Breaking News
light_mode
Beranda » Regional » Aktivitas Vulkanik Meningkat, Pendakian Gunung Kerinci Ditutup Mulai 6 Januari 2026

Aktivitas Vulkanik Meningkat, Pendakian Gunung Kerinci Ditutup Mulai 6 Januari 2026

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) menutup seluruh aktivitas wisata dan pendakian Gunung Kerinci mulai 6 Januari 2026 hingga batas waktu yang belum ditentukan. Penutupan dilakukan menyusul meningkatnya aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Sumatera tersebut.

Kebijakan penutupan tertuang dalam surat pengumuman bernomor PG.01/T.1/BTK/KSA.04.01/B/10/2026 tertanggal 6 Januari 2026. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas laporan khusus Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait peningkatan kegempaan Gunung Kerinci.

Berdasarkan laporan Badan Geologi Nomor 7/GI.03/BGL/2026 tertanggal 4 Januari 2026, terjadi peningkatan gempa vulkanik dalam dan gempa vulkanik dangkal. Saat ini, Gunung Kerinci berada pada Status Level II atau Waspada.

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (PTN) Wilayah I Kerinci BBTNKS, David, mengatakan penutupan dilakukan semata-mata demi keselamatan pengunjung dan masyarakat sekitar.

“Gunung Kerinci berada pada status Level II atau Waspada. Sesuai rekomendasi, masyarakat dan pengunjung tidak diperbolehkan beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah,” ujar David, Selasa (6/1/2026).

Ia menjelaskan, potensi bahaya yang dapat ditimbulkan antara lain paparan gas vulkanik berkonsentrasi tinggi serta kemungkinan lontaran material batuan apabila terjadi erupsi.

Selain faktor aktivitas vulkanik, BBTNKS juga mempertimbangkan kondisi lingkungan pasca libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan adanya peningkatan volume sampah, baik organik maupun plastik, di sepanjang jalur pendakian R10 Kersik Tuo, Kabupaten Kerinci.

“Setelah libur Nataru, kami menemukan cukup banyak sampah di jalur pendakian. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena Gunung Kerinci merupakan kawasan konservasi yang harus dijaga kelestariannya,” kata David.

BBTNKS mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi kebijakan penutupan tersebut serta terus memantau informasi resmi terkait perkembangan aktivitas Gunung Kerinci.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stella Christie Tegaskan Ekonomi RI Tak Akan Tumbuh Tanpa Inovasi

    Stella Christie Tegaskan Ekonomi RI Tak Akan Tumbuh Tanpa Inovasi

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menegaskan bahwa ekonomi Indonesia tidak akan mampu tumbuh tanpa penguatan sektor inovasi. “Tanpa inovasi, kita tidak akan bisa mencapai pertumbuhan ekonomi,” kata Stella di sela-sela gelaran Antara Business Forum di Jakarta, Rabu (19/11). Stella menjelaskan bahwa inovasi memiliki peran kunci dalam melahirkan ide-ide […]

  • Bank Dunia Soroti Dominasi BUMN, Minta RI Lebih Terbuka di Rantai Pasok Global

    Bank Dunia Soroti Dominasi BUMN, Minta RI Lebih Terbuka di Rantai Pasok Global

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Bank Dunia menilai Indonesia perlu lebih terbuka terhadap perdagangan global agar tidak semakin tertinggal dalam rantai pasok manufaktur dunia. Lembaga tersebut juga menyoroti dominasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinilai menghambat kompetisi dan reformasi ekonomi. Chief Economist of the East and Pacific Region World Bank Aaditya Mattoo mengatakan, kebijakan perdagangan Indonesia yang […]

  • Malam Tahun Baru 2026, LRT Jabodebek Layani Penumpang hingga Dini Hari

    Malam Tahun Baru 2026, LRT Jabodebek Layani Penumpang hingga Dini Hari

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperpanjang jam operasional LRT Jabodebek untuk mengakomodasi lonjakan mobilitas masyarakat pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Layanan kereta ringan ini akan beroperasi hingga dini hari, tepatnya sampai pukul 01.44 WIB pada 1 Januari 2026. Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika Putra, mengatakan bahwa kebijakan ini diberlakukan […]

  • AHY Pastikan APBN Ikut Tanggung Utang Kereta Cepat Jakarta–Bandung

    AHY Pastikan APBN Ikut Tanggung Utang Kereta Cepat Jakarta–Bandung

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memastikan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan dilibatkan dalam proses restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh. Pernyataan tersebut disampaikan AHY usai menghadiri rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/11/2025). “Kami […]

  • Harga TBS Kelapa Sawit Jambi Anjlok Play Button

    Harga TBS Kelapa Sawit Jambi Anjlok

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit Provinsi Jambi periode kali ini mengalami penurunan. Harga TBS kelapa sawit periode 24-30 Oktober ini ditetapkan pada Kamis (23/20/2025) di Dinas Perkebunan Provinsi Jambi. Untuk harga TBS kelapa sawit umur tanam 10-20 tahun turun sebesar Rp 59,89 per kilogram TBS. Berikut Harga TBS kelapa sawit Provinsi […]

  • Bank Sampoerna Gandeng Fintech, Permudah Akses Kredit untuk UMKM di Seluruh Indonesia

    Bank Sampoerna Gandeng Fintech, Permudah Akses Kredit untuk UMKM di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) menegaskan komitmennya dalam memperkuat pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Komitmen itu diwujudkan lewat kerja sama strategis dengan sejumlah perusahaan teknologi finansial (fintech) untuk memperluas jangkauan penyaluran kredit hingga ke pelosok daerah. Direktur Bank Sampoerna, Hendra Rahardja, mengatakan bahwa sinergi antara perbankan dan fintech […]

expand_less