Kamis, 23 Apr 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Kinerja Moncer COIN 2025: EBITDA Melonjak 156%, Pendapatan Tumbuh 181%

Kinerja Moncer COIN 2025: EBITDA Melonjak 156%, Pendapatan Tumbuh 181%

  • account_circle say say
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) mencatatkan kinerja keuangan impresif sepanjang tahun buku 2025. Emiten berbasis ekosistem perdagangan aset kripto ini membukukan lonjakan pendapatan dan laba seiring dengan pulihnya pasar kripto global.

Berdasarkan laporan kinerja terbaru, pendapatan COIN tumbuh signifikan sebesar 181,12 persen secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp 284,75 miliar. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan aktivitas perdagangan, khususnya pada segmen derivatif yang mengalami pertumbuhan sangat agresif.

Segmen derivatif bahkan mencatat lonjakan pendapatan hingga 7.623 persen YoY menjadi Rp 60,17 miliar. Kontribusinya mencapai 21,13 persen terhadap total pendapatan perusahaan, menjadikannya salah satu motor utama pertumbuhan.

Sejalan dengan peningkatan pendapatan, laba operasional sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) COIN juga melonjak 156,29 persen menjadi Rp 131,05 miliar. Sementara itu, laba bersih perusahaan tercatat sebesar Rp 49,10 miliar atau tumbuh 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Direktur Utama COIN, Ade Wahyu, menyebut tahun 2025 sebagai periode yang sangat kondusif bagi industri aset kripto. Menurut dia, tren pasar yang menguat berdampak langsung pada peningkatan volume transaksi dan kinerja fundamental perusahaan.

“Tren positif pasar kripto sepanjang 2025 memberikan dampak signifikan terhadap kinerja dua entitas anak kami, yaitu Bursa Kripto PT Central Finansial X (CFX) dan Lembaga Kustodian PT Kustodian Koin Indonesia (ICC),” ujar Ade dalam keterangan resminya.

Ingin tahu perkembangan selengkapnya? 👉 Klik jambisnis.com untuk membaca berita bisnis lengkap dan update terbaru lainnya.

Ia menambahkan, pertumbuhan jumlah pengguna serta meningkatnya adopsi produk derivatif menjadi faktor utama yang mendorong kinerja perusahaan. Aktivitas perdagangan di Bursa Kripto CFX dinilai semakin solid dan berkontribusi besar terhadap pendapatan.

Tak hanya dari sisi laba, COIN juga berhasil memperkuat struktur keuangannya. Perseroan mencatat penurunan liabilitas secara signifikan dari Rp 234,99 miliar pada 2024 menjadi Rp 53,71 miliar pada 2025. Di sisi lain, total aset meningkat 5 persen menjadi Rp 1,602 triliun.

Memasuki tahun 2026, COIN memproyeksikan kondisi pasar yang lebih dinamis, dipengaruhi oleh ketidakpastian ekonomi global dan sentimen geopolitik. Meski demikian, perusahaan melihat peluang besar pada pengembangan produk derivatif sebagai instrumen lindung nilai (hedging).

“Di tengah volatilitas pasar, derivatif kripto dapat menjadi solusi bagi investor untuk mengelola risiko. Kami optimistis segmen ini akan terus tumbuh dan menjadi kontributor utama ke depan,” kata Ade.

Sebagai strategi jangka panjang, COIN berkomitmen memperkuat portofolio bisnis serta meningkatkan inovasi dan tata kelola perusahaan. Dukungan terhadap operasional CFX dan ICC juga akan terus ditingkatkan guna menjaga transparansi dan kepercayaan pasar.

Sebagai informasi, COIN merupakan perusahaan holding yang menaungi dua entitas utama, yakni PT Central Finansial X sebagai bursa aset kripto dan PT Kustodian Koin Indonesia sebagai lembaga penyimpanan aset digital. Keduanya telah mengantongi izin dan berada di bawah pengawasan otoritas keuangan di Indonesia.

 

  • Penulis: say say

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Minyak Naik 3%, Badai Musim Dingin Lumpuhkan Produksi AS

    Harga Minyak Naik 3%, Badai Musim Dingin Lumpuhkan Produksi AS

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia melonjak tajam pada perdagangan Selasa atau Rabu (28/1/2026) waktu Jakarta. Kenaikan ini dipicu oleh gangguan produksi minyak mentah Amerika Serikat (AS) akibat badai musim dingin yang melumpuhkan infrastruktur energi dan menghentikan ekspor minyak mentah dari Pantai Teluk AS. Mengutip CNBC, harga minyak Brent naik USD 1,98 atau 3,02 persen dan […]

  • Program Sertifikasi Halal Gratis Dongkrak Ekonomi

    Program Sertifikasi Halal Gratis Dongkrak Ekonomi

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) yang digencarkan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) terus memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha mikro dan kecil di seluruh Indonesia. Selain memastikan produk UMKM memenuhi standar halal, program ini juga membuka peluang ekonomi baru bagi ribuan pendamping yang terlibat dalam proses sertifikasi di lapangan. Salah satu kisah […]

  • Loyo! Rupiah Melemah 0,26% ke Rp 16.605

    Loyo! Rupiah Melemah 0,26% ke Rp 16.605

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah masih melemah. Siang ini rupiah ada di level Rp 16.605 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,26% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 16.561 per dolar AS. Mayoritas mata uang negara Asia melemah terhadap dolar AS siang ini. Won Korea mencatat pelemahan terdalam 0,41%, disusul yen Jepang yang melemah 0,29%, dolar […]

  • Kendalikan Risiko Utang Daerah, China Bentuk Departemen Baru

    Kendalikan Risiko Utang Daerah, China Bentuk Departemen Baru

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah China melalui Kementerian Keuangan (Ministry of Finance/ MOF) resmi membentuk departemen baru khusus pengelolaan utang daerah kepada pemerintah China. Ini menjadi langkah terbaru untuk mengendalikan risiko utang daerah di tengah perlambatan ekonomi nasional. Dalam pernyataannya pada Senin (3/11/2025) yang dilansir Reuters, Kementerian Keuangan China menyebutkan Departemen Manajemen Utang ini akan bertanggung jawab […]

  • Anjlok Parah, Harga Emas Antam Kini Rp2.147.000 per Gram

    Anjlok Parah, Harga Emas Antam Kini Rp2.147.000 per Gram

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali ambrol pada Selasa (28/10/2025). Kali ini ambrol sebesar Rp 45.000 menjadi Rp 2.282.000 per gram. Harga beli kembali atau buyback emas Antam (ANTM) juga ikut anjlok sebesar Rp 45.000 menjadi Rp 2.147.000 per gram. Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak sesuai dengan Peraturan Menteri […]

  • Rekor Tertinggi Pecah! Emas Antam Dibanderol Rp2.631.000 per Gram

    Rekor Tertinggi Pecah! Emas Antam Dibanderol Rp2.631.000 per Gram

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam kembali menyentuh rekor tertinggi. Hari ini emas Antam lebih mahal Rp29.000 menjadi Rp2.631.000 per gram. Sedangkan pada perdagangan sebelumnya, harga emas Antam dibanderol Rp 2.602.000 per gram. Adanya kenaikan harga tersebut membuat harga beli kembali (buyback) emas Antam juga naik tinggi menjadi Rp2.484.000 per gram. Transaksi harga jual dikenakan potongan […]

expand_less