Breaking News
light_mode
Beranda » Regional » Digaji Rp65 Ribu per Hari, Petugas Kebersihan Jambi Nilai Slogan Kota Bahagia Hanya Retorika

Digaji Rp65 Ribu per Hari, Petugas Kebersihan Jambi Nilai Slogan Kota Bahagia Hanya Retorika

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Aksi mogok kerja yang dilakukan petugas kebersihan Kota Jambi berdampak langsung pada kondisi lingkungan. Tumpukan sampah terlihat di sejumlah jalan protokol hingga lorong-lorong permukiman warga, menimbulkan aroma busuk yang menyengat dan dikeluhkan masyarakat. Aksi mogok tersebut dilakukan sebagai bentuk tuntutan kesejahteraan. Para petugas kebersihan menilai upah yang mereka terima selama ini jauh dari kata layak, terlebih dengan risiko kesehatan yang setiap hari mereka hadapi.

Selama ini, petugas kebersihan di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi menjadi ujung tombak dalam menjaga kebersihan kota. Namun, memasuki awal tahun 2026, mereka menuntut adanya perbaikan kesejahteraan. Saat ini, kru pengangkut sampah hanya menerima upah sekitar Rp65.000 per hari.

Berdasarkan data DLH Kota Jambi, jumlah petugas kebersihan mencapai sekitar 1.100 orang. Dengan jumlah tersebut, beban kerja dinilai cukup berat untuk menjaga kebersihan kota yang terus berkembang.

Kepala DLH Kota Jambi, Mahruzar, membenarkan jumlah tersebut. Ia merinci, gaji sopir armada kebersihan saat ini sebesar Rp85.750 per hari, kru pengangkut sampah Rp65.750 per hari, dan petugas penyapu jalan Rp65.250 per hari.

“Dengan jumlah petugas sekitar 1.100 orang, beban kerja untuk menjaga kebersihan kota cukup berat,” kata Mahruzar.

Salah satu petugas kebersihan yang ikut dalam aksi unjuk rasa mengatakan, upah yang mereka terima tidak sebanding dengan risiko pekerjaan yang dihadapi setiap hari.

“Gaji yang kami terima jauh dari kelayakan. Kami setiap hari bergelut dengan sampah, aroma busuk menyelimuti tubuh kami dan kami bawa pulang. Tentunya ini sangat bahaya untuk kesehatan saya dan keluarga,” ujarnya.

Ia berharap Pemerintah Kota Jambi dapat menyamakan gaji petugas kebersihan dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) agar kehidupan mereka lebih layak.

“Kita meminta pemerintah kota untuk bisa menyamakan gaji kami setara dengan UMP, dengan demikian kehidupan kami bisa mendekati cukup untuk berkeluarga,” katanya di sela-sela aksi di depan Kantor Wali Kota Jambi.

Dampak mogok kerja ini juga dirasakan warga. Rido, salah satu warga yang membuang sampah di kawasan depan Lembaga Pemasyarakatan, mengaku khawatir tumpukan sampah akan memicu masalah kesehatan.

“Sampah ini kalau tidak diangkut akan mendatangkan penyakit. Udara yang berhembus kita hirup, lalu terjadilah penyakit. Kita berharap ada perhatian pemerintah terkait penanganan sampah,” ujarnya.

Ia juga menyoroti persoalan banjir yang kerap terjadi di Kota Jambi akibat saluran air tersumbat sampah.

“Gara-gara sampah rumah warga bisa banjir, banyak selokan tersumbat. Wajar saja Kota Jambi setiap hujan pasti terjadi banjir,” kata Rido.

Menurut Rido, slogan “Kota Jambi Bahagia” yang selama ini digaungkan pemerintah kota dinilai belum sepenuhnya dirasakan masyarakat.

“Pemerintahan saat ini kurang empati dengan penderitaan rakyat. Slogan bahagia untuk mereka, tapi masyarakat tidak merasakan dampak kebijakan itu. Yang dirasakan justru penderitaan dan ketakutan, apalagi jika hujan lebat melanda Kota Jambi,” ujarnya.

Menanggapi persoalan tersebut, Wali Kota Jambi Maulana disebut menyampaikan janji akan melakukan perubahan sistem pengelolaan sampah, termasuk pengalihan armada angkutan dari kendaraan lama ke kendaraan listrik.

