Sabtu, 7 Nov 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Menguat Jadi Rp16.710 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Menguat Jadi Rp16.710 per Dolar AS Pagi Ini

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Tren positif diperlihatkan rupiah pagi ini. Rupiah dibuka bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan, Jumat (19/12/2025). Rupiah menguat 13 poin atau 0,08 persen menjadi Rp16.710 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.723 per dolar AS.

Sementara itu, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Di mana, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,11%.

Berikutnya ada dolar Taiwan yang terkerek 0,05% dan peso Filipina naik 0,02%. Disusul, yuan China yang menguat tipis 0,004%.

Sementara itu, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,32%.

Kemudian ada yen Jepang yang tertekan 0,12% dan baht Thailand yang terkoreksi 0,08%. Lalu ada dolar Singapura yang turun 0,05%.

Diikuti, dolar Hongkong yang melemah tipis 0,005% terhadap the greenback di pagi ini. Adapun indeks dolar AS menguat 0,03% ke level 98,45.

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova memperkirakan kurs rupiah menguat seiring data inflasi AS lebih lemah dari perkiraan.

“Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan menguat di kisaran Rp16.680-Rp16.730 dipengaruhi oleh sentimen global data inflasi AS yang lebih lemah dari perkiraan,” ucapnya dikutip dari Antara, Jumat (19/12/2025).

Mengutip Anadolu, tercatat Consumer Price Index (CPI) tahunan AS sebesar 2,7 persen pada bulan November 2025 atau lebih rendah dari proyeksi pasar 3,1 persen dan turun dari 3 persen pada bulan September 2025.

Adapun tingkat inflasi bulanan adalah 0,2 persen pada bulan November, turun dari 0,3 persen pada bulan September. Pada bulan Oktober, data inflasi tidak dirilis karena penutupan pemerintah federal.

Menurut Rully, pelemahan inflasi AS menguatkan kembali harapan penurunan bunga oleh Federal Reserve pada Januari 2026.

“Angka tersebut belum sepenuhnya meyakinkan The Fed karena ada jeda penarikan data oleh pemerintah AS akibat shutdown (penutupan pemerintahan AS). Jadi, The Fed butuh data inflasi Desember, namun pelaku pasar sudah yakin The Fed akan menurunkan bunga tiga kali tahun depan, termasuk penurunan di awal tahun,” ungkap dia.

Meninjau sentimen domestik, keputusan Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga tetap berada di level 4,75 persen, menambah kekhawatiran terhadap laju pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Mengacu pada target pertumbuhan ekonomi Indonesia, sebaiknya suku bunga diupayakan serendah mungkin. Namun, ada kepentingan BI menjaga stabilitas rupiah,” ujar Rully.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perak Antam Kembali Menguat, Sentuh Level Segini

    Perak Antam Kembali Menguat, Sentuh Level Segini

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam kembali melesat. Kenaikan harga perak Antam ini berlawanan dengan harga emas Antam tetapi sejalan dengan harga perak dunia. Berdasarkan data dari laman logam mulia pada Kamis (16/4/2026), harga perak Antam naik Rp 300. Kini, harga perak Antam dibanderol Rp50.600 dari perdagangan sebelumnya Rp50.300. Antam menawarkan perak batangan 250 gram, […]

  • Pantauan Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi, Cabai Merah dan Rawit Turun

    Pantauan Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi, Cabai Merah dan Rawit Turun

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Kamis (15/1/2026). Berdasarkan data pembaruan terakhir, mayoritas komoditas pangan tidak mengalami perubahan harga signifikan, sementara beberapa jenis cabai justru mengalami penurunan. Penurunan harga tercatat pada komoditas cabai. Cabai merah besar turun sebesar 16,67 persen menjadi Rp 20.000 per kilogram. […]

  • Harga Elpiji 3 Kg di Nunukan Tembus Rp 80.000, Warga Keluhkan Penjualan di Atas HET

    Harga Elpiji 3 Kg di Nunukan Tembus Rp 80.000, Warga Keluhkan Penjualan di Atas HET

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga elpiji subsidi 3 kilogram atau gas melon di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, melonjak hingga Rp 80.000 per tabung di tingkat pengecer. Lonjakan harga tersebut jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah sebesar Rp 30.000 per tabung di tingkat pangkalan. Kondisi ini memicu keluhan warga yang merasa terbebani dengan harga […]

  • Utang Jatuh Tempo Rp 833,9 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Fiskal Berat

    Utang Jatuh Tempo Rp 833,9 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Fiskal Berat

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia menghadapi tekanan fiskal yang kian berat pada 2026 seiring besarnya utang jatuh tempo yang mencapai Rp 833,9 triliun. Nilai tersebut menjadi yang tertinggi dalam satu dekade terakhir dan menandai fase krusial dalam pengelolaan keuangan negara. Laporan Analisis Kritis Keberlanjutan Utang Indonesia 2026 yang disusun oleh Institute for Strategic and Economic Action […]

  • Kualitas Udara Jambi Memburuk, Asap Karhutla Mulai Ancam Aktivitas Ekonomi

    Kualitas Udara Jambi Memburuk, Asap Karhutla Mulai Ancam Aktivitas Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi belum sepenuhnya terkendali. Memasuki pertengahan Agustus 2026, dampaknya mulai terasa pada kualitas udara. Kondisi ini tak hanya menjadi persoalan lingkungan dan kesehatan, tetapi juga berpotensi menekan aktivitas ekonomi masyarakat. Data terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan kualitas udara di sejumlah wilayah Jambi sempat […]

  • Transaksi Derivatif Kripto Indonesia Melonjak 120 Persen, Tembus Rp 73,8 Triliun per September 2025

    Transaksi Derivatif Kripto Indonesia Melonjak 120 Persen, Tembus Rp 73,8 Triliun per September 2025

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Aktivitas perdagangan derivatif aset kripto di Indonesia menunjukkan pertumbuhan pesat sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data Bursa Kripto CFX, total nilai transaksi derivatif kripto hingga September 2025 mencapai Rp 73,8 triliun, atau melonjak 120 persen dibandingkan periode kuartal II 2025 yang tercatat sebesar Rp 33,54 triliun. Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap produk […]

expand_less