi pertama ditempati Kota Jambi dengan rata-rata pengeluaran mencapai Rp1.995.087 per kapita per bulan. Angka ini hampir menyentuh […]

  • Usai Terus Rekor, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.294.000 per Gram

    Usai Terus Rekor, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.294.000 per Gram

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Setelah terus mencetak rekor termahal selama lima hari beruntun, harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) akhirnya turun juga. Pada perdagangan hari ini, Jumat (10/10/2025), harga emas Antam turun Rp9.000 menjadi Rp2.294.000 per gram. Sehari sebelumnya, Kamis (9/10), logam mulia ini sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di level Rp2.303.000 per gram. […]

  • Dilema UMKM Perempuan: Keuntungan Usaha Masih Tercampur dengan Kebutuhan Rumah Tangga

    Dilema UMKM Perempuan: Keuntungan Usaha Masih Tercampur dengan Kebutuhan Rumah Tangga

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lebih dari 100 pelaku UMKM memadati Gedung PLUT Kabupaten Pacitan untuk mengikuti pelatihan wirausaha dan literasi finansial yang digelar Kementerian UMKM bersama ShopeePay dan SeaBank. Mayoritas peserta adalah ibu rumah tangga yang ingin meningkatkan kemampuan mengelola usaha, termasuk memisahkan keuangan bisnis dari kebutuhan rumah tangga sebuah dilema yang hingga kini masih kerap terjadi […]

  • Penerimaan Pajak Minerba Turun Tajam, Baru Terkumpul Rp 43,3 Triliun hingga November 2025

    Penerimaan Pajak Minerba Turun Tajam, Baru Terkumpul Rp 43,3 Triliun hingga November 2025

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penerimaan pajak dari sektor mineral dan batubara (minerba) pada 2025 tercatat mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, realisasi penerimaan hingga November 2025 baru mencapai Rp 43,3 triliun. Capaian tersebut jauh lebih rendah dibandingkan dua tahun sebelumnya, ketika penerimaan minerba sempat berada pada level tertinggi. Direktur Potensi, Kepatuhan, dan […]

expand_less