Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Nasional Aman hingga Akhir 2026
- account_circle say say
- calendar_month 34 menit yang lalu
- comment 0 komentar

Dirut Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani Pastikan Cadangan Pangan Nasional Aman
JAMBISNIS.COM – Pemerintah memastikan ketersediaan pangan nasional berada dalam kondisi aman hingga akhir 2026. Kepastian tersebut terlihat dari meningkatnya stok beras pemerintah serta pasokan minyak goreng yang tetap terjaga di pasar.Berdasarkan data Perum BULOG, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) per 9 Maret 2026 telah mencapai sekitar 3,74 juta ton. Jumlah tersebut diproyeksikan masih akan terus meningkat seiring dengan musim panen yang berlangsung di sejumlah daerah.
Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan penyerapan gabah dan beras petani dalam negeri guna memperkuat cadangan pangan nasional.
“Dengan adanya panen di berbagai daerah serta upaya penyerapan yang terus kami lakukan, kami memproyeksikan stok tersebut akan meningkat dan pada akhir Maret dapat mencapai kisaran 4,5 hingga 5 juta ton,” ujarnya.
Dengan meningkatnya cadangan beras tersebut, pemerintah memastikan tidak ada rencana impor beras pada tahun ini. Produksi dalam negeri dinilai mampu mencukupi kebutuhan nasional sehingga Indonesia kembali berada pada posisi swasembada beras.
Langkah ini sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah dinamika global yang memengaruhi rantai pasok pangan di berbagai negara.
Selain beras, pemerintah juga memastikan ketersediaan minyak goreng bersubsidi Minyakita tetap terjaga di pasaran. Pasokan minyak goreng tersebut disalurkan melalui kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.
Melalui kebijakan tersebut, Perum BULOG memperoleh alokasi sekitar 46 juta liter Minyakita setiap bulan. Jumlah ini dinilai cukup untuk menjaga pasokan sekaligus stabilitas harga minyak goreng di tengah tingginya kebutuhan masyarakat.
Selain dua komoditas utama tersebut, pemerintah juga memantau kondisi berbagai bahan pokok lainnya di pasar. Berdasarkan hasil pemantauan di sejumlah daerah, harga komoditas sembako relatif stabil dan terkendali.
Melihat kondisi stok yang aman, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying.
Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa pemerintah terus memantau kondisi stok dan distribusi pangan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.
“Tidak perlu ada kepanikan di masyarakat. Stok pangan nasional dalam kondisi aman dan pemerintah terus memastikan ketersediaannya. Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja secara wajar,” ujarnya.
- Penulis: say say


Saat ini belum ada komentar