Sabtu, 7 Nov 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Harga Minyak Naik 3%, Badai Musim Dingin Lumpuhkan Produksi AS

Harga Minyak Naik 3%, Badai Musim Dingin Lumpuhkan Produksi AS

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia melonjak tajam pada perdagangan Selasa atau Rabu (28/1/2026) waktu Jakarta. Kenaikan ini dipicu oleh gangguan produksi minyak mentah Amerika Serikat (AS) akibat badai musim dingin yang melumpuhkan infrastruktur energi dan menghentikan ekspor minyak mentah dari Pantai Teluk AS.

Mengutip CNBC, harga minyak Brent naik USD 1,98 atau 3,02 persen dan ditutup di level USD 67,57 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat USD 1,76 atau 2,9 persen ke posisi USD 62,39 per barel.

Analis dan pelaku pasar memperkirakan produsen minyak AS kehilangan hingga 2 juta barel per hari, atau sekitar 15 persen dari total produksi nasional, selama akhir pekan akibat cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah utama produksi energi.

Analis Pasar City Index, Fawad Razaqzada, menilai kondisi cuaca dingin telah mendorong kenaikan harga minyak mentah berjangka, dengan risiko jangka pendek masih cenderung ke arah kenaikan.

“Cuaca dingin di AS berpotensi menyebabkan penurunan stok minyak yang cukup signifikan dalam beberapa pekan ke depan, terutama jika kondisi ini berlanjut,” kata Analis Minyak PVM, Tamas Varga.

Selain itu, ekspor minyak mentah dan gas alam cair dari pelabuhan-pelabuhan di Pantai Teluk AS sempat turun ke level nol pada Minggu akibat cuaca ekstrem, sebelum kembali pulih secara bertahap pada awal pekan ini.

Dari kawasan lain, ladang minyak terbesar Kazakhstan, Tengiz, diperkirakan belum dapat kembali ke kapasitas normal setidaknya hingga awal Februari, menyusul kebakaran dan pemadaman listrik. Kondisi ini turut memperketat pasokan global.

Analis UBS, Giovanni Staunovo, menyebut pemulihan produksi di Tengiz berlangsung lebih lambat dari perkiraan, sehingga menopang harga minyak dunia. Pelemahan dolar AS juga memberikan dukungan tambahan terhadap harga minyak.

Di sisi geopolitik, ketegangan di Timur Tengah turut memengaruhi pergerakan harga. Kehadiran kapal induk AS di kawasan tersebut meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi eskalasi konflik, yang berisiko mengganggu pasokan energi global.

Sementara itu, OPEC+ diperkirakan akan mempertahankan kebijakan penundaan peningkatan produksi minyak pada pertemuan awal Februari, yang semakin memperkuat sentimen kenaikan harga minyak dalam jangka pendek.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Perusahaan Lokal Mulai Ekspansi Pasar Modal, BEI Gelar Go Public Seminar “Turning Growth Into Opportunity” di Jambi

    Dorong Perusahaan Lokal Mulai Ekspansi Pasar Modal, BEI Gelar Go Public Seminar “Turning Growth Into Opportunity” di Jambi

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • 0Komentar

    PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berkolaborasi dengan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) (Self-Regulatory Organizations/SRO), serta didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Jambi, sukses menggelar kegiatan Go Public Seminar bertajuk “Turning Growth Into Opportunity” di Swiss-Belhotel Jambi pada Rabu (5/8/2026). Agenda strategis ini dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, otoritas […]

  • Danau Teluk Punya Prospek Properti Berbasis Wisata, Kampung Batik Jadi Penggeraknya

    Danau Teluk Punya Prospek Properti Berbasis Wisata, Kampung Batik Jadi Penggeraknya

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kecamatan Danau Teluk memiliki luas 13,44 kilometer persegi dengan jumlah penduduk 13.091 jiwa pada 2024. Pertumbuhan penduduknya relatif moderat, sekitar 0,57 persen per tahun sepanjang 2020–2024. Wilayah ini mencakup lima kelurahan, yakni Pasir Panjang, Tanjung Raden, Tanjung Pasir, Olak Kemang dan Ulu Gedong. Berbeda dengan kawasan Kota Jambi yang berkembang sebagai pusat perumahan […]

  • Industri Tekstil Indonesia Tetap Bergairah, Ekspor Capai US,9 Miliar Meski Dihantam Tantangan Global

    Industri Tekstil Indonesia Tetap Bergairah, Ekspor Capai US$11,9 Miliar Meski Dihantam Tantangan Global

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sektor tekstil dan garmen Indonesia menunjukkan ketahanan luar biasa di tengah tekanan ekonomi global. Asosiasi Garment dan Textile Indonesia (AGTI) mencatat, ekspor industri ini menembus US$11,9 miliar pada akhir 2024, menjadikannya salah satu kontributor utama ekspor nonmigas nasional. Ketua AGTI Anne Patricia Sutanto menegaskan bahwa industri tekstil Indonesia tidak sedang melemah, melainkan tengah […]

  • KPK Ungkap 8 Potensi Korupsi Program MBG 2026, Anggaran Naik Tajam hingga Rp171 Triliun

    KPK Ungkap 8 Potensi Korupsi Program MBG 2026, Anggaran Naik Tajam hingga Rp171 Triliun

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengidentifikasi delapan potensi celah korupsi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) seiring lonjakan anggaran yang signifikan pada 2026. Dalam laporan tahunan Direktorat Monitoring KPK 2025, anggaran program MBG tercatat meningkat dari Rp71 triliun pada 2025 menjadi Rp171 triliun pada 2026. Kenaikan ini dinilai belum diimbangi dengan sistem tata […]

  • NTP Jambi Tinggi, Tetapi Peternak dan Nelayan Masih Menghadapi Tekanan

    NTP Jambi Tinggi, Tetapi Peternak dan Nelayan Masih Menghadapi Tekanan

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tingginya Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Jambi belum sepenuhnya menggambarkan kondisi seluruh pelaku usaha pertanian. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan masih terdapat subsektor yang menghadapi tekanan, terutama peternakan dan perikanan. Pada 2025, NTP Provinsi Jambi secara rata-rata mencapai 171,45. Angka tersebut menunjukkan posisi daya beli petani secara umum berada di atas angka […]

  • Perak Antam Melesat! Kini Tembus Rp42.150 per Gram

    Perak Antam Melesat! Kini Tembus Rp42.150 per Gram

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produksi Antam terus menunjukkan penguatan. Pada pembukaan perdagangan Senin (6/7/2026), harga perak kembali naik dan mencatat kenaikan dua hari perdagangan berturut-turut. Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, harga perak Antam hari ini naik Rp200 per gram. Dengan kenaikan tersebut, harga jual perak kini berada di level Rp42.150 per gram. […]

expand_less