Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Purbaya Sebut Coretax Bermasalah dan “Aneh”, Ada Integrasi ke Vendor, Ada Apa?

Purbaya Sebut Coretax Bermasalah dan “Aneh”, Ada Integrasi ke Vendor, Ada Apa?

  • account_circle say say
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui sistem perpajakan Coretax masih menghadapi sejumlah persoalan, baik dari sisi teknis maupun desain. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul banyaknya keluhan wajib pajak terkait gangguan saat pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan.

Purbaya mengatakan, hasil penelusuran awal menunjukkan adanya kejanggalan dalam sistem. Ia menyebut Coretax kerap mengalami gangguan yang membuat proses pengisian tidak berjalan lancar.

“Coretax itu agak aneh. Kadang muter-muter, lalu keluar lagi,” kata Purbaya.

Menurut dia, gangguan tersebut diduga berkaitan dengan integrasi sistem ke layanan pihak ketiga atau vendor. Padahal, penggunaan layanan tertentu sebelumnya telah diminta untuk dihentikan.

Purbaya menilai integrasi dengan vendor menjadi salah satu aspek yang perlu dievaluasi. Ia tidak menutup kemungkinan adanya celah dalam sistem, terutama terkait akses pihak luar.

Meski demikian, ia belum dapat memastikan apakah persoalan tersebut terjadi akibat kesalahan teknis semata atau faktor lain.

“Yang muter-muter itu akan kita pastikan tidak memakai service dari perusahaan tersebut,” ujarnya.

Pemerintah, melalui Direktorat Jenderal Pajak, disebut tengah melakukan pembenahan untuk meningkatkan stabilitas sistem dan meminimalkan gangguan.

Selain persoalan teknis, Purbaya juga menyoroti tampilan dan alur penggunaan Coretax yang dinilai belum ramah bagi wajib pajak. Ia menyebut bahasa dan struktur sistem masih menyulitkan pengguna dalam mengakses layanan secara mandiri.

Hal ini dinilai menjadi salah satu faktor yang memicu keluhan di masyarakat selama periode pelaporan SPT Tahunan.

Sebagai sistem yang relatif baru, Coretax akan terus disempurnakan. Pemerintah berkomitmen melakukan perbaikan secara bertahap, baik dari sisi teknologi maupun pengalaman pengguna.

Perbaikan tersebut mencakup peningkatan stabilitas sistem, penataan ulang integrasi dengan pihak ketiga, serta penyederhanaan layanan agar lebih mudah diakses. Pemerintah berharap langkah tersebut dapat meningkatkan kepercayaan wajib pajak terhadap sistem perpajakan digital.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • BI dan Kemenkeu Lanjutkan Debt Switching Rp173,4 Triliun untuk Jaga Nafas APBN 2026

    BI dan Kemenkeu Lanjutkan Debt Switching Rp173,4 Triliun untuk Jaga Nafas APBN 2026

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah bersama Bank Indonesia (BI) sepakat melanjutkan skema debt switching guna membantu pembiayaan APBN 2026. Nilai pertukaran surat utang yang direncanakan mencapai Rp173,4 triliun. Kebijakan ini diambil di tengah ruang fiskal yang semakin sempit serta tantangan pembiayaan anggaran tahun depan. Skema debt switching dilakukan dengan menukar surat utang negara (SBN) yang jatuh tempo […]

  • Geliat Kerajinan Bongsang di Sumedang Meningkat Jelang Idul Adha, Produksi Tembus Ratusan Ribu

    Geliat Kerajinan Bongsang di Sumedang Meningkat Jelang Idul Adha, Produksi Tembus Ratusan Ribu

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Aktivitas perajin bongsang di Sumedang kembali menggeliat menjelang Idul Adha. Di sejumlah dusun seperti Andir, Kecamatan Sumedang Utara, suara anyaman bambu terdengar sejak pagi, menandai meningkatnya permintaan wadah tradisional ramah lingkungan tersebut. Bongsang, wadah berbahan dasar bambu yang dianyam secara manual, telah lama digunakan masyarakat sebagai tempat pembungkus daging kurban. Tradisi ini kini […]

  • Siapa Konglomerat Paling Tajir di Indonesia? Mau tahu, Ini Daftarnya

    Siapa Konglomerat Paling Tajir di Indonesia? Mau tahu, Ini Daftarnya

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Daftar orang terkaya di Indonesia mengalami banyak perubahan di awal Oktober 2025. Sejumlah nama yang dulu konsisten masuk di daftar 10 besar paling tajir di Tanah Air hilang dari daftar. Salah satunya adalah Chairul Tanjung yang kini berada di urutan ke-13 terkaya di tanah air dengan kekayaan bersih US$ 4,8 miliar atau sekitar […]

  • Nilai Ekspor dan Impor Provinsi Jambi pada November 2025 Turun

    Nilai Ekspor dan Impor Provinsi Jambi pada November 2025 Turun

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai ekspor impor Provinsi Jambi pada November 2025 mengalami penurunan. Secara persentase, penurunan nilai impor sangat besar yakni mencapai 62,27 persen dibanding bulan Oktober 2025. Adapun penurunan nilai ekspor di angka 5,48 persen. Kepala BPS Provinsi Jambi Agus Sudibyo dalam rilis BPS, Senin (5/1/2026) menyampaikan pada Oktober 2025, nilai ekspor asal Provinsi Jambi […]

  • Update Harga Emas Antam Hari Ini: Tak Bergerak, Rp2,69 Juta per Gram

    Update Harga Emas Antam Hari Ini: Tak Bergerak, Rp2,69 Juta per Gram

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam terpantau stagnan pada perdagangan Senin (10/8/2026). Logam mulia yang selama ini jadi primadona investasi masyarakat itu masih bertahan di level Rp2.690.000 per gram. Angka tersebut tidak berubah dibandingkan hari sebelumnya. Sebelumnya, pada Sabtu (8/8/2026), harga emas Antam sempat melesat tajam Rp40.000 dan bertahan di posisi saat ini. Kondisi ini […]

  • Mentan Amran Cabut Ratusan Izin Distributor Pupuk Nakal, Jual di Atas HET

    Mentan Amran Cabut Ratusan Izin Distributor Pupuk Nakal, Jual di Atas HET

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah telah mencabut ratusan izin pengecer dan distributor pupuk yang terbukti menjual pupuk subsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). “Bagi distributor yang tidak patuh, izinnya dicabut dan ditutup. Tidak ada kata lain, karena mereka mendzolimi rakyat Indonesia,” tegas Amran saat ditemui wartawan di Universitas Sebelas […]

expand_less