Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Pasar Modal Indonesia Menguat dan Berintegritas Sepanjang 2025

Pasar Modal Indonesia Menguat dan Berintegritas Sepanjang 2025

  • account_circle Fitri Amalia
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja Pasar Modal Indonesia yang solid, berintegritas, dan berdaya tahan sepanjang tahun 2025, meskipun dihadapkan pada dinamika global berupa ketidakpastian kebijakan moneter, tensi geopolitik, tekanan dan sentimen perdagangan pada awal tahun.

Ketahanan tersebut tercermin dari penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), pertumbuhan kapitalisasi pasar, peningkatan aktivitas transaksi dan penghimpunan dana, serta lonjakan jumlah investor domestik, khususnya kalangan generasi muda.

Demikian disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi dalam sambutan pada Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia 2025 di Jakarta, Selasa.

Inarno menambahkan bahwa kinerja positif tersebut merupakan hasil kolaborasi erat OJK, Self-Regulatory Organization (SRO), industri, dan seluruh pemangku kepentingan Pasar Modal Indonesia.

“Pasar Modal Indonesia menunjukkan resiliensi dan daya saing yang semakin menguat. Berbagai tantangan telah menguji ketangguhan dan ketahanan kita dalam mendorong pertumbuhan pasar modal yang berkelanjutan dan memperkokoh pondasi Pasar Modal Indonesia ke depan. Capaian ini tentu tidak terjadi secara kebetulan, tetapi merupakan hasil dari kerja keras, sinergi, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan di industri pasar modal,” kata Inarno.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono, Jajaran Direksi dan Komisaris Self Regulatory Organization, serta perwakilan pimpinan pelaku industri Pasar Modal.

Capaian Kinerja Pasar per 29 Desember 2025

Pada Konferensi Pers Penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2025 Deputi Komisioner Pengawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal dan Lembaga Efek OJK Eddy Manindo Harahap menjelaskan kinerja pasar modal hingga 19 Desember 2025.

IHSG tumbuh 22,10 persen ytd dan ditutup pada level 8.644,26, dengan kapitalisasi pasar menembus Rp15.810 triliun atau tumbuh 28,16 persen ytd, melampaui target Roadmap Pasar Modal dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), dengan rasio market cap terhadap PDB 2024 sebesar 71,41 persen. Di pasar obligasi, Indonesia Composite Bond Index (ICBI) juga menguat 12,10 persen ytd ke level 440,19.

Industri pengelolaan investasi mencatat dana kelolaan Rp1.039 triliun, tumbuh 24,16 persen ytd. Penghimpunan dana mencapai Rp268,14 triliun dari 210 penawaran umum, termasuk 18 emiten baru saham dan 2 emiten EBUS, melampaui target Rp220 triliun. Sementara penghimpunan dana Securities Crowdfunding (SCF) tercatat Rp1,808 triliun secara akumulatif dari 968 penerbit.

Dari sisi perdagangan karbon, volume transaksi akumulatif sejak 26 September 2023 hingga 29 Desember 2025 mencapai 1,6 juta ton CO2 ekuivalen dengan nilai Rp80,75 miliar, diikuti partisipasi 150 perusahaan dan ketersediaan unit karbon 2,67 juta ton CO2 ekuivalen.

Pertumbuhan investor ritel juga mencatatkan rekor baru. Jumlah SID bertambah 5,34 juta investor baru, sehingga total mencapai 20,2 juta SID, dengan 79 persen didominasi generasi di bawah 40 tahun, menegaskan momentum inklusi dan pendalaman basis investor domestik.

Dalam rangka menjaga integritas pasar, sepanjang 2025 OJK telah melakukan 219 pemeriksaan teknis dan 155 pemeriksaan khusus pada dugaan pelanggaran, dengan 116 kasus terkait transaksi saham. OJK menjatuhkan 120 sanksi administratif kasus pelanggaran, 1.180 sanksi keterlambatan laporan, dan 65 sanksi non-kasus lainnya dengan sanksi berupa 6 pencabutan izin, 6 perintah tertulis, dan 329 peringatan tertulis, dengan total denda administratif Rp123,3 miliar.

Regulasi & Transformasi Bidang Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon 2025
OJK menerbitkan 10 POJK dan enam SEOJK/PADK, termasuk POJK 1/2025 tentang Derivatif Keuangan berbasis Efek sebagai milestone pengawasan derivatif dengan underlying Efek; POJK 9/2025 tentang Dematerialisasi Efek Ekuitas dan Aset Tidak Diklaim; serta POJK 15/2025 terkait pemeringkatan Reksa Dana dan Manajer Investasi berbasis rating/ranking.

OJK juga meluncurkan buku “Mengenal dan Memahami Perdagangan Karbon bagi Sektor Jasa Keuangan” pada 15 Juli 2025 sebagai rujukan industri dan publik dalam memperkuat ekosistem ekonomi hijau. Integrasi layanan dilakukan melalui penyatuan SPRINT OJK dan SPEK KSEI untuk pendaftaran Reksa Dana, mewujudkan proses perizinan yang lebih cepat, akurat, dan terpusat.

Memasuki 2026, OJK menetapkan empat agenda strategis yaitu pendalaman pasar (penguatan supply, demand, dan infrastruktur pengawasan), peningkatan integritas pasar (efektivitas sanksi dan kualitas Emiten), penguatan kelembagaan Perusahaan Efek & Manajer Investasi (ketahanan siber dan pengendalian internal), serta pengembangan keuangan berkelanjutan (perluasan pengguna jasa bursa karbon dan roadmap keberlanjutan 2026–2030).

OJK bersama SRO mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah, industri, dan masyarakat guna mendukung program strategis nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan.(*)

  • Penulis: Fitri Amalia

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kurangi Ketergantungan pada China, Trump Teken Kesepakatan Dagang dengan 4 Negara ASEAN

    Kurangi Ketergantungan pada China, Trump Teken Kesepakatan Dagang dengan 4 Negara ASEAN

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani kesepakatan perdagangan dan mineral penting dengan empat negara Asia Tenggara dalam rangkaian KTT ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (26/10). Langkah ini menjadi bagian dari upaya Washington untuk mengurangi ketergantungan rantai pasokan terhadap China, terutama di sektor tanah jarang dan mineral penting yang menjadi bahan utama chip […]

  • Perak Antam Ngebut Lagi! Tembus Rp50 Ribu, Harga Melonjak Rp400 per Gram

    Perak Antam Ngebut Lagi! Tembus Rp50 Ribu, Harga Melonjak Rp400 per Gram

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produksi Antam kembali melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Jumat (22/5/2026). Kenaikan ini mendorong harga perak kembali menembus level psikologis Rp50.000 per gram. Pada perdagangan hari ini, harga perak Antam tercatat naik cukup kencang sebesar Rp400 per gram. Dengan penguatan tersebut, harga perak kini berada di level Rp50.200 per gram. Kenaikan […]

  • Pinjaman Online untuk Biaya Pendidikan: Solusi Cepat Saat Mendesak

    Pinjaman Online untuk Biaya Pendidikan: Solusi Cepat Saat Mendesak

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Biaya pendidikan, mulai dari uang pangkal, biaya semester, hingga perlengkapan belajar, kerap menjadi tantangan finansial bagi keluarga muda. Ketika dana darurat belum mencukupi, pinjaman online muncul sebagai solusi cepat dan praktis. Layanan ini menawarkan beberapa keuntungan: Cepat dan Praktis – Proses pengajuan bisa dilakukan secara online dari rumah tanpa harus ke bank. Tanpa […]

  • Dorong Perusahaan Lokal Mulai Ekspansi Pasar Modal, BEI Gelar Go Public Seminar “Turning Growth Into Opportunity” di Jambi

    Dorong Perusahaan Lokal Mulai Ekspansi Pasar Modal, BEI Gelar Go Public Seminar “Turning Growth Into Opportunity” di Jambi

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • 0Komentar

    PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berkolaborasi dengan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) (Self-Regulatory Organizations/SRO), serta didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Jambi, sukses menggelar kegiatan Go Public Seminar bertajuk “Turning Growth Into Opportunity” di Swiss-Belhotel Jambi pada Rabu (5/8/2026). Agenda strategis ini dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, otoritas […]

  • Bahlil Tegaskan Tambang Emas Ilegal Dekat Mandalika Harus Diproses Hukum

    Bahlil Tegaskan Tambang Emas Ilegal Dekat Mandalika Harus Diproses Hukum

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa temuan tambang emas ilegal di dekat kawasan Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) harus ditindak secara hukum. Bahlil menegaskan bahwa Kementerian ESDM hanya bertanggung jawab terhadap tambang yang memiliki izin resmi. “ESDM itu mengelola tambang yang ada izinnya. Kalau tidak ada […]

  • Sudah Dihitung Prabowo, 10.000 masih Bisa Pakai Ayam dan Telur

    Sudah Dihitung Prabowo, 10.000 masih Bisa Pakai Ayam dan Telur

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang menyampaikan, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menyiapkan dua jenis lauk dalam hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap harinya. “Selain susu, harus ada dua jenis lauk, bukan satu,” kata Nanik, dalam keterangan resmi, Rabu (15/10/2025). Nanik mengatakan, instruksi tersebut langsung disampaikan oleh Presiden, […]

expand_less