Sabtu, 8 Agu 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Selat Hormuz dalam Pusaran Konflik Iran vs AS-Israel

Selat Hormuz dalam Pusaran Konflik Iran vs AS-Israel

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat setelah Iran menyatakan menutup Selat Hormuz, jalur laut strategis yang menjadi salah satu nadi perdagangan energi dunia. Langkah itu diambil setelah serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran.

Pernyataan penutupan disampaikan pejabat Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC). Mereka memperingatkan bahwa kapal yang mencoba melintas berisiko menjadi target serangan.

Selat Hormuz merupakan jalur laut yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab. Letaknya di antara pantai selatan Iran dan wilayah Semenanjung Arab. Meski lebarnya hanya sekitar 33 kilometer, selat ini memegang peran strategis dalam perdagangan energi global.

Sekitar seperlima hingga hampir sepertiga perdagangan minyak mentah dunia melewati jalur ini. Selain minyak, gas alam cair atau LNG dari negara-negara Teluk juga dikirim melalui rute tersebut.

Negara produsen utama di kawasan seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Irak mengandalkan Selat Hormuz untuk menyalurkan ekspor energi mereka. Sementara Qatar, salah satu eksportir LNG terbesar di dunia, hampir seluruh pengirimannya melewati jalur tersebut.

Karena itu, setiap gangguan di Selat Hormuz segera berdampak pada pasar energi global. Penutupan jalur ini dilaporkan langsung mendorong harga minyak dunia melonjak lebih dari 15 persen.

Ancaman penutupan Selat Hormuz bukan hal baru dalam dinamika geopolitik kawasan. Iran beberapa kali menggunakan isu tersebut sebagai respons terhadap tekanan politik dan ekonomi dari Barat. Namun dalam konteks konflik terbaru dengan Amerika Serikat dan Israel, langkah ini menandai eskalasi yang berpotensi memicu dampak ekonomi global.

Bagi banyak negara pengimpor energi terutama di Asia stabilitas Selat Hormuz menjadi faktor kunci bagi keamanan pasokan minyak dan gas. Ketika jalur ini terganggu, bukan hanya perdagangan energi yang terancam, tetapi juga stabilitas ekonomi dunia.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minyak Dunia Anjlok 4 Persen, Batu Bara Naik, CPO dan Nikel Melemah Tipis

    Minyak Dunia Anjlok 4 Persen, Batu Bara Naik, CPO dan Nikel Melemah Tipis

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah komoditas global mengalami pergerakan bervariasi pada perdagangan Rabu (12/11). Minyak mentah dunia tercatat melemah tajam lebih dari 4 persen, sementara batu bara menguat dan logam dasar seperti nikel dan CPO justru turun tipis. Menurut laporan Reuters, pelemahan minyak mentah terjadi setelah OPEC merilis proyeksi terbaru yang menyebutkan pasokan minyak global akan […]

  • Rupiah Melemah Lagi, Tembus Rp16.724 per Dolar AS

    Rupiah Melemah Lagi, Tembus Rp16.724 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali tertekan pada perdagangan hari ini, Kamis (13/11/2025). Rupiah dibuka melemah sebesar 7 poin atau 0,04 persen menjadi Rp16.724 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.717 per dolar AS. Selain rupiah, mayoritas mata uang Asia juga melemah terhadap dolar AS pagi ini. Seperti dolar Taiwan melemah 0,09%, baht Thailand melemah 0,07%, […]

  • Bea Keluar Batu Bara Segera Berlaku 1 April 2026, Pemerintah Bidik Tambahan Rp19,3 Triliun untuk APBN

    Bea Keluar Batu Bara Segera Berlaku 1 April 2026, Pemerintah Bidik Tambahan Rp19,3 Triliun untuk APBN

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah berencana menerapkan kebijakan bea keluar atas ekspor komoditas batu bara mulai 1 April 2026 guna mendongkrak penerimaan negara. Kebijakan ini diproyeksikan mampu menambah kas negara hingga Rp19,3 triliun, sekaligus menjadi bantalan fiskal di tengah tekanan kenaikan harga minyak global terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan […]

  • Chaos Demo Gen Z Madagaskar, Jenderal Jadi Perdana Menteri

    Chaos Demo Gen Z Madagaskar, Jenderal Jadi Perdana Menteri

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Madagaskar Andry Rajoelina menunjuk Jenderal Ruphin Fortunat Zafisambo sebagai Perdana Menteri baru. Hanya sepekan setelah ia membubarkan pemerintahan sebelumnya. Keputusan pada Senin (6/10/2025) tersebut menandai langkah terbaru Rajoelina dalam upayanya meredam ketegangan yang telah berlangsung selama tiga minggu terakhir. Menyusul demonstrasi nasional yang menuntut perbaikan layanan publik, terutama listrik dan air bersih, […]

  • Harga Sembako Jambi Stabil, Cabai dan Bawang Picu Kenaikan

    Harga Sembako Jambi Stabil, Cabai dan Bawang Picu Kenaikan

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mayoritas harga kebutuhan pokok di Kota Jambi terpantau stabil pada 5 Juni 2026. Namun, sejumlah komoditas strategis seperti cabai dan bawang menunjukkan kenaikan signifikan. Data Sistem Informasi Harga dan Ketersediaan Komoditi (SIHARKO) mencatat, cabai merah besar dan cabai merah kecil masing-masing naik 10 persen menjadi Rp40.000 per kilogram. Sementara cabai rawit merah naik […]

  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis

    Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam kembali naik pada perdagangan Jumat (27/2/2026). Hanya saja, hari ini nilai kenaikannya tipis sebesar Rp6.000. Mengutip laman logammulia, harga emas Antam kini dibanderol Rp3.045.000 per gram. Lebih mahal dari harga sebelumnya sebesar Rp3.039.000 per gram. Sedangkan untuk harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini ikut menguat. Harga buyback emas […]

expand_less