Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi USD 149,9 Miliar

Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi USD 149,9 Miliar

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2025 mencapai USD 149,9 miliar, naik dibandingkan September 2025 yang sebesar USD 148,7 miliar. Kenaikan cadangan devisa ini menunjukkan ketahanan ekonomi nasional yang masih kuat, di tengah tekanan ketidakpastian global dan fluktuasi nilai tukar rupiah.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa peningkatan cadangan devisa antara lain berasal dari:

  • Penerbitan global bond oleh pemerintah,
  • Penerimaan pajak, dan
  • Penerimaan jasa dari berbagai sektor.

“Kenaikan ini terjadi di tengah kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah yang dilakukan Bank Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi,” ujar Denny dalam keterangan tertulis, Jumat (7/11/2025).

Bank Indonesia menegaskan, posisi cadangan devisa saat ini setara dengan pembiayaan 6,2 bulan impor, atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angka ini jauh di atas standar kecukupan internasional, yaitu sekitar 3 bulan impor.

Dengan level tersebut, BI menilai cadangan devisa cukup untuk menjaga stabilitas makroekonomi, memperkuat sistem keuangan, serta mendukung pembiayaan pembangunan nasional.

Bank Indonesia optimistis ketahanan sektor eksternal Indonesia akan tetap kuat. Hal ini didukung oleh:

  • Prospek ekspor yang masih terjaga,
  • Arus masuk penanaman modal asing (PMA) yang diperkirakan terus berlanjut, dan
  • Persepsi positif investor global terhadap prospek ekonomi domestik.

“Sinergi antara Bank Indonesia dan pemerintah akan terus diperkuat guna menjaga stabilitas perekonomian dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tambah Denny.

Selain menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, BI juga terus berupaya menjaga kepercayaan pasar melalui kebijakan moneter yang adaptif, termasuk pengelolaan suku bunga dan instrumen likuiditas.

Langkah-langkah ini diharapkan mampu meredam dampak eksternal, terutama dari pergerakan suku bunga global, fluktuasi harga komoditas, dan arus modal asing.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Dua Desa di Kerinci Bertahun-tahun Hidup Tanpa Listrik, PLN Terkendala Izin Hutan Lindung

    Warga Dua Desa di Kerinci Bertahun-tahun Hidup Tanpa Listrik, PLN Terkendala Izin Hutan Lindung

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Puluhan kepala keluarga di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, hingga kini masih hidup tanpa penerangan listrik dari PLN. Dua desa yang terdampak yakni Desa Trans Bermas di Kecamatan Siulak dan Desa Masgo di Kecamatan Gunung Raya, dua wilayah yang dikenal subur dan menjadi salah satu sentra pertanian di daerah tersebut. Meski menjadi lumbung pangan, […]

  • KAI Purwokerto Batalkan Sementara Sejumlah Perjalanan KA Tujuan Jakarta Imbas Gangguan di Bekasi

    KAI Purwokerto Batalkan Sementara Sejumlah Perjalanan KA Tujuan Jakarta Imbas Gangguan di Bekasi

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto membatalkan sementara sejumlah perjalanan kereta api (KA) tujuan Jakarta untuk keberangkatan Minggu, 26 Oktober 2025, sebagai dampak lanjutan dari gangguan operasional di wilayah Daop 1 Jakarta yang terjadi pada Sabtu (25/10). Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Krisbiyantoro menyampaikan permohonan maaf kepada para […]

  • Rupiah Melemah Pagi Ini, Kini Dilevel Rp16.673 per Dolar AS

    Rupiah Melemah Pagi Ini, Kini Dilevel Rp16.673 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (16/12/2025). Rupiah tercatat melemah 6 poin atau sekitar 0,04 persen ke level Rp16.673 per dolar AS. Angka tersebut menunjukkan pelemahan tipis dibandingkan posisi sebelumnya yang berada di level Rp16.667 per dolar AS. Meski pergerakannya tidak terlalu besar, arah […]

  • Rupiah Tertekan Lagi, Kini Rp16.928 per Dolar AS

    Rupiah Tertekan Lagi, Kini Rp16.928 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah tertekan lagi. Pada perdagangan pagi ini rupiah sentuh Rp16.928 per dolar AS. Hal ini akibat ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah yang masih membayangi pasar keuangan global. Mengutip dari Antara, Jumat (27/3/2026), mata uang Indonesia bergerak melemah 14 poin atau 0,14 persen menjadi Rp16.928 per dolar AS dari penutupan sebelumnya, Kamis (26/3/2026), tercatat […]

  • Dari Remaja hingga Lansia 101 Tahun, Ini Potret Jemaah Haji Aceh 2026

    Dari Remaja hingga Lansia 101 Tahun, Ini Potret Jemaah Haji Aceh 2026

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jemaah haji asal Aceh tahun 2026 mencatat rentang usia yang mencolok. Calon jemaah tertua berusia 101 tahun, sementara yang termuda baru menginjak usia 15 tahun. Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Aceh, Arijal, mengungkapkan bahwa jemaah tertua bernama Ramlah, berasal dari Kota Langsa dan tergabung dalam kloter 4. Sementara […]

  • Terungkap, Pedagang Pasar Tanah Abang Dapat Pasokan Air Zamzam dari Jamaah Umrah hingga Importir

    Terungkap, Pedagang Pasar Tanah Abang Dapat Pasokan Air Zamzam dari Jamaah Umrah hingga Importir

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penjualan air Zamzam di Pasar Tanah Abang kembali menjadi sorotan. Sejumlah pedagang mengungkapkan jalur distribusi air Zamzam dari Arab Saudi ke Indonesia, di tengah pembatasan ekspor yang diberlakukan pemerintah setempat. Berdasarkan penelusuran di lokasi, air Zamzam yang dijual di pasar tersebut berasal dari berbagai sumber, mulai dari jamaah umrah, importir khusus, hingga awak […]

expand_less