Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Properti » Ternyata Ini Penyebab Jalan Aspal di Indonesia Cepat Rusak Tiap Musim Hujan

Ternyata Ini Penyebab Jalan Aspal di Indonesia Cepat Rusak Tiap Musim Hujan

  • account_circle -
  • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Setiap memasuki musim hujan, kondisi jalan di berbagai daerah di Indonesia kerap berubah drastis. Jalan yang semula mulus tiba-tiba dipenuhi lubang, retak, hingga bergelombang.

Bahkan, jalan yang baru beberapa hari sebelumnya masih sangat mulus, tiba-tiba jadi kubangan air. Tak sedikit pengendara yang akhirnya harus ekstra hati-hati agar tidak mengalami kecelakaan. Lalu, mengapa jalan aspal di Indonesia begitu mudah rusak saat sering diguyur hujan?

Dilansir Kompas.com, Dosen Teknik Sipil Universitas Tangerang Raya (Untara), Riski Wahyudi, mengatakan penyebabnya sangat klasik. Salah satunya adalah tidak adanya saluran air (drainase) yang memadai.

Ia memberitahu bahwa air merupakan musuh utama jalan dengan perkerasan aspal.

“Sehingga air hujan yang tidak diatur dengan sistem drainase yang baik, akan mengakibatkan terjadinya genangan pada jalan,” ujar Riski, Rabu (10/12/2025).

Ketika air hujan tidak mengalir dengan baik, sambungnya, air akan meresap ke dalam pori-pori lapisan jalan. Bahkan terperangkap di antara aspal dan tanah di bawahnya. Kondisi tersebut membuat aspal mengembang, retak, lalu terangkat ketika dilintasi kendaraan berat.

Akhirnya, jalan berubah bergelombang bahkan menjadi berlubang dengan kedalaman yang menganga. Menurutnya, meski kualitas hotmix (aspal dan agregat) sangat bagus dan sudah memenuhi standar, jalan yang baru dibangun tetap akan mudah rusak bila tergenang air.

“Walaupun aspal didesain kedap air, air yang masuk melalui celah-celah retakan pada aspal akan merusak struktur lapis perkerasan jalan di bawahnya,” jelas Riski yang juga lama berkecimpung di perusahaan konstruksi jalan raya.

“Berbeda dengan perkerasan beton yang lebih tahan terhadap genangan air,” kata dia lagi.

Jalan rusak di Indonesia yang dimulai dari kerusakan kecil seperti retakan halus seharusnya segera diperbaiki sebelum meluas. Namun sayangnya, perawatan jalan sering kali dilakukan ketika kerusakan sudah parah. Akibatnya, biaya perbaikan membengkak dan kerusakan bertambah setiap kali hujan turun.

Terlebih Indonesia adalah negