Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Kilang Balikpapan Kini Produksi Propylene, Perkuat Ketahanan Industri Petrokimia 

Kilang Balikpapan Kini Produksi Propylene, Perkuat Ketahanan Industri Petrokimia 

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kilang Pertamina Internasional (KPI) terus memperkuat posisi Indonesia dalam industri petrokimia nasional. Melalui proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, fasilitas Kilang Balikpapan kini resmi mampu memproduksi propylene, salah satu bahan baku utama industri plastik, tekstil, hingga produk kimia.

Pjs Corporate Secretary KPI Milla Suciyani menjelaskan bahwa sebelum proyek RDMP dijalankan, Kilang Balikpapan belum memiliki kemampuan memproduksi petrokimia. Namun setelah pengembangan dilakukan, kilang tersebut kini dapat menghasilkan propylene dan sulfur sebagai produk unggulan.

“Melalui proyek RDMP Balikpapan ini, kilang akan mampu menghasilkan produk petrokimia berupa propylene dan sulfur,” ujar Milla, Kamis (12/12/2025).

Total produksi petrokimia dari kilang tersebut ditargetkan mencapai 283 ribu ton per tahun, dengan 225 ribu ton di antaranya merupakan propylene, sementara sisanya sulfur.

Produk propylene dari Kilang Balikpapan dihasilkan melalui Unit Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC), yang menjadi unit utama dalam proyek RDMP.

Untuk mendukung manajemen inventori, KPI juga membangun delapan tangki berbentuk bola guna menyimpan produk propylene yang berbentuk gas.

Milla menjelaskan bahwa kebutuhan propylene dalam negeri terus meningkat, terutama untuk industri plastik dan tekstil. Karena itu, kemampuan untuk memproduksi propylene secara mandiri menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan industri nasional.

Propylene hasil RDMP Balikpapan nantinya akan dimanfaatkan sebagai bahan baku di kilang Polytama Propindo di Balongan, Indramayu. Polytama merupakan produsen polypropylene (PP), salah satu jenis plastik yang paling banyak digunakan dalam kemasan makanan, otomotif, hingga rumah tangga.

Dengan beroperasinya RDMP Balikpapan, Indonesia diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor petrokimia dan memperkuat rantai pasok industri dalam negeri.

“Penambahan produksi ini tentunya akan membantu mengurangi impor produk petrokimia yang masih cukup besar,” tutup Milla.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • China Dukung Restrukturisasi Utang Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung

    China Dukung Restrukturisasi Utang Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah China menegaskan komitmennya untuk terus mendukung keberlanjutan proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh, di tengah rencana Indonesia merestrukturisasi utang proyek tersebut. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Guo Jiakun, dalam konferensi pers di Beijing (23/10), menyatakan bahwa proyek kerja sama strategis kedua negara itu berjalan baik sejak diresmikan dua tahun lalu. […]

  • NATO Tembak Jatuh Rudal Iran yang Nyaris Masuk Wilayah Udara Turki

    NATO Tembak Jatuh Rudal Iran yang Nyaris Masuk Wilayah Udara Turki

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sistem pertahanan udara North Atlantic Treaty Organization (NATO) menembak jatuh rudal balistik yang diluncurkan Iran dan bergerak menuju wilayah udara Turki, Rabu, 4 Maret 2026. Kementerian Pertahanan Turki menyatakan rudal itu melintas di atas Irak dan Suriah sebelum dihancurkan sistem pertahanan NATO di kawasan Laut Mediterania bagian timur. Tidak ada laporan korban akibat […]

  • Gaji Karyawan 9 Sektor Naik 2025

    Gaji Karyawan 9 Sektor Naik 2025

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata upah buruh nasional tetap Rp 3,33 juta pada November 2025, sama dengan Agustus 2025. Meski demikian, terdapat sembilan sektor usaha yang memberikan gaji lebih tinggi dari rata-rata nasional. Upah tertinggi ada pada Informasi dan Komunikasi sebesar Rp 5,17 juta, diikuti Aktivitas Keuangan dan Asuransi Rp 4,97 juta, […]

  • Emas Pegadaian Kompak Terkoreksi! Lebih Murah? Cek Disini

    Emas Pegadaian Kompak Terkoreksi! Lebih Murah? Cek Disini

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang dipasarkan melalui Pegadaian kompak mengalami koreksi pada Kamis (30/4/2026). Penurunan terjadi pada tiga produk utama, yakni Antam, UBS, dan Galeri24. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Sahabat Pegadaian, harga emas UBS turun menjadi Rp2.792.000 per gram. Sementara itu, emas Antam berada di level Rp2.896.000 per gram, dan Galeri24 turun […]

  • Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Talang Banjar Tembus Rp60.000 per Kg

    Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Talang Banjar Tembus Rp60.000 per Kg

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Rakyat Talang Banjar terpantau relatif stabil pada Selasa (21/4/2026). Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, mayoritas komoditas tidak mengalami perubahan harga signifikan meskipun beberapa bahan pangan masih berada di level cukup tinggi. Untuk komoditas beras, harga beras medium seperti Beras Belido dan Beras Naruto […]

  • OJK Jambi Pastikan Dana Nasabah Bank Jambi Dikembalikan

    OJK Jambi Pastikan Dana Nasabah Bank Jambi Dikembalikan

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNSI.COM – Isu gangguan layanan di Bank Jambi mendapat perhatian serius dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jambi. OJK mengungkapkan bahwa permasalahan yang terjadi diduga berkaitan dengan insiden siber, namun memastikan dana nasabah tetap aman dan akan dikembalikan. Kepala OJK Jambi, Yan Iswara Rosya, meminta masyarakat tidak panik menyikapi situasi tersebut. Ia menegaskan bahwa manajemen Bank […]

expand_less