Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Hilirisasi & Industrialisasi Dinilai Tidak Sinkron, Lapangan Kerja Tak Bertambah

Hilirisasi & Industrialisasi Dinilai Tidak Sinkron, Lapangan Kerja Tak Bertambah

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Program hilirisasi dan industrialisasi yang digenjot pemerintah dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap pembukaan lapangan kerja di Indonesia. Padahal, proyek hilirisasi yang berjalan saat ini didukung investasi jumbo, terutama dari sektor mineral dan batu bara. Pemerintah menargetkan penyelesaian prastudi kelayakan 18 proyek hilirisasi dengan nilai investasi mendekati Rp600 triliun pada 2025. Komitmen ini ditegaskan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas bersama jajaran menterinya pada 6 November 2025.

Menurut DataIndonesia, sektor minerba menjadi penyerap investasi terbesar dengan nilai mencapai Rp321,8 triliun, disusul ketahanan energi sebesar Rp232 triliun dan transisi energi Rp40 triliun. Sementara itu, sektor pertanian justru menjadi yang terkecil dengan potensi investasi hanya Rp7,11 triliun.

Dari sisi realisasi, industri logam mencatat investasi terbesar pada kuartal III/2025, yakni Rp62,02 triliun, diikuti sektor pertambangan sebesar Rp55,87 triliun. Namun, tingginya investasi tersebut belum berdampak besar terhadap industri pendukung, khususnya kendaraan listrik, karena perbedaan teknologi baterai yang digunakan produsen global.

Hingga kuartal III/2025, penyerapan tenaga kerja manufaktur tercatat 696.478 orang, naik tipis dibandingkan 2024. Namun, sektor dengan investasi terbesar justru memiliki kontribusi tenaga kerja paling kecil.

Pada 2024, industri makanan dan industri tekstil menjadi penyerap tenaga kerja terbanyak, masing-masing 4% dan 2%. Sebaliknya, industri logam dasar hanya menyumbang 0,16% tenaga kerja, dan industri pengolahan batu bara hanya 0,03%.

Kondisi ini menunjukkan bahwa hilirisasi saat ini lebih bersifat padat modal dibanding padat karya, sehingga peranannya dalam menciptakan lapangan kerja masih terbatas.

Meski hilirisasi digadang-gadang sebagai motor industrialisasi, kontribusi sektor manufaktur terhadap PDB justru terus menurun. Pada kuartal II/2025, kontribusinya hanya 18,67%, jauh di bawah era awal 2000-an yang dapat mencapai 30%.

Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur Indonesia juga fluktuatif. Pada Oktober 2025, PMI berada di level 51,2 poin, lebih rendah dibanding Thailand (56,6 poin) dan Vietnam (54,5 poin).

Pengamat menilai bahwa hilirisasi dan industrialisasi di Indonesia belum terhubung secara optimal. Hilirisasi hanya menjadi proses pengolahan bahan mentah, namun belum sepenuhnya mendorong pertumbuhan industri manufaktur yang kuat dan menyerap tenaga kerja besar.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desain Imut! Changan Lumin Siap Meluncur di Indonesia

    Desain Imut! Changan Lumin Siap Meluncur di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar mobil listrik di Indonesia semakin semarak. Pabrikan otomotif asal Tiongkok, Changan Automobile resmi memasuki pasar Indonesia. Rencananya ditandai dengan peluncuran dua mobil listrik terbaru di ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, yang digelar di ICE BSD City, Tangerang, pada 21–30 November 2025. Kehadiran Changan menjadi babak baru bagi industri otomotif nasional […]

  • BPS: Batang Hari Miliki Peserta BPJS PBI Tertinggi, Kota Jambi Dominasi BPJS Non-PBI pada 2025

    BPS: Batang Hari Miliki Peserta BPJS PBI Tertinggi, Kota Jambi Dominasi BPJS Non-PBI pada 2025

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perbedaan pola kepesertaan jaminan kesehatan di setiap kabupaten dan kota di Provinsi Jambi sepanjang 2025. Data yang bersumber dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tersebut menunjukkan Batang Hari menjadi daerah dengan persentase peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) tertinggi, sementara Kota Jambi mendominasi kepesertaan BPJS Kesehatan Non-PBI. […]

  • Dony Oskaria Dorong Karyawan BUMN Aktif Sosialisasikan Kebijakan Pemerintah

    Dony Oskaria Dorong Karyawan BUMN Aktif Sosialisasikan Kebijakan Pemerintah

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Peran badan usaha milik negara (BUMN) didorong semakin strategis, tidak hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan seluruh karyawan BUMN harus aktif menjelaskan arah dan tujuan kebijakan pemerintah di tengah meningkatnya dinamika informasi publik. “Kita adalah bagian dari […]

  • Kerinci Hanya Terima Rp12 Miliar Investasi, Tapi Ekonominya Tetap Tumbuh 4,32 Persen

    Kerinci Hanya Terima Rp12 Miliar Investasi, Tapi Ekonominya Tetap Tumbuh 4,32 Persen

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabupaten Kerinci mencatat realisasi investasi sekitar Rp12 miliar hingga Triwulan II 2026, menjadi yang terendah dalam rekap investasi kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Meski demikian, ekonomi Kerinci tetap tumbuh 4,32 persen secara tahunan (yoy) pada Triwulan I 2026. Pada periode yang sama, Kerinci menyumbang 4,51 persen terhadap distribusi PDRB Provinsi Jambi. Angka ini menunjukkan […]

  • Nilai Ekspor dan Impor Provinsi Jambi pada November 2025 Turun

    Nilai Ekspor dan Impor Provinsi Jambi pada November 2025 Turun

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai ekspor impor Provinsi Jambi pada November 2025 mengalami penurunan. Secara persentase, penurunan nilai impor sangat besar yakni mencapai 62,27 persen dibanding bulan Oktober 2025. Adapun penurunan nilai ekspor di angka 5,48 persen. Kepala BPS Provinsi Jambi Agus Sudibyo dalam rilis BPS, Senin (5/1/2026) menyampaikan pada Oktober 2025, nilai ekspor asal Provinsi Jambi […]

  • Karhutla Intai Sumatera, Polisi Tangkap 21 Tersangka di Jambi dan Riau

    Karhutla Intai Sumatera, Polisi Tangkap 21 Tersangka di Jambi dan Riau

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali membayangi wilayah Pulau Sumatera pada awal 2026. Aparat kepolisian dari Polda Jambi dan Polda Riau bergerak melakukan penindakan terhadap pelaku pembakaran lahan. Sepanjang periode awal tahun ini, Polda Riau telah mengamankan 17 tersangka kasus karhutla. Sementara itu, di wilayah Provinsi Jambi, aparat kepolisian menangkap empat tersangka […]

expand_less