Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Capai Rp9.891,6 Triliun, Uang Beredar M2 November Tumbuh 8,3 Persen

Capai Rp9.891,6 Triliun, Uang Beredar M2 November Tumbuh 8,3 Persen

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 22 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada November 2025 tumbuh lebih tinggi, yakni 8,3 persen secara tahunan (year on year/yoy) mencapai Rp9.891,6 triliun.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, menyampaikan bahwa pertumbuhan M2 pada November 2025 lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Oktober 2025 yang sebesar 7,7 persen (yoy).

Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 11,4 persen (yoy) dan uang kuasi sebesar 5,9 persen (yoy).

Lebih lanjut, perkembangan M2 pada November 2025 terutama dipengaruhi oleh tagihan bersih kepada pemerintah pusat (pempus) dan perkembangan penyaluran kredit.

Tagihan bersih kepada pempus tumbuh sebesar 8,7 persen (yoy), meningkat dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 5,4 persen (yoy).

Penyaluran kredit pada November 2025 tumbuh sebesar 7,9 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Oktober 2025 sebesar 7,0 persen (yoy).

Dalam hal ini, kredit yang diberikan hanya dalam bentuk pinjaman (loans), dan tidak termasuk instrumen keuangan yang dipersamakan dengan pinjaman, seperti surat berharga (debt securities), tagihan akseptasi (banker’s acceptances), dan tagihan repo.

Selain itu, kredit yang diberikan tidak termasuk kredit yang diberikan oleh kantor bank umum yang berkedudukan di luar negeri, dan kredit yang disalurkan kepada pemerintah pusat dan bukan penduduk.

Sementara itu, aktiva luar negeri bersih tumbuh sebesar 9,7 persen (yoy), setelah pada bulan sebelumnya tumbuh sebesar 10,4 persen (yoy).

Bank sentral juga mencatat perkembangan uang primer (M0) adjusted yang pada November 2025 tumbuh 13,3 persen (yoy), melanjutkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 14,4 persen (yoy) sehingga tercatat sebesar Rp2.136,2 triliun.

Perkembangan ini dipengaruhi oleh pertumbuhan giro bank umum di Bank Indonesia adjusted sebesar 24,2 persen (yoy) dan uang kartal yang diedarkan sebesar 13,1 persen (yoy).

Berdasark­an faktor yang memengaruhinya, pertumbuhan M0 adjusted telah mempertimbangkan dampak pemberian insentif likuiditas (pengendalian moneter adjusted).(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua
  • Sumber: Antara

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyaluran KUR UMKM Tembus Rp 238 Triliun hingga November 2025

    Penyaluran KUR UMKM Tembus Rp 238 Triliun hingga November 2025

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus menunjukkan kinerja positif. Hingga pertengahan November 2025, total penyaluran KUR telah mencapai Rp 238 triliun, atau setara 83 persen dari target tahunan sebesar Rp 286 triliun. Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan pencapaian ini menunjukkan […]

  • Real Madrid Buru Manajer Baru, Juergen Klopp?

    Real Madrid Buru Manajer Baru, Juergen Klopp?

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Real Madrid kemungkinan besar akan mencari manajer baru pada musim panas mendatang, mengingat Alvaro Arbeloa hanya terikat kontrak hingga akhir musim ini. Meskipun catatan Alvaro Arbeloa, khususnya di La Liga, cukup bagus, media-media Spanyol meyakini masih belum ada bukti yang menunjukkan bahwa dia telah secara signifikan meningkatkan tim sejak mengambil alih dari Xabi […]

  • Prabowo Bahas Board of Peace dengan Eks Menlu dan Akademisi di Istana

    Prabowo Bahas Board of Peace dengan Eks Menlu dan Akademisi di Istana

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah mantan menteri luar negeri, mantan wakil menteri luar negeri, akademisi hubungan internasional, serta pimpinan Komisi I DPR RI di Istana Merdeka, Rabu (4/2/2026). Pertemuan tersebut membahas dinamika politik luar negeri Indonesia, termasuk keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP). Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan, diskusi […]

  • Pembeli di Pasar Angso Duo dan Talang Banjar Menurun, Pasar Dadakan Jadi Pesaing

    Pembeli di Pasar Angso Duo dan Talang Banjar Menurun, Pasar Dadakan Jadi Pesaing

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Aktivitas perdagangan di dua pasar utama Kota Jambi, yakni Pasar Angso Duo dan Pasar Talang Banjar, dilaporkan mengalami penurunan jumlah pengunjung dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini mulai dirasakan langsung oleh para pedagang yang mengeluhkan berkurangnya transaksi harian. Sejumlah pedagang menyebut penurunan pembeli dipengaruhi oleh maraknya pasar dadakan yang dikelola secara perorangan di […]

  • AHY: Bandara Jadi Senjata Penggerak Ekonomi Daerah dan Pariwisata Nasional

    AHY: Bandara Jadi Senjata Penggerak Ekonomi Daerah dan Pariwisata Nasional

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan bandara di berbagai daerah bukan hanya untuk mendukung mobilitas, tetapi juga menjadi senjata utama penggerak ekonomi lokal dan sektor pariwisata nasional. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, pemerintah terus mengawal dan mengevaluasi sejumlah bandara yang telah dibangun agar bisa beroperasi optimal […]

  • City Car Paling Anti Rugi: Honda Brio!

    City Car Paling Anti Rugi: Honda Brio!

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Honda Brio bekas masih menjadi primadona di pasar mobil bekas Indonesia. Meski unitnya cukup melimpah, minat masyarakat terhadap city car andalan Honda ini tidak pernah surut. Ambil contoh Brio tahun 2020, dengan kondisi yang cukup baik harganya masih bertahan di kisaran Rp120 jutaan ke atas. Itu bahkan untuk Brio tipe Satya E transmisi […]

expand_less