Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Transaksi Derivatif Kripto Indonesia Melonjak 120 Persen, Tembus Rp 73,8 Triliun per September 2025

Transaksi Derivatif Kripto Indonesia Melonjak 120 Persen, Tembus Rp 73,8 Triliun per September 2025

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Aktivitas perdagangan derivatif aset kripto di Indonesia menunjukkan pertumbuhan pesat sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data Bursa Kripto CFX, total nilai transaksi derivatif kripto hingga September 2025 mencapai Rp 73,8 triliun, atau melonjak 120 persen dibandingkan periode kuartal II 2025 yang tercatat sebesar Rp 33,54 triliun.

Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap produk turunan aset digital di tengah volatilitas pasar global. Seiring dengan itu, ekosistem kripto nasional dinilai semakin matang berkat hadirnya platform lokal yang menghadirkan fitur dan perlindungan risiko yang lebih baik bagi pengguna.

Dari total transaksi tersebut, terdapat 192 kontrak derivatif kripto yang aktif diperdagangkan. Lima kontrak paling populer di pasar adalah BTCUSDT-PERP, ETHUSDT-PERP, SOLUSDT-PERP, PEPEUSDT-PERP, dan XRPUSDT-PERP. Kelima aset tersebut menjadi pilihan utama trader karena memiliki likuiditas tinggi dan pergerakan harga yang dinamis.

Salah satu pelaku industri kripto di Indonesia, PT Pintu Kemana Saja (Pintu), mencatat pertumbuhan signifikan di segmen derivatif kripto. Pada kuartal III 2025, volume transaksi Pintu Futures naik 200 persen, sementara jumlah pengguna baru dan aktif meningkat 20 persen.

Menurut Head of Product Marketing Pintu, Iskandar Mohammad, peningkatan ini didorong oleh peluncuran dua fitur baru, yakni Adjustable Leverage dan Initial Margin Buffer, yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman dan keamanan pengguna dalam melakukan trading derivatif kripto.

“Kami selalu mendengarkan masukan dari pengguna Pintu Futures dan kini kami hadirkan dua fitur penting — Adjustable Leverage untuk fleksibilitas strategi, serta Initial Margin Buffer untuk mengurangi risiko likuidasi,” ujar Iskandar dalam keterangan tertulis, Minggu (26/10).

Fitur Adjustable Leverage memungkinkan trader mengatur leverage hingga 25 kali lipat, memberikan kendali penuh untuk menyesuaikan strategi dengan profil risiko masing-masing.

Sementara itu, Initial Margin Buffer berfungsi untuk mengunci margin tambahan secara otomatis, sehingga dapat meminimalkan kemungkinan likuidasi mendadak saat pasar bergerak ekstrem. Selain dua fitur tersebut, Pintu Futures juga dilengkapi dengan Take Profit/Stop Loss (TP/SL), indikator margin, price protection, dan stop order fitur yang umum digunakan dalam platform profesional untuk menjaga keamanan dan efisiensi transaksi.

Lonjakan transaksi derivatif ini menjadi sinyal bahwa minat investor Indonesia terhadap instrumen turunan kripto terus meningkat, terutama setelah adanya regulasi dan pengawasan lebih jelas dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan Bursa Kripto CFX.

Kendati demikian, Iskandar menegaskan bahwa perdagangan derivatif kripto memiliki risiko tinggi dan tidak cocok bagi semua investor.

“Kami selalu mengingatkan bahwa derivatif kripto bersifat kompleks dan berisiko. Penting bagi pengguna untuk memahami manajemen risiko dan hanya menggunakan dana yang siap untuk rugi,” jelasnya.

