Kamis, 21 Mei 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Emmanuel Macron Serukan Dunia Tak Jadi ‘Kacung’ AS-China

Emmanuel Macron Serukan Dunia Tak Jadi ‘Kacung’ AS-China

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan kepada negara-negara di dunia agar tidak menjadi “bawahan” dua kekuatan besar global, yakni Amerika Serikat dan China, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik internasional. Pernyataan itu disampaikan Macron saat kunjungannya ke Korea Selatan, di tengah konflik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran yang belum mereda.

“Saya pikir tujuan kita bukan menjadi bawahan dari dua kekuatan hegemonik. Kita tidak ingin bergantung pada dominasi China, juga tidak ingin terlalu terpapar ketidakpastian Amerika,” kata Macron dalam forum mahasiswa di Seoul.

Pernyataan Macron mencerminkan meningkatnya kegelisahan negara-negara Eropa terhadap dinamika kepemimpinan global AS, terutama di bawah Presiden Donald Trump.

Dalam beberapa waktu terakhir, Washington mendorong sekutu Eropa untuk terlibat lebih jauh dalam konflik melawan Iran. Namun, respons yang muncul justru cenderung dingin.

Tidak ada dukungan terbuka dari negara-negara Eropa terhadap rencana agresif AS, termasuk wacana pembukaan jalur strategis Selat Hormuz.

Sejumlah analis menilai kondisi ini sebagai indikasi melemahnya dominasi global AS yang selama puluhan tahun menjadi pilar utama tatanan internasional.

Pengamat hubungan internasional Carlo Norrlof menyebut jaringan keamanan global yang dibangun AS selama beberapa generasi kini menghadapi tekanan serius.

Menurutnya, sikap negara-negara sekutu yang mulai menjaga jarak dari konflik menunjukkan adanya pergeseran keseimbangan kekuatan dunia.

“Kita mungkin sedang menyaksikan berakhirnya supremasi global yang selama ini dianggap wajar oleh banyak warga Amerika,” ujarnya.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah, terutama di sekitar Selat Hormuz, menjadi ujian nyata bagi pengaruh global AS. Jalur tersebut merupakan salah satu titik vital distribusi energi dunia. Setiap eskalasi konflik berpotensi memicu dampak luas terhadap ekonomi global.

Namun, dalam situasi krisis yang semakin kompleks, kemampuan AS untuk mengendalikan dinamika geopolitik dinilai tidak lagi sekuat sebelumnya. Fenomena ini memperkuat pandangan bahwa dunia kini bergerak menuju sistem multipolar, di mana kekuatan global tidak lagi terpusat pada satu negara.

Macron melalui pernyataannya mendorong negara-negara untuk mengambil posisi independen dan tidak terjebak dalam tarik-menarik kepentingan dua kekuatan besar. Langkah tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa Eropa mulai mencari peran baru dalam peta geopolitik global yang terus berubah.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Sate Favorit Pejabat Indonesia, dari Jokowi Sampai SBY Doyan Sate Empuk nan Gurih

    5 Sate Favorit Pejabat Indonesia, dari Jokowi Sampai SBY Doyan Sate Empuk nan Gurih

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Siapa sangka, di balik kesibukan para pejabat tinggi negara, mereka juga punya menu kuliner sederhana yang selalu menggoda: sate. Olahan daging bakar yang disiram bumbu kacang atau kecap ini ternyata jadi favorit banyak tokoh penting Tanah Air. Dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), masing-masing punya tempat langganan sate andalan. […]

  • Nusron Wahid Tegaskan Lahan 16,4 Hektare di Makassar Sah Milik Jusuf Kalla

    Nusron Wahid Tegaskan Lahan 16,4 Hektare di Makassar Sah Milik Jusuf Kalla

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid angkat bicara terkait sengketa lahan antara Jusuf Kalla (JK) dan pihak GMTD di Makassar, Sulawesi Selatan. Nusron menegaskan bahwa berdasarkan data resmi, tanah seluas 16,4 hektare tersebut sah dimiliki oleh Jusuf Kalla melalui perusahaan miliknya, PT Hadji Kalla. “Di atas tanah tersebut […]

  • Jelang Imlek, Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Mayoritas Stabil

    Jelang Imlek, Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Mayoritas Stabil

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, pembaruan harga per 10 Februari 2026 menunjukkan sebagian besar komoditas sembako belum mengalami lonjakan signifikan. Komoditas strategis seperti beras, gula pasir, minyak goreng, daging ayam, daging sapi, […]

  • Kenali Perbedaan Sesak Napas Akibat Jantung dan Asam Lambung

    Kenali Perbedaan Sesak Napas Akibat Jantung dan Asam Lambung

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sesak napas sering dianggap sebagai tanda gangguan jantung. Namun, kondisi ini juga bisa disebabkan oleh masalah asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease. Kedua kondisi tersebut kerap menimbulkan gejala yang mirip, seperti napas terasa berat dan dada tidak nyaman. Padahal, penyebab, tingkat risiko, hingga penanganannya berbeda. Memahami perbedaan sesak napas akibat jantung dan asam […]

  • Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Jambi Hari Ini, Daging Sapi Tembus Rp 160.000 per Kg

    Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Jambi Hari Ini, Daging Sapi Tembus Rp 160.000 per Kg

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, mengalami fluktuasi per 19 Februari 2026. Berdasarkan data Sistem Informasi Harga Kebutuhan Pokok (SIHARKO) Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, beberapa komoditas tercatat naik signifikan. Kenaikan tertinggi terjadi pada cabe rawit hijau yang melonjak 20 persen menjadi Rp 45.000 per kilogram. Selain […]

  • Bank Mandiri Salurkan BLTS Kesra Rp3,22 Triliun ke 3,58 Juta Penerima di Seluruh Indonesia

    Bank Mandiri Salurkan BLTS Kesra Rp3,22 Triliun ke 3,58 Juta Penerima di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk kembali dipercaya pemerintah untuk menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) 2025 dengan total nilai mencapai Rp3,22 triliun. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada sekitar 3,58 juta rekening penerima di berbagai wilayah Indonesia. Penugasan ini diberikan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga […]

expand_less