Kamis, 3 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » IHSG Ditutup Melemah 0,64% ke Level 8.212 Jelang Libur Imlek

IHSG Ditutup Melemah 0,64% ke Level 8.212 Jelang Libur Imlek

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indeks Harga Saham Gabungan ditutup melemah pada perdagangan Jumat (13/2/2026) seiring meningkatnya aksi ambil untung (profit taking) menjelang libur panjang Tahun Baru Imlek.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 53,08 poin atau 0,64 persen ke posisi 8.212,27. Sementara indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan ikut terkoreksi 9,73 poin atau 1,16 persen ke level 829,67.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, mengatakan pelemahan IHSG dipengaruhi sentimen eksternal serta aksi profit taking menjelang libur panjang.

“Selain tekanan eksternal, pasar juga cenderung defensif karena libur panjang Imlek berpotensi meningkatkan tekanan jual,” ujarnya.

Dari dalam negeri, pelaku pasar memilih berhati-hati menunggu hasil rapat kebijakan moneter Bank Indonesia (BI) pekan depan. Investor juga mencermati dinamika independensi bank sentral pasca pelantikan Deputi Gubernur baru.

Sikap wait and see ini membuat sebagian investor memilih mengamankan keuntungan setelah penguatan IHSG dalam beberapa sesi sebelumnya.

Dari eksternal, bursa kawasan Asia ikut bergerak melemah mengikuti penurunan Wall Street. Kekhawatiran terhadap dampak perkembangan Artificial Intelligence (AI) pada sektor tertentu turut membebani pasar.

Selain itu, pelaku pasar global menanti rilis data inflasi Amerika Serikat yang akan menjadi penentu arah kebijakan suku bunga The Fed selanjutnya.

Inflasi AS diperkirakan melambat menjadi 2,5 persen dari sebelumnya 2,7 persen. Sementara inflasi inti diprediksi turun menjadi 2,5 persen dari 2,6 persen.

Data ketenagakerjaan AS Januari 2026 yang lebih kuat dari perkiraan sebelumnya juga membuat pasar memprediksi pemangkasan suku bunga pertama kemungkinan mundur ke Juli 2026.

Secara teknikal, IHSG masih berada dalam tren konsolidasi dengan potensi volatilitas tinggi menjelang keputusan suku bunga BI dan arah kebijakan global. Pelaku pasar disarankan mencermati saham-saham defensif serta sektor yang memiliki fundamental kuat di tengah ketidakpastian global.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merger 7 BUMN Karya Mundur ke 2026, Danantara Beberkan Masalah Keuangan yang Belum Tuntas

    Merger 7 BUMN Karya Mundur ke 2026, Danantara Beberkan Masalah Keuangan yang Belum Tuntas

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana merger tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya dipastikan batal rampung pada 2025. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menargetkan penggabungan perusahaan tersebut bergeser ke kuartal I 2026. Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa penundaan ini terjadi karena masih banyak persoalan keuangan yang harus dibereskan sebelum penggabungan […]

  • Harga Perak Antam Merosot Tajam, Segini Harga Terbarunya

    Harga Perak Antam Merosot Tajam, Segini Harga Terbarunya

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam masih belum membaik juga. Hari ini harganya rontok parah. Berdasarkan data dari laman Logam Mulia, Kamis (12/3/2026), harga perak Antam turun hingga Rp2.100 ke level Rp53.300 per gram. Selain perak per gram, Antam juga menawarkan perak dalam bentuk batangan yang dapat menjadi alternatif investasi menarik. Perak batangan Antam diproduksi […]

  • Rupiah Akhirnya Tembus Rp17 Ribu per Dolar AS

    Rupiah Akhirnya Tembus Rp17 Ribu per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah akhirnya tembus ke level paling lemah sepanjang sejarah pada penutupan perdagangan, Senin (30/3/ 2026) sore. Berdasarkan data dari Antara, rupiah ditutup ke level Rp17.002 per dolar AS. Mata uang Indonesia ini melemah 22 poin atau 0,13 persen dibanding penutupan pada Jumat (27/3/2026) yang berada di level Rp 16.980 per dolar […]

  • Wali Kota Jambi Terima Kunjungan Konjen Tiongkok, Bahas Kerja Sama Kesehatan, Pendidikan hingga Pariwisata

    Wali Kota Jambi Terima Kunjungan Konjen Tiongkok, Bahas Kerja Sama Kesehatan, Pendidikan hingga Pariwisata

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wali Kota Jambi Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha menerima kunjungan kehormatan Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk wilayah Sumatra yang berkedudukan di Medan, Huang He, di Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Kamis (25/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Jambi memperluas jejaring kerja sama internasional untuk mendukung […]

  • Menjelang Idul Adha, Harga Cabai di Pasar Angso Duo Naik hingga 15 Persen

    Menjelang Idul Adha, Harga Cabai di Pasar Angso Duo Naik hingga 15 Persen

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, harga bahan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, mulai menunjukkan dinamika. Sejumlah komoditas mengalami kenaikan, terutama cabai, di tengah meningkatnya permintaan masyarakat untuk kebutuhan hari besar keagamaan. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi per 21 Mei 2026, harga cabai menjadi yang paling menonjol mengalami […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai Merah Naik hingga 31,82 Persen

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai Merah Naik hingga 31,82 Persen

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo terpantau relatif stabil berdasarkan pembaruan data per 16 Mei 2026. Namun, sejumlah komoditas strategis seperti cabai mengalami fluktuasi cukup signifikan. Data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi menunjukkan, mayoritas harga bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, hingga daging masih berada dalam kondisi stabil. Untuk […]

expand_less