Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Iran dan Oman Kenakan Biaya Transit Selat Hormuz hingga Rp33,9 Miliar per Kapal

Iran dan Oman Kenakan Biaya Transit Selat Hormuz hingga Rp33,9 Miliar per Kapal

  • account_circle say say
  • calendar_month 38 menit yang lalu
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Iran dan Oman berencana mengenakan biaya transit bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz selama periode gencatan senjata dua pekan. Kebijakan tersebut muncul setelah kesepakatan gencatan senjata sementara antara Amerika Serikat dan Iran, menyusul konflik yang berlangsung lebih dari satu bulan sejak akhir Februari 2026.

Mengutip laporan kantor berita Tasnim, dana dari pungutan tersebut akan dialokasikan untuk kebutuhan rekonstruksi pascakonflik, termasuk dampak dari serangan militer yang melibatkan AS dan Israel.

Data pelacakan maritim menunjukkan aktivitas pelayaran di Selat Hormuz masih terbatas. Hanya sekitar 5 persen dari volume pengiriman sebelum konflik yang berhasil melintasi jalur tersebut.

Sejumlah kapal tanker dilaporkan telah melintas, termasuk kapal dari Pakistan dan India yang lebih dulu melakukan negosiasi dengan pihak Iran untuk mendapatkan jaminan keamanan pelayaran.

Dalam kebijakan tersebut, Iran disebut memungut biaya hingga 2 juta dolar AS atau sekitar Rp33,98 miliar per kapal untuk melintas. Namun, belum ada kepastian terkait jumlah operator kapal yang telah membayar tarif tersebut.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz bersifat terbatas dan memerlukan koordinasi dengan angkatan bersenjata Iran.

“Selama dua minggu, jalur aman melalui Selat Hormuz akan dimungkinkan melalui koordinasi dengan Angkatan Bersenjata Iran dan dengan mempertimbangkan keterbatasan teknis,” ujarnya.

Selat Hormuz sebelumnya sempat ditutup akibat meningkatnya eskalasi konflik antara Iran dan sekutunya dengan AS serta Israel. Penutupan jalur ini berdampak signifikan terhadap distribusi energi global, mengingat perannya sebagai salah satu jalur pelayaran minyak paling vital di dunia.

Meski demikian, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menegaskan bahwa kesepakatan gencatan senjata bersifat bersyarat. Kedua pihak diharuskan menghentikan operasi militer ofensif serta mengedepankan jalur diplomasi.

  • Penulis: say say

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4 Aturan Baru FIFA di Piala Dunia 2026, Pemain Tak Bisa Lagi Buang Waktu

    4 Aturan Baru FIFA di Piala Dunia 2026, Pemain Tak Bisa Lagi Buang Waktu

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – FIFA resmi menetapkan empat perubahan regulasi yang akan diterapkan pada Piala Dunia 2026. Aturan baru ini dirancang untuk meningkatkan disiplin permainan sekaligus meminimalisasi praktik pemborosan waktu di lapangan. Turnamen edisi 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada itu juga menjadi yang terbesar dalam sejarah, dengan melibatkan 48 tim peserta. Sejumlah […]

  • Badan Narkotika Nasional: Vape Jadi Sarana Baru Konsumsi Narkoba

    Badan Narkotika Nasional: Vape Jadi Sarana Baru Konsumsi Narkoba

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Narkotika Nasional (BNN) menyatakan rokok elektrik atau vape kini menjadi media baru untuk konsumsi narkoba dan zat psikoaktif baru (new psychoactive substances/NPS). Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, menegaskan pihaknya menemukan fakta bahwa vape telah disalahgunakan sebagai sarana efektif mengonsumsi narkotika. “Kami menemukan fakta tak terbantahkan bahwa vape telah menjadi sarana efektif […]

  • Gen Z Ini Raup Rp 1,6 Miliar Setahun dari Bengkel Mesin Pesawat

    Gen Z Ini Raup Rp 1,6 Miliar Setahun dari Bengkel Mesin Pesawat

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Selama bertahun-tahun, rumus sukses dianggap sederhana: kuliah, dapat gelar, lalu kerja di perusahaan besar. Namun bagi banyak anak muda Gen Z, rumus itu kini terasa usang. Biaya kuliah yang melambung, utang mahasiswa yang menumpuk, dan pasar kerja yang tak pasti membuat banyak dari mereka mencari jalan yang lebih cepat dan murah menuju karier […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi 1 April 2026: Cabai Rawit Naik, Harga Lain Stabil

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi 1 April 2026: Cabai Rawit Naik, Harga Lain Stabil

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Rabu (1/4/2026). Namun, komoditas cabai rawit mengalami fluktuasi, baik kenaikan maupun penurunan harga. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, cabai rawit hijau mengalami kenaikan sebesar 20 persen menjadi Rp25.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit merah justru […]

  • Perum Bulog Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Dukung Arahan Presiden Prabowo

    Perum Bulog Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Dukung Arahan Presiden Prabowo

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perum Bulog menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan serapan gabah, pembangunan infrastruktur logistik modern, serta kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan rakyat Indonesia. “Sebagai BUMN pangan yang mendapat mandat langsung dari pemerintah, Perum Bulog memiliki peran utama dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas harga pangan nasional,” […]

  • Mentan lapor ke Presiden produksi beras 2025 naik 4,1 juta ton

    Mentan lapor ke Presiden produksi beras 2025 naik 4,1 juta ton

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto bahwa produksi beras nasional tahun 2025 mencapai capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir yakni naik sebesar 4,1 juta ton dibandingkan 2024. “Kami laporkan kepada Bapak Presiden, sesuai data BPS, produksi beras nasional meningkat signifikan sebesar 4,1 juta ton. Ini capaian […]

expand_less