Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi USD 149,9 Miliar

Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi USD 149,9 Miliar

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2025 mencapai USD 149,9 miliar, naik dibandingkan September 2025 yang sebesar USD 148,7 miliar. Kenaikan cadangan devisa ini menunjukkan ketahanan ekonomi nasional yang masih kuat, di tengah tekanan ketidakpastian global dan fluktuasi nilai tukar rupiah.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa peningkatan cadangan devisa antara lain berasal dari:

  • Penerbitan global bond oleh pemerintah,
  • Penerimaan pajak, dan
  • Penerimaan jasa dari berbagai sektor.

“Kenaikan ini terjadi di tengah kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah yang dilakukan Bank Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi,” ujar Denny dalam keterangan tertulis, Jumat (7/11/2025).

Bank Indonesia menegaskan, posisi cadangan devisa saat ini setara dengan pembiayaan 6,2 bulan impor, atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angka ini jauh di atas standar kecukupan internasional, yaitu sekitar 3 bulan impor.

Dengan level tersebut, BI menilai cadangan devisa cukup untuk menjaga stabilitas makroekonomi, memperkuat sistem keuangan, serta mendukung pembiayaan pembangunan nasional.

Bank Indonesia optimistis ketahanan sektor eksternal Indonesia akan tetap kuat. Hal ini didukung oleh:

  • Prospek ekspor yang masih terjaga,
  • Arus masuk penanaman modal asing (PMA) yang diperkirakan terus berlanjut, dan
  • Persepsi positif investor global terhadap prospek ekonomi domestik.

“Sinergi antara Bank Indonesia dan pemerintah akan terus diperkuat guna menjaga stabilitas perekonomian dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tambah Denny.

Selain menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, BI juga terus berupaya menjaga kepercayaan pasar melalui kebijakan moneter yang adaptif, termasuk pengelolaan suku bunga dan instrumen likuiditas.

Langkah-langkah ini diharapkan mampu meredam dampak eksternal, terutama dari pergerakan suku bunga global, fluktuasi harga komoditas, dan arus modal asing.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Izin Impor BBM SPBU Swasta Berlaku Enam Bulan, Shell Masih Dievaluasi

    Izin Impor BBM SPBU Swasta Berlaku Enam Bulan, Shell Masih Dievaluasi

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan izin impor bahan bakar minyak (BBM) bagi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta berlaku untuk jangka waktu enam bulan. Kebijakan tersebut diberlakukan untuk memberikan kepastian pasokan sekaligus ruang evaluasi terhadap dinamika konsumsi BBM nasional. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, […]

  • Puasa Ramadan 2026 di Arab Saudi Diperkirakan Mulai 19 Februari

    Puasa Ramadan 2026 di Arab Saudi Diperkirakan Mulai 19 Februari

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Umat Islam di Arab Saudi diperkirakan akan memulai ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah pada Kamis, 19 Februari 2026. Perkiraan tersebut didasarkan pada perhitungan astronomi yang dilakukan Departemen Astronomi dan Ilmu Antariksa Universitas King Abdulaziz. Departemen tersebut menyebutkan awal Ramadan kemungkinan jatuh pada 19 Februari, berdasarkan perhitungan fase bulan dan parameter astronomi tertentu. Meski […]

  • Update Harga Emas Antam Hari Ini: Naik Rp31 Ribu, Tembus Rp2,67 Juta

    Update Harga Emas Antam Hari Ini: Naik Rp31 Ribu, Tembus Rp2,67 Juta

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam kembali melanjutkan tren penguatan. Setelah menguat Rp15 ribu sehari sebelumnya, harga emas Antam kembali melesat Rp31 ribu pada perdagangan Jumat (4/9/2026). Kenaikan beruntun itu membuat harga emas Antam semakin dekat dengan level psikologis Rp2,7 juta per gram. Mengutip laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam hari ini dipatok Rp2.670.000 […]

  • Harga Perak Antam Melemah Jadi Rp 26.200 per Gram

    Harga Perak Antam Melemah Jadi Rp 26.200 per Gram

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali melemah pada awal pekan Senin (27/10/2025). Mengutip Investor, harga perak Antam melemah Rp 150 menjadi Rp 26.200 per gram dari harga sebelumnya Rp 26.350 per gram. Harga dasar perak Antam (ANTM) murni dengan berat 250 gram hari ini dipatok Rp 5.800.000, dengan harga […]

  • Update Sembako Angso Duo: Cabai Naik 16,67%, Bawang Turun

    Update Sembako Angso Duo: Cabai Naik 16,67%, Bawang Turun

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada 13 April 2026 terpantau relatif stabil. Namun, sejumlah komoditas strategis seperti cabai mengalami kenaikan, sementara harga bawang justru menunjukkan tren penurunan. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai merah. Harga cabai merah besar dan cabai merah […]

  • Prabowo Jamin Nelayan Dapat Kelonggaran Kredit 10-12 Tahun dalam Program Kampung Nelayan Merah Putih

    Prabowo Jamin Nelayan Dapat Kelonggaran Kredit 10-12 Tahun dalam Program Kampung Nelayan Merah Putih

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto menjamin nelayan akan memperoleh kelonggaran tenor kredit lebih dari 10 tahun dalam program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Jumat (13/2/2026). Ia menegaskan, kebijakan itu diberikan agar beban pengembalian investasi tidak memberatkan nelayan yang tergabung dalam koperasi pengelola program. […]

expand_less