Sabtu, 16 Mei 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Peringati Earth Hour, BRI Perkuat Efisiensi Energi dan Tekan Emisi Operasional

Peringati Earth Hour, BRI Perkuat Efisiensi Energi dan Tekan Emisi Operasional

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Momentum peringatan Earth Hour dimanfaatkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank Rakyat Indonesia untuk memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan melalui efisiensi energi dan pengurangan emisi dalam operasional perusahaan. Earth Hour yang pertama kali diinisiasi oleh World Wide Fund for Nature (WWF) pada 2007 telah berkembang menjadi gerakan global yang mendorong aksi nyata dalam menjaga lingkungan. Di Indonesia, gerakan ini mampu menghemat listrik hingga sekitar 300 megawatt dalam satu jam.

Sejalan dengan semangat tersebut, BRI mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam aktivitas bisnis sehari-hari. Langkah ini diwujudkan melalui penggunaan teknologi hemat energi seperti lampu LED serta optimalisasi operasional fasilitas kantor, termasuk pengaturan penggunaan lift dan perangkat elektronik.

Direktur Legal & Compliance BRI, Mahdi Yusuf, mengatakan keberlanjutan telah menjadi bagian dari budaya kerja di perusahaan.

“Keberlanjutan dijalankan sebagai bagian dari aktivitas kerja sehari-hari, tidak hanya menurunkan emisi tetapi juga membentuk budaya kerja yang lebih peduli lingkungan,” ujarnya.

Selain itu, BRI juga mengembangkan konsep green building dan mempercepat digitalisasi layanan perbankan untuk menekan penggunaan sumber daya. Perusahaan turut memanfaatkan energi baru terbarukan melalui pemasangan panel surya di berbagai unit kerja.

Hingga akhir 2025, BRI tercatat telah mengoperasikan panel surya di 152 unit kerja serta menggunakan 926 kendaraan ramah lingkungan. Inisiatif ini berkontribusi pada penurunan emisi operasional sebesar 9,6 persen dibandingkan baseline tahun 2022.

Tak hanya itu, melalui program Zero Waste to Landfill, perusahaan berhasil menghindari emisi hingga 746,4 ton CO2 ekuivalen. Sementara dalam program BRI Grow and Green, BRI telah menanam lebih dari 65.300 pohon mangrove dengan potensi pengurangan emisi sekitar 43,43 ton CO2 per tahun.

Mahdi menegaskan, berbagai inisiatif tersebut merupakan bagian dari penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG) yang menjadi landasan strategis perusahaan.

“BRI berkomitmen menjaga keseimbangan antara kinerja bisnis dan tanggung jawab terhadap lingkungan,” kata dia.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebijakan Fiskal Menkeu Purbaya Dinilai Berani tapi Berisiko Guncang Stabilitas Keuangan

    Kebijakan Fiskal Menkeu Purbaya Dinilai Berani tapi Berisiko Guncang Stabilitas Keuangan

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah kebijakan fiskal yang dijalankan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dinilai berani dan progresif, namun sebagian kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan risiko terhadap stabilitas keuangan nasional. Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengatakan, langkah Kementerian Keuangan membayar dana kompensasi energi sebesar 70% setiap bulan merupakan kebijakan yang patut diapresiasi. Menurutnya, […]

  • Budaya Healing Anak Muda: Antara Self-Care Sejati atau Gaya Hidup Konsumtif?

    Budaya Healing Anak Muda: Antara Self-Care Sejati atau Gaya Hidup Konsumtif?

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Belakangan ini, istilah healing semakin akrab di telinga generasi muda. Dari liburan singkat ke Bali, nongkrong di kafe estetik, hingga sekadar rebahan di kamar dengan lilin aromaterapi, semua bisa disebut healing. Namun, di balik tren tersebut, muncul pertanyaan penting: apakah budaya healing benar-benar menjadi bentuk self-care, atau justru berkembang menjadi gaya hidup konsumtif […]

  • Target Pertumbuhan Ekonomi 2025 Terancam Meleset, Pemerintah Diminta Percepat Akselerasi Ekonomi 2026

    Target Pertumbuhan Ekonomi 2025 Terancam Meleset, Pemerintah Diminta Percepat Akselerasi Ekonomi 2026

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 berpotensi meleset dari proyeksi awal. Kondisi tersebut menjadi sinyal kuat bahwa akselerasi ekonomi pada 2026 perlu segera dikebut melalui pembenahan struktural dan penguatan transmisi kebijakan fiskal serta moneter. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui bahwa stimulus ekonomi yang digelontorkan pemerintah belum sepenuhnya mampu mendorong pertumbuhan sektor riil […]

  • Emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian Makin Mahal

    Emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian Makin Mahal

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dua produk emas buatan UBS dan Galeri24 yang ditawarkan Pegadaian makin mahal. Kini keduanya kembali mengalami kenaikan harga secara bersamaan pada perdagangan Selasa (23/12/2025). Dikutip dari laman Sahabat Pegadaian, harga jual emas Galeri24 melonjak ke angka Rp2.536.000 dari awalnya Rp2.519.000 per gram atau naik Rp17.000. Begitu pula emas UBS naik menjadi Rp2.593.000 dari […]

  • Marzuki Tarigan Juara Turnamen Catur Pengprov Jambi ke-3 di Sarolangun

    Marzuki Tarigan Juara Turnamen Catur Pengprov Jambi ke-3 di Sarolangun

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Percasi Kabupaten Tanjung Jabung Barat menegaskan dominasinya dalam Turnamen Catur Bulanan ke-3 Pengprov Jambi yang digelar di Kabupaten Sarolangun. Gelar juara kategori umum diraih pecatur andalan mereka, Marzuki Tarigan, setelah melalui pertandingan sengit hingga babak akhir. Marzuki memastikan posisi puncak klasemen usai bermain imbang melawan Bahrulah Halik dari Kabupaten Tebo pada laga penentuan. […]

  • Menteri ATR: Pendaftaran Tanah Beri Dampak Ekonomi Rp1.021 Triliun

    Menteri ATR: Pendaftaran Tanah Beri Dampak Ekonomi Rp1.021 Triliun

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Program pendaftaran tanah yang dijalankan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terbukti memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid menyebut nilai ekonomi dari kegiatan pendaftaran tanah selama periode Oktober 2024 hingga Oktober 2025 mencapai Rp1.021,95 triliun. Menurut Nusron, pendaftaran tanah bukan sekadar proses administratif, melainkan fondasi […]

expand_less