BPS Catat Ketimpangan Pengeluaran di Jambi Menurun, Gini Ratio September 2025 Jadi 0,291
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Kam, 5 Feb 2026
- comment 0 komentar

FOTO/ILUSTRASI
JAMBISNIS.COM – Tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk di Provinsi Jambi menunjukkan perbaikan. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat gini ratio September 2025 sebesar 0,291, turun dibandingkan Maret 2025 yang sebesar 0,301 dan September 2024 yang mencapai 0,315.
Penurunan gini ratio tersebut mengindikasikan distribusi pengeluaran penduduk Jambi yang semakin merata. BPS menyebutkan, tren penurunan ini menjadi yang terendah sejak Maret 2020, setelah sempat mengalami fluktuasi dan mencapai ketimpangan tertinggi pada Maret 2023 sebesar 0,343.
Berdasarkan wilayah tempat tinggal, ketimpangan pengeluaran di daerah perkotaan pada September 2025 tercatat sebesar 0,320, turun 0,008 poin dibandingkan Maret 2025 dan 0,033 poin dibandingkan September 2024. Sementara itu, daerah perdesaan mencatat gini ratio yang lebih rendah, yakni 0,266, menurun dari 0,275 pada Maret 2025 dan 0,279 pada September 2024.
Selain gini ratio, BPS juga mengukur ketimpangan menggunakan ukuran Bank Dunia, yakni persentase pengeluaran kelompok 40 persen penduduk terbawah. Pada September 2025, kelompok ini menguasai 23,11 persen total pengeluaran penduduk Jambi. Angka tersebut meningkat dibandingkan Maret 2025 sebesar 22,42 persen dan September 2024 sebesar 21,92 persen.
Jika dirinci, di wilayah perkotaan, persentase pengeluaran kelompok 40 persen terbawah tercatat 21,34 persen, naik dibandingkan periode sebelumnya. Sementara di wilayah perdesaan, angkanya lebih tinggi, yakni 24,36 persen, mencerminkan distribusi pengeluaran yang relatif lebih merata dibandingkan wilayah perkotaan.
BPS menilai, meningkatnya porsi pengeluaran kelompok masyarakat bawah menjadi sinyal positif terhadap upaya pengurangan ketimpangan ekonomi di Provinsi Jambi. Meski demikian, ketimpangan di wilayah perkotaan masih relatif lebih tinggi dibandingkan perdesaan, seiring dengan perbedaan struktur ekonomi dan akses pendapatan.
Secara nasional, gini ratio Indonesia pada September 2025 tercatat 0,363. Dengan capaian 0,291, Provinsi Jambi berada di bawah rata-rata nasional dan termasuk daerah dengan tingkat ketimpangan yang relatif rendah dibandingkan sejumlah provinsi lain di Indonesia.
Kepala BPS Provinsi Jambi Aidil Adha menyatakan, perbaikan distribusi pengeluaran ini perlu terus dijaga melalui penguatan ekonomi masyarakat bawah, peningkatan kualitas lapangan kerja, serta pemerataan pembangunan antarwilayah.
- Penulis: syaiful amri


Saat ini belum ada komentar