Kamis, 16 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » China Pertimbangkan Batasi Ekspor Teknologi Panel Surya ke AS

China Pertimbangkan Batasi Ekspor Teknologi Panel Surya ke AS

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – China tengah mempertimbangkan pembatasan ekspor teknologi canggih untuk pembuatan panel surya ke Amerika Serikat. Kebijakan ini berpotensi memengaruhi investasi perusahaan AS serta memperdalam rivalitas teknologi kedua negara.

Mengutip laporan Reuters, pejabat China telah melakukan pembicaraan awal dengan sejumlah pemasok peralatan panel surya terkait kemungkinan pembatasan tersebut. Namun hingga kini, kebijakan itu masih dalam tahap diskusi dan belum menjadi aturan final.

China saat ini menguasai lebih dari 80% produksi komponen panel surya global dan menjadi rumah bagi sejumlah pemasok peralatan terbesar di dunia. Jika pembatasan diterapkan, perusahaan-perusahaan AS yang tengah mengembangkan produksi panel surya domestik berpotensi menghadapi hambatan signifikan.

Salah satu perusahaan yang terdampak adalah Tesla. Perusahaan milik Elon Musk tersebut diketahui tengah memperluas fasilitas produksi panel surya di AS.

Reuters sebelumnya melaporkan, Tesla berencana membeli peralatan panel surya senilai US$ 2,9 miliar dari pemasok China, termasuk Suzhou Maxwell Technologies, yang kini sedang mengurus izin ekspor dari otoritas China.

Rencana pembatasan ini juga mencerminkan meluasnya rivalitas teknologi antara China dan AS, yang sebelumnya telah mencakup pembatasan ekspor logam tanah jarang oleh Beijing sebagai respons atas kebijakan tarif Washington.

Selain Tesla, perusahaan teknologi besar seperti Google dan Amazon juga terus meningkatkan investasi di sektor energi surya dan penyimpanan energi, seiring meningkatnya kebutuhan listrik untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI).

Salah satu teknologi yang menjadi sorotan adalah HJT (heterojunction solar technology), yang dikenal memiliki efisiensi tinggi dalam menghasilkan energi dari sinar matahari. Peralatan produksi berbasis teknologi ini menjadi incaran perusahaan-perusahaan AS.

Di sisi lain, China mulai khawatir terhadap upaya perusahaan AS mengurangi ketergantungan terhadap teknologi surya dari negara tersebut. Ambisi Tesla untuk mencapai kapasitas produksi panel surya hingga 100 gigawatt di AS sebelum 2028 dinilai dapat menjadi ancaman serius bagi dominasi industri China.

Lembaga riset Trivium China menyebut, keberhasilan Tesla membangun kemandirian di sektor energi surya dapat menjadi “mimpi buruk” bagi produsen panel surya China.

Wacana pembatasan ekspor ini juga muncul menjelang rencana pertemuan antara Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump di Beijing. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk menjaga stabilitas hubungan dagang kedua negara di tengah meningkatnya tensi global.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Industri Fashion Lokal Tumbuh Pesat, Pendanaan UMKM Capai Rp 2 Miliar

    Industri Fashion Lokal Tumbuh Pesat, Pendanaan UMKM Capai Rp 2 Miliar

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Industri fashion lokal di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang positif. Berdasarkan data Kementerian Perindustrian (Kemenperin), sektor tekstil dan pakaian jadi tumbuh sebesar 2,64 persen secara tahunan (year-on-year) pada triwulan I 2024. Angka ini menegaskan bahwa subsektor fashion masih menjadi salah satu penopang utama ekonomi kreatif nasional. Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk buatan dalam […]

  • Harga Sembako di Jambi Hari Ini Stabil, Cabe Rawit dan Cabe Merah Alami Kenaikan Tipis

    Harga Sembako di Jambi Hari Ini Stabil, Cabe Rawit dan Cabe Merah Alami Kenaikan Tipis

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga bahan pokok atau sembako di sejumlah pasar tradisional di Kota Jambi pada Selasa, 4 November 2025, terpantau stabil. Berdasarkan data resmi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo dan Pasar Rakyat Talang Banjar tidak mengalami perubahan signifikan. Untuk komoditas beras, harga rata-rata masih stabil […]

  • PT Agrinas Pangan Nusantara Akan Tanggung Pembayaran Gaji 30 Ribu Manajer Kopdes

    PT Agrinas Pangan Nusantara Akan Tanggung Pembayaran Gaji 30 Ribu Manajer Kopdes

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan akhirnya buka suara terkait sumber dana untuk membayar gaji 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Zulhas memastikan pembayaran gaji para manajer akan dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara. Namun, ia menegaskan skema pendanaan final masih dalam tahap penyusunan oleh pemerintah. “Sementara skema gaji […]

  • Naik Rp9.000, Harga Emas Antam Jadinya Segini

    Naik Rp9.000, Harga Emas Antam Jadinya Segini

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali naik sebesar Rp9.000 pada Kamis (27/11/2025). Harga sebelumnya berada di level Rp2.378.000, kini menjadi Rp2.387.000 per gram. Kenaikan yang terjadi ini membuat harga beli kembali (buyback) emas Antam turut naik Rp2.248.000 per gram serta dijual mulai dari gramasi 0,5 gram hingga 1 kilogram (1.000 […]

  • Nasabah UMKM Bank Nagari Paling Terdampak Bencana

    Nasabah UMKM Bank Nagari Paling Terdampak Bencana

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Nagari menjadi salah satu bank yang terdampak langsung oleh bencana banjir di Sumatera Barat. Di tengah kondisi tersebut, bank mulai memetakan dampak banjir, nasabah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi kelompok yang paling terdampak. Pemetaan awal dilakukan terhadap dampak operasional dan debitur, sembari menyiapkan langkah mitigasi risiko untuk mengantisipasi potensi […]

  • JAPFA Chess Festival, Susanto Megaranto masih Tangguh bagi Daniel Quison

    JAPFA Chess Festival, Susanto Megaranto masih Tangguh bagi Daniel Quison

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kehebatan pecatur Indonesia GM Susanto Megaranto belum pudar. Pemilik elo rating 2.476 ini sukses menghajar pecatur Filipina GM Daniel Quison dalam dwi tarung kategori grand master JAPFA Chess Festival 2025 yang berlangsung di Gedung Serbaguna, GBK Senayan, Jakarta. “Saya memang sudah ada persiapan. Sampai langkah ke-10, dan sudah melihat peluang menang setelah Quizon […]

expand_less