Pertumbuhan pasar derivatif kripto di Indonesia juga mencerminkan semakin besarnya peran ekonomi digital dalam mendorong inovasi finansial. Dengan volume mencapai Rp 73,8 triliun, sektor ini berpotensi memberikan kontribusi signifikan terhadap transaksi digital nasional dan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pasar kripto terbesar di Asia Tenggara.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Industri Tekstil RI Masih Tertekan, Menperin Ungkap Dampak Impor Bahan Baku dan Geopolitik Global

    Industri Tekstil RI Masih Tertekan, Menperin Ungkap Dampak Impor Bahan Baku dan Geopolitik Global

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional masih menghadapi tekanan berat di tengah dinamika global. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, tantangan utama berasal dari ketergantungan bahan baku impor serta disrupsi rantai pasok global. Menurutnya, ketergantungan terhadap bahan baku impor membuat industri tekstil nasional rentan terhadap gangguan pasokan. Selain itu, perubahan permintaan pasar […]

  • Ini Cara Mengecek Notaris dan PPAT Bodong atau Tidak

    Ini Cara Mengecek Notaris dan PPAT Bodong atau Tidak

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mayoritas masyarakat berpikir notaris maupun Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) adalah satu profesi yang sama. Memang, keduanya berhubungan dengan pembuatan akta pertanahan, namun memiliki perbedaan dari tugas maupun wewenangnya. PPAT merupakan pejabat umum yang secara khusus diberi kewenangan membuat akta otentik mengenai perbuatan hukum tertentu yang berkaitan dengan tanah dan bangunan. Dasar hukumnya […]

  • Krakatau Steel Pangkas Utang Restrukturisasi hingga 12,5%, Dapat Keringanan 80% dari Bank Swasta

    Krakatau Steel Pangkas Utang Restrukturisasi hingga 12,5%, Dapat Keringanan 80% dari Bank Swasta

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Emiten baja pelat merah PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) berhasil menyelesaikan kewajiban utang restrukturisasi lebih cepat dengan mendapatkan keringanan pokok hingga 80 persen dari empat bank swasta. Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), KRAS menyampaikan bahwa pada 30 September 2025 perusahaan telah memperoleh persetujuan tertulis dari seluruh bank restrukturisasi untuk melakukan […]

  • Obligasi dan Sukuk RATU Laris Manis, Oversubscribed 6,8 Kali hingga Rp5,46 Triliun

    Obligasi dan Sukuk RATU Laris Manis, Oversubscribed 6,8 Kali hingga Rp5,46 Triliun

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) mencatatkan minat investor yang tinggi dalam penerbitan obligasi dan sukuk tahun 2026. Instrumen ini mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribed hingga 6,8 kali dari target awal. Berdasarkan keterangan resmi perseroan, total permintaan investor dalam masa bookbuilding mencapai Rp5,46 triliun. Angka ini jauh melampaui target penghimpunan dana sebesar Rp800 […]

  • 5 Fakta Kekalahan An Se Young di Final All England 2026

    5 Fakta Kekalahan An Se Young di Final All England 2026

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pebulu tangkis Korea Selatan, An Se Young, harus puas menjadi runner-up pada turnamen All England 2026 setelah kalah dari wakil China, Wang Zhiyi, di partai final. Pertandingan final yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Minggu (8/3/2026), mengakhiri dominasi panjang An Se Young di sejumlah turnamen BWF World Tour. Kekalahan tersebut juga menghadirkan […]

  • BKN: Regulasi Kriminogenik dan Viktimogenik Ancam Hak Masyarakat dan Picu Korupsi Birokrasi

    BKN: Regulasi Kriminogenik dan Viktimogenik Ancam Hak Masyarakat dan Picu Korupsi Birokrasi

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menilai tantangan utama reformasi birokrasi di Indonesia tidak hanya terletak pada percepatan digitalisasi, tetapi juga pada kualitas regulasi yang dihasilkan pemerintah. Regulasi yang keliru dinilai berpotensi menjadi sumber kejahatan birokrasi sekaligus merugikan hak kesejahteraan masyarakat. Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, kebijakan publik yang bersifat kriminogenik dan viktimogenik harus […]

expand_less