Rabu, 24 Jun 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Selat Hormuz dalam Pusaran Konflik Iran vs AS-Israel

Selat Hormuz dalam Pusaran Konflik Iran vs AS-Israel

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat setelah Iran menyatakan menutup Selat Hormuz, jalur laut strategis yang menjadi salah satu nadi perdagangan energi dunia. Langkah itu diambil setelah serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran.

Pernyataan penutupan disampaikan pejabat Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC). Mereka memperingatkan bahwa kapal yang mencoba melintas berisiko menjadi target serangan.

Selat Hormuz merupakan jalur laut yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab. Letaknya di antara pantai selatan Iran dan wilayah Semenanjung Arab. Meski lebarnya hanya sekitar 33 kilometer, selat ini memegang peran strategis dalam perdagangan energi global.

Sekitar seperlima hingga hampir sepertiga perdagangan minyak mentah dunia melewati jalur ini. Selain minyak, gas alam cair atau LNG dari negara-negara Teluk juga dikirim melalui rute tersebut.

Negara produsen utama di kawasan seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Irak mengandalkan Selat Hormuz untuk menyalurkan ekspor energi mereka. Sementara Qatar, salah satu eksportir LNG terbesar di dunia, hampir seluruh pengirimannya melewati jalur tersebut.

Karena itu, setiap gangguan di Selat Hormuz segera berdampak pada pasar energi global. Penutupan jalur ini dilaporkan langsung mendorong harga minyak dunia melonjak lebih dari 15 persen.

Ancaman penutupan Selat Hormuz bukan hal baru dalam dinamika geopolitik kawasan. Iran beberapa kali menggunakan isu tersebut sebagai respons terhadap tekanan politik dan ekonomi dari Barat. Namun dalam konteks konflik terbaru dengan Amerika Serikat dan Israel, langkah ini menandai eskalasi yang berpotensi memicu dampak ekonomi global.

Bagi banyak negara pengimpor energi terutama di Asia stabilitas Selat Hormuz menjadi faktor kunci bagi keamanan pasokan minyak dan gas. Ketika jalur ini terganggu, bukan hanya perdagangan energi yang terancam, tetapi juga stabilitas ekonomi dunia.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Perak Turun Tajam, Ini Penyebabnya

    Harga Perak Turun Tajam, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produk Antam kembali anjlok hari ini, Rabu (18/2/2026). Hal ini disebabkan oleh investor yang menunggu data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang tertunda. Dikutip dari laman Logam Mulia, harga perak Antam turun tajam sebesar Rp 2.000 ke level Rp 46.000 per gram. Sebelumnya, harga perak pada Selasa (17/2/2026) melemah sebesar Rp 250 […]

  • BPS: Tingkat Kemiskinan Jambi September 2025 Turun ke 6,89 Persen

    BPS: Tingkat Kemiskinan Jambi September 2025 Turun ke 6,89 Persen

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat penurunan tingkat kemiskinan pada September 2025. Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) Nomor 10/02/15/Th. XX yang dirilis 5 Februari 2026, persentase penduduk miskin di Jambi turun menjadi 6,89 persen, terendah sejak September 2014. Angka tersebut menurun 0,30 persen poin dibandingkan Maret 2025 dan turun 0,37 persen poin […]

  • BI Diprediksi Pangkas Suku Bunga Jadi 4,5 Persen, Ekonom Optimistis Dorong Pertumbuhan

    BI Diprediksi Pangkas Suku Bunga Jadi 4,5 Persen, Ekonom Optimistis Dorong Pertumbuhan

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mayoritas ekonom memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan memangkas suku bunga acuan (BI Rate) menjadi 4,5 persen dalam hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) hari ini. Pemangkasan tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tekanan global yang mulai mereda. Berdasarkan konsensus ekonom yang dihimpun Bloomberg, 29 dari 37 ekonom […]

  • Drama Meja Akhir, Percasi Bungo Juara Umum Turnamen Catur Non Master Seri II Pengprov Percasi Jambi di Kerinci

    Drama Meja Akhir, Percasi Bungo Juara Umum Turnamen Catur Non Master Seri II Pengprov Percasi Jambi di Kerinci

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kontingen Percasi Kabupaten Bungo memastikan diri sebagai juara umum dalam Turnamen Catur Bulanan Non Master Seri II yang digelar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Provinsi Jambi di Kabupaten Kerinci. Dari total 106 pecatur yang ambil bagian, Bungo tampil konsisten dan dominan hingga babak terakhir yang berlangsung dramatis. Penentuan juara berlangsung menegangkan di dua […]

  • Rupiah Bergerak Menguat Pagi Ini, Jadi Rp16.666 per Dolar AS

    Rupiah Bergerak Menguat Pagi Ini, Jadi Rp16.666 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah dibuka menguat ke posisi Rp16.669 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Jumat (12/12/2025). Rupiah menguat 10 poin atau 0,06 persen dari sebelumnya Rp16.676 per dolar AS. Sejumlah mata uang di Asia juga mengalami penguatan. Dolar Taiwan mencatat penguatan terbesar yakni 0,14%, disusul ringgit Malaysia yang menguat 0,10%. dolar Singapura […]

  • BI Dorong UMKM Pakai Pembayaran Digital Lewat Literasi Keuangan

    BI Dorong UMKM Pakai Pembayaran Digital Lewat Literasi Keuangan

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) melalui Kantor Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menggelar edukasi literasi keuangan “Rupiah Tresno Budoyo” di Gedung Rajawali, Semarang. Kegiatan ini mengusung tema Dua Abad Perang Jawa: Menghidupkan Martabat, Meneguhkan Kemandirian sebagai upaya memperluas inklusi dan literasi keuangan dengan pendekatan budaya. Deputi Kepala Perwakilan BI Jateng, Nita Rachmenia, menjelaskan bahwa kegiatan ini […]

expand_less