Namun, langkah tersebut dinilai belum menjawab persoalan utama, yakni kesejahteraan petugas kebersihan. Apalagi, Maulana sebelumnya pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jambi, sehingga dianggap sudah mengetahui persoalan klasik terkait upah dan beban kerja petugas kebersihan.

Hingga kini, petugas kebersihan masih menunggu realisasi kebijakan konkret dari Pemerintah Kota Jambi terkait perbaikan upah dan jaminan kesejahteraan mereka.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Retail Terus Berevolusi, Mal Kini Jadi Ruang Sosial dan Gaya Hidup

    Retail Terus Berevolusi, Mal Kini Jadi Ruang Sosial dan Gaya Hidup

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lanskap bisnis retail di kawasan urban Indonesia diproyeksikan terus mengalami perubahan hingga 2026. Namun, pertumbuhan sektor ini tidak lagi berfokus pada transaksi jual beli semata. Pusat perbelanjaan kini semakin bertransformasi menjadi ruang sosial, rekreasi, dan gaya hidup masyarakat perkotaan. Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia, Syarifah Syaukat, menuturkan bahwa ekspansi retail di wilayah […]

  • Himpunan Kawasan Industri Usul Tarif PPN Turun Bertahap hingga 8 Persen pada 2028

    Himpunan Kawasan Industri Usul Tarif PPN Turun Bertahap hingga 8 Persen pada 2028

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) menyampaikan masukan resmi kepada pemerintah terkait perlunya penyesuaian tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) demi mendukung pemulihan ekonomi nasional. HKI menilai bahwa tarif PPN yang lebih rendah dapat memperkuat konsumsi masyarakat dan menggerakkan kembali aktivitas industri dalam beberapa tahun ke depan. HKI mengusulkan penurunan tarif PPN dilakukan secara bertahap […]

  • Bank Mandiri Salurkan BLTS Kesra Rp3,22 Triliun ke 3,58 Juta Penerima di Seluruh Indonesia

    Bank Mandiri Salurkan BLTS Kesra Rp3,22 Triliun ke 3,58 Juta Penerima di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk kembali dipercaya pemerintah untuk menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) 2025 dengan total nilai mencapai Rp3,22 triliun. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada sekitar 3,58 juta rekening penerima di berbagai wilayah Indonesia. Penugasan ini diberikan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga […]

  • ESDM Beri Izin Ekspor Konsentrat Tembaga Amman Mineral Selama 6 Bulan, Dorong Penyelesaian Smelter

    ESDM Beri Izin Ekspor Konsentrat Tembaga Amman Mineral Selama 6 Bulan, Dorong Penyelesaian Smelter

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi memberikan izin ekspor konsentrat tembaga kepada PT Amman Mineral International Tbk (AMMN) untuk jangka waktu enam bulan. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM No. 6 Tahun 2025, yang merevisi aturan sebelumnya, guna memberi kelonggaran bagi perusahaan tambang yang proyek smelter-nya tertunda akibat kondisi kahar. […]

  • Bank Tanah dan Kejagung Kawal Pengelolaan Lahan Koperasi Merah Putih di Lampung

    Bank Tanah dan Kejagung Kawal Pengelolaan Lahan Koperasi Merah Putih di Lampung

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Bank Tanah (BBT) menjalin kerja sama strategis dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengawal penyediaan dan pengelolaan lahan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Provinsi Lampung. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BBT dan Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) di Kantor Pemerintah Provinsi Lampung, Rabu (12/11/2025). Pelaksana Tugas (Plt) Kepala […]

  • Fabio Quartararo Kirim Sinyal Keras ke Yamaha di Tengah Rayuan Honda

    Fabio Quartararo Kirim Sinyal Keras ke Yamaha di Tengah Rayuan Honda

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa transfer pembalap MotoGP untuk musim 2027 mulai memanas jauh sebelum musim benar-benar berjalan. Nama Fabio Quartararo mendadak menjadi pusat perhatian setelah muncul kabar bahwa Honda diam-diam membuka jalur komunikasi dengan juara dunia MotoGP 2021 tersebut. Isu yang beredar bahkan menyebut Quartararo disodori kontrak bernilai fantastis, mencapai 15 juta euro per musim. Namun, […]

expand_less