Rudal Balistik Iran Hantam Pabrik Kimia Israel, Kebakaran Besar Picu Kepanikan
- account_circle say say
- calendar_month 4 jam yang lalu
- comment 0 komentar

ILUSTRASI
JAMBISNIS.COM – Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah rudal balistik yang diluncurkan Iran menghantam kawasan industri di Israel selatan, tepatnya di Ne’ot Hovav, Minggu (29/3/2026). Serangan tersebut mengenai pabrik kimia milik ADAMA dan memicu kebakaran besar. Bola api raksasa dan asap hitam tebal terlihat membumbung tinggi, sementara puluhan petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan situasi.
Otoritas Israel sempat mengeluarkan peringatan darurat kepada warga sipil agar tetap berada di dalam ruangan. Langkah ini diambil untuk menghindari potensi paparan bahan kimia berbahaya akibat kebakaran di fasilitas industri tersebut.
Sejumlah jalan di sekitar lokasi langsung ditutup, sementara para pekerja pabrik dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Meski insiden ini memicu kepanikan, hingga kini belum ada laporan korban jiwa.
Pihak dinas pemadam kebakaran Israel menyatakan bahwa situasi berhasil dikendalikan. Petugas masih melakukan pendinginan untuk mencegah api kembali menyala.
Kementerian Perlindungan Lingkungan Israel juga memastikan kondisi telah aman setelah sebelumnya mengeluarkan peringatan bahaya.
Pabrik kimia ADAMA sendiri merupakan bagian dari Syngenta Group yang dimiliki perusahaan asal China. Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait tingkat kerusakan akibat serangan tersebut.
Serangan ini merupakan bagian dari eskalasi konflik antara Iran dan Israel. Sebelumnya, Israel dilaporkan melakukan serangan terhadap infrastruktur energi di Iran yang menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah wilayah, termasuk Teheran dan Alborz.
- Penulis: say say


Saat ini belum ada komentar