Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Target Pertumbuhan Ekonomi 2025 Terancam Meleset, Pemerintah Diminta Percepat Akselerasi Ekonomi 2026

Target Pertumbuhan Ekonomi 2025 Terancam Meleset, Pemerintah Diminta Percepat Akselerasi Ekonomi 2026

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 berpotensi meleset dari proyeksi awal. Kondisi tersebut menjadi sinyal kuat bahwa akselerasi ekonomi pada 2026 perlu segera dikebut melalui pembenahan struktural dan penguatan transmisi kebijakan fiskal serta moneter.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui bahwa stimulus ekonomi yang digelontorkan pemerintah belum sepenuhnya mampu mendorong pertumbuhan sektor riil secara optimal. Meski likuiditas hingga Rp275 triliun telah disalurkan ke bank milik negara dan satu bank daerah, pertumbuhan kredit perbankan masih tertahan di kisaran 7 persen.

Di sisi lain, tekanan terhadap daya beli masyarakat mulai terlihat dari kenaikan inflasi pada Desember 2025. Indikator aktivitas industri juga menunjukkan perlambatan, tercermin dari Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur yang melambat meski masih berada di zona ekspansi.

Tantangan makin kompleks seiring kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 yang meleset dari ekspektasi. Kondisi ini mempersempit ruang fiskal pemerintah untuk mendorong belanja produktif, sehingga berpotensi berdampak pada target pertumbuhan ekonomi tahun berikutnya.

Meski demikian, Purbaya tetap optimistis ekonomi Indonesia akan membaik pada 2026. Ia menilai momentum pemulihan mulai terlihat pada kuartal IV/2025, dengan pertumbuhan ekonomi diperkirakan mencapai 5,45 persen. Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi 2025 diproyeksikan berada di kisaran 5,12 persen, lebih baik dibandingkan realisasi 2024 yang sebesar 5,03 persen.

“Momentum pembalikan arah ekonomi sudah terjadi. Ke depan, pertumbuhan ekonomi seharusnya akan lebih baik,” ujar Purbaya.

Optimisme tersebut turut ditopang oleh membaiknya kepercayaan investor. Pada triwulan IV/2025, arus modal asing kembali masuk, tercermin dari penurunan yield Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun ke level 6,01 persen serta penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencetak rekor tertinggi menjelang akhir tahun.

Namun, ekonom menilai upaya akselerasi ekonomi tidak bisa hanya mengandalkan stimulus. Direktur Eksekutif Indef Esther Sri Astuti menekankan perlunya penguatan kualitas belanja negara agar benar-benar berdampak produktif, terutama di tengah besarnya anggaran program prioritas pemerintah.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Big Data Indef Eko Listiyanto menyoroti lemahnya transmisi kebijakan moneter akibat tingginya minat perbankan pada instrumen aman seperti SBN dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Kondisi tersebut dinilai menghambat penyaluran kredit ke sektor riil.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Galeri24 dan UBS Stabil

    Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Galeri24 dan UBS Stabil

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Pegadaian tidak mengalami perubahan dibanding hari sebelumnya. Dua produk andalan Pegadaian, yakni emas batangan UBS dan Galeri24 sama-sama masih berada di kisaran Rp2,8 juta Berdasarkan data terbaru dari laman Sahabat Pegadaian, Senin (30/3/2026), harga 1 gram emas UBS tetap senilai Rp2.832.000. Sedangkan emas Galeri24 masih dibanderol Rp2.818.000. Angka tersebut tak […]

  • Rupiah Makin Tertekan! Nyaris Sentuh Level Rp18.000 per Dolar AS

    Rupiah Makin Tertekan! Nyaris Sentuh Level Rp18.000 per Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan Rabu (22/7/2026). Mata uang Indonesia melanjutkan tren pelemahan dan semakin mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Antara, rupiah kembali melemah 42 poin atau 0,13 persen menjadi Rp17.930 per dolar AS. Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang […]

  • Menkeu Purbaya Pastikan Dana Rp 200 Triliun Tersalurkan, Bank & Koperasi Ajukan Tambahan

    Menkeu Purbaya Pastikan Dana Rp 200 Triliun Tersalurkan, Bank & Koperasi Ajukan Tambahan

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan penyaluran dana pemerintah sebesar Rp 200 triliun melalui Himbara terus meningkat hingga Oktober 2025. Beberapa bank bahkan sudah mengajukan permintaan tambahan karena dana sebelumnya terserap habis ke sektor riil. Selain perbankan, dana juga diarahkan ke Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) untuk pemberdayaan ekonomi desa. Bank penyalur hanya […]

  • Canon-PT Datascrip Donasikan Printer Melalui Program CSR Mencetak Potensi Negeri

    Canon-PT Datascrip Donasikan Printer Melalui Program CSR Mencetak Potensi Negeri

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam rangka merayakan kerja sama yang ke-49 tahun, PT Datascrip sebagai distributor tunggal produk pencitraan digital Canon di Indonesia, mempertegas komitmennya terhadap kemajuan bangsa melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Mencetak Potensi Negeri”. Pada bulan Agustus dan September 2025, program ini menyalurkan total 588 unit printer Canon Mega Tank G1730 untuk mendukung […]

  • Melambung Tinggi! Harga Emas Antam Rp 2.383.000 Per Gram Hari Ini

    Melambung Tinggi! Harga Emas Antam Rp 2.383.000 Per Gram Hari Ini

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam melambung tinggi. Hari ini harga emas Antam loncat tinggi sebesar Rp 23.000 menjadi Rp 2.383.000 per gram. Harga ini menembus rekor terakhir di level Rp2.360.000 per gram yang tercatat sehari sebelumnya, Selasa (14/10/2025). Sementara harga emas Antam termahal kini telah mencapai Rp2,32 miliar. […]

  • Dinilai Rugikan Petani Sawit, Aspekpir Desak Kaji Ulang PP 45/2025

    Dinilai Rugikan Petani Sawit, Aspekpir Desak Kaji Ulang PP 45/2025

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asosiasi Petani Kelapa Sawit PIR Indonesia (Aspekpir) mendesak pemerintah meninjau ulang Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 2025 tentang pengenaan denda administratif di bidang kehutanan. Aturan baru tersebut dinilai sangat memberatkan petani sawit dan dapat mengancam keberlanjutan industri sawit nasional. Ketua Umum Aspekpir Setiyono menyampaikan keprihatinan mendalam atas kebijakan tersebut. Ia menilai, mayoritas […]

expand_less