Breaking News
light_mode
Beranda » Perbankan » Bank Masih Dulang Cuan dari Bisnis Bancassurance

Bank Masih Dulang Cuan dari Bisnis Bancassurance

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Rab, 24 Des 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Pendapatan premi asuransi jiwa dari kanal bancassurance turun pada kuartal III-2025. Namun begitu, sejumlah bank masih menikmati pendapatan berbasis komisi (fee based income/FBI) dari bisnis ini.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat pendapatan premi dari kanal bancassurance turun 4,2% secara tahunan (year-on-year/YoY) pada kuartal III-2025 menjadi Rp 55,28 triliun.

Meski begitu, bancassurance masih jadi kanal favorit nasabah, dengan komposisi sebesar 41,49% dari total pendapatan premi industri asuransi yang mencapai Rp 133,22 triliun.

Dari sisi perbankan, rupanya tren penurunan tersebut tak dirasakan oleh Bank Negara Indonesia (BNI). General Manager Divisi Wealth Management BNI Henny Eugenia menyebut, hingga November 2025 realisasi premi bancassurance bank tumbuh 9,5% YoY.

“Pertumbuhan yang positif ini terjadi di beberapa segmen yang didukung oleh produk yang relevan dengan segmen terkait,” jelas Henny kepada Kontan, pekan lalu.

Lebih lanjut, ia bilang pertumbuhan premi dari bisnis In Branch, khususnya di segmen Nasabah Emerald dan Private, bahkan meningkat sebesar 18% YoY. Henny menjelaskan, pada segmen ini nasabah menggunakan asuransi sebagai bagian dari aset alokasi dan juga proteksi dengan dukungan advisory dari RM Emerald berdasarkan kebutuhan dan profil nasabah.

Dengan tren positif itu, Henny mengaku kontribusi bisnis bancassurance terhadap FBI bank turut tumbuh positif dibanding tahun lalu, dengan kontribusi utamanya berasal produk unggulan yang menjadi andalan di tahun 2025. Sebagai gambaran, FBI BNI per November mencapai Rp 20,64 triliun, tumbuh 7,40% YoY.

Ke depan, Henny bilang pertumbuhan premi bancassurance masih bakal melaju. Bahkan, pada 2026 diproyeksikan tumbuh double digit dengan adanya inisiatif bersama BNI Life melalui sejumlah kolaborasi, seperti penyesuaian produk dengan segmentasi nasabah hingga penambahan jumlah spesialis bancassurance di cabang-cabang utama.

Di samping itu, Bank Tabungan Negara (BTN) malah mencatatkan pertumbuhan yang lebih masif pada bisnis bancassurance. Head of Wealth Management Division BTN Meru Arumdalu mengungkapkan, realisasi premi bancassurance per November 2025 tumbuh sekitar 90% YoY.

Sejalan dengan hal tersebut, jumlah polis meningkat lebih dari 300% dibandingkan rata-rata awal 2024. Menurut Meru, ini mencerminkan peningkatan penetrasi dan aktivitas penjualan yang lebih luas.

“Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan penjualan premi baik dari segmen Prioritas maupun Non-Prioritas, serta penguatan eksekusi penjualan di jaringan cabang,” imbuhnya.

Pun dari sisi pendapatan, ia memastikan bisnis bancassurance mencatatkan pertumbuhan yang solid, dengan kenaikan melewati double digit secara tahunan. Dengan begitu, kontribusinya terhadap FBI tetap terjaga dan stabil, meskipun per November 2025 BTN mengantongi FBI sebesar Rp 3,67 triliun, turun 2,37% YoY.

Tahun depan, BTN melihat bisnis bancassurance bakal terus bertumbuh seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk proteksi jiwa dan kesehatan. Pun, Meru bilang pertumbuhan tersebut bakal didukung oleh penguatan aktivitas after-sales service, customer engagement yang berkelanjutan, serta optimalisasi kolaborasi dengan mitra asuransi.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua
  • Sumber: Kontan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Perak Antam Turun Rp1.500: Lesu!

    Harga Perak Antam Turun Rp1.500: Lesu!

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau melemah hari ini, Senin (17/11/2025). Mengutip laman Logam Mulia, harga perak Antam turun Rp 1.500 menjadi Rp30.675 per gram dari sebelumnya Rp 32.175 per gram. Adanya harga terbaru membuat harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram menjadi Rp 8.468.750, dengan harga […]

  • Dari Hobi Jadi Penghasilan: Kreator Konten Ubah Passion Jadi Profesi di Era Digital

    Dari Hobi Jadi Penghasilan: Kreator Konten Ubah Passion Jadi Profesi di Era Digital

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Di era digital saat ini, bekerja sesuai hobi bukan lagi mimpi. Banyak kreator konten mampu mengubah passion menjadi sumber penghasilan tetap, bahkan menjadikannya sebagai profesi utama. Salah satunya adalah Robin Farades, kreator konten yang gemar merekam aktivitas pesawat di landasan pacu (plane spotting). Melalui siaran langsung di TikTok, Robin kini mampu meraih penghasilan […]

  • IHSG Tetap Melaju Usai Dirut BEI Mundur, Menguat ke Level 8.341

    IHSG Tetap Melaju Usai Dirut BEI Mundur, Menguat ke Level 8.341

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks harga saham gabungan (IHSG) tetap melaju di zona hijau usai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengundurkan diri pada Jumat (30/1/2026). Di saat yang sama, sebanyak delapan saham ngacir dan masuk daftar top gainers hari ini, ada yang mentok batas auto rejection atas (ARA). Berdasarkan data IDX, IHSG hari melesat […]

  • Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi, Cabai Rawit Merah dan Bawang Putih Naik

    Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi, Cabai Rawit Merah dan Bawang Putih Naik

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Kasang, Kota Jambi, terpantau cenderung stabil pada Selasa (13/1/2026). Meski demikian, sejumlah komoditas strategis tercatat mengalami kenaikan harga, terutama pada kelompok cabai rawit merah dan bawang putih. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai rawit merah naik menjadi Rp50.000 per kilogram atau mengalami kenaikan […]

  • Daftar Negara dengan Paspor Lebih Kuat dari Inggris 2026, Malaysia dan Singapura Unggul

    Daftar Negara dengan Paspor Lebih Kuat dari Inggris 2026, Malaysia dan Singapura Unggul

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Paspor Inggris dengan sampul hitam menjadi perbincangan di media sosial setelah viralnya kasus yang melibatkan seorang penerima beasiswa pemerintah. Di tengah sorotan tersebut, peringkat kekuatan paspor dunia 2026 menunjukkan bahwa Inggris bukan pemegang paspor terkuat secara global. Berdasarkan laporan Passport Index 2026, kekuatan paspor diukur melalui mobility score (MS), yakni jumlah destinasi yang […]

  • Himpunan Kawasan Industri Usul Tarif PPN Turun Bertahap hingga 8 Persen pada 2028

    Himpunan Kawasan Industri Usul Tarif PPN Turun Bertahap hingga 8 Persen pada 2028

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) menyampaikan masukan resmi kepada pemerintah terkait perlunya penyesuaian tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) demi mendukung pemulihan ekonomi nasional. HKI menilai bahwa tarif PPN yang lebih rendah dapat memperkuat konsumsi masyarakat dan menggerakkan kembali aktivitas industri dalam beberapa tahun ke depan. HKI mengusulkan penurunan tarif PPN dilakukan secara bertahap […]

expand_less