Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Internasional » IMF Peringatkan: Utang Dunia Siap Menembus 100% PDB Global, Sinyal Bahaya bagi Ekonomi dan Pasar Keuangan

IMF Peringatkan: Utang Dunia Siap Menembus 100% PDB Global, Sinyal Bahaya bagi Ekonomi dan Pasar Keuangan

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Dunia menghadapi ancaman baru di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan total utang pemerintah dunia akan mencapai 100 persen dari produk domestik bruto (PDB) global pada 2029, level tertinggi sejak Perang Dunia II.

Kenaikan tajam ini mencerminkan beban fiskal yang kian berat setelah pandemi COVID-19. Selama krisis, banyak negara menambah pinjaman besar-besaran untuk menjaga perekonomian tetap bertahan. Kini, konsekuensinya mulai terasa — biaya bunga membengkak, ruang fiskal menyempit, dan risiko gagal bayar meningkat.

Dampak Langsung ke Pertumbuhan dan Dunia Bisnis

Dalam laporan Fiscal Monitor terbarunya, IMF menilai peningkatan utang yang terlalu cepat dapat menghambat pertumbuhan ekonomi jangka panjang dan menciptakan ketidakstabilan di pasar keuangan global.

IMF menekankan perlunya negara-negara untuk mengalihkan anggaran ke sektor produktif seperti infrastruktur, pendidikan, dan inovasi teknologi, agar pinjaman yang diambil dapat memberikan efek berganda terhadap perekonomian.

“Mengelola utang bukan sekadar menekan defisit, tapi memastikan setiap pengeluaran publik mampu menciptakan nilai tambah ekonomi,” tulis IMF dalam laporannya yang dikutip dari The Guardian, Kamis (16/10/2025).

Negara Berkembang Paling Tertekan

IMF menyoroti bahwa negara berkembang dan berpendapatan rendah kini menghadapi risiko fiskal paling besar. Meski rasio utang terhadap PDB mereka lebih kecil dibandingkan negara maju, kapasitas fiskal dan kemampuan bayar jauh lebih terbatas.

Kenaikan suku bunga global menambah beban, karena sebagian besar utang mereka berdenominasi dolar AS. Kondisi ini membuat biaya pinjaman meningkat dan ruang fiskal untuk pembangunan semakin sempit.

“Banyak negara berpendapatan rendah kini berhadapan dengan tekanan fiskal yang berat, bahkan sebelum rasio utang mereka melonjak,” sebut IMF.

Sinyal ke Investor dan Dunia Usaha

Tingginya utang global memberi sinyal perubahan arah kebijakan ekonomi dunia. Setelah satu dekade berada di era stimulus, kini banyak negara mulai memasuki fase konsolidasi fiskal.

Bagi pelaku pasar dan dunia usaha, kondisi ini menjadi peringatan penting. Suku bunga yang tinggi dan kebijakan fiskal ketat berpotensi menekan ekspansi bisnis, menghambat pembiayaan investasi, dan memicu volatilitas di pasar obligasi.

Pertumbuhan Global Masih Lemah

IMF juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi dunia hanya akan mencapai 3,2 persen pada 2024, mencerminkan pemulihan yang belum merata di berbagai negara.

Laporan Fiscal Monitor ini dirilis bersamaan dengan Pertemuan Tahunan IMF–Bank Dunia di Washington, di mana para pemimpin keuangan dunia membahas tantangan utama ekonomi global: utang, inflasi, dan perlambatan investasi.

  • Penulis: darmanto zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Klaim Program Makan Bergizi Gratis Buka 1 Juta Lapangan Kerja

    Prabowo Klaim Program Makan Bergizi Gratis Buka 1 Juta Lapangan Kerja

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menciptakan sedikitnya 1 juta lapangan kerja di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut berasal dari operasional ribuan dapur pelayanan gizi yang tersebar di berbagai daerah. Prabowo menjelaskan, hingga saat ini terdapat 22.275 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang telah beroperasi dan menyerap […]

  • BRI Jadi Penyalur Terbesar Kredit Program Perumahan Nasional, Salurkan Rp2,3 Triliun Awal 2026

    BRI Jadi Penyalur Terbesar Kredit Program Perumahan Nasional, Salurkan Rp2,3 Triliun Awal 2026

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan hunian bagi masyarakat. Hal itu dilakukan melalui optimalisasi penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) guna mendukung Program 3 Juta Rumah. Sepanjang Januari hingga Februari 2026, BRI telah menyalurkan pembiayaan KPP senilai Rp2,30 triliun kepada 17.443 debitur. Realisasi tersebut […]

  • Bobby Nasution: Pemotongan Dana Transfer Pusat Berisiko Berat bagi Daerah Ber-PAD Kecil

    Bobby Nasution: Pemotongan Dana Transfer Pusat Berisiko Berat bagi Daerah Ber-PAD Kecil

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyoroti kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang memangkas dana transfer ke daerah (TKD) pada tahun anggaran 2026. Ia menilai, pemotongan tersebut berpotensi menekan keuangan daerah kecil yang memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbatas, terutama di wilayah seperti Nias dan daerah afirmasi lainnya. “Tadi juga kan […]

  • Harga Kopi Dunia Melonjak: Dampak Tarif Trump dan Krisis Iklim di Brasil

    Harga Kopi Dunia Melonjak: Dampak Tarif Trump dan Krisis Iklim di Brasil

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kopi dunia kembali mencetak rekor tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Kenaikan ini dipicu oleh kebijakan tarif impor baru Amerika Serikat di bawah pemerintahan Donald Trump serta dampak perubahan iklim yang melanda Brasil, produsen kopi terbesar dunia. Sejak Juli 2025, AS menerapkan tarif impor 50% terhadap kopi dari Brasil. Akibatnya, harga kopi bubuk […]

  • Kota Jambi Memimpin Perolehan Medali Kejurprov Catur 2025, Tanjabbar Mengintai

    Kota Jambi Memimpin Perolehan Medali Kejurprov Catur 2025, Tanjabbar Mengintai

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kejuaraan Provinsi atau Kejurprov Catur 2025 di Tanjung Jabung Barat telah memasuki hari keempat. Persaingan untuk menjadi juara umum masih sangat ketat. Berdasarkan hasil sementara, Kota Jambi memimpin perolehan medali dengan 6 emas, 4 perak, dan 2 perunggu. Sementara itu, tuan rumah Tanjung Jabung Barat berada di posisi kedua dengan 5 emas, 4 […]

  • Kuota Internet Hangus Digugat ke MK, Konsumen vs Operator: Hak Digital atau Sekadar Lisensi?

    Kuota Internet Hangus Digugat ke MK, Konsumen vs Operator: Hak Digital atau Sekadar Lisensi?

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Aturan kuota internet yang hangus meski telah dibayar lunas kini diuji di Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan ini membuka perdebatan tajam antara hak konsumen dan model bisnis operator telekomunikasi, sekaligus mempertanyakan bagaimana negara memandang kepemilikan produk digital. Pasangan suami istri, Didi Supandi dan Wahyu Triana Sari, menggugat Pasal 71 angka 2 Undang-Undang Cipta Kerja […]

expand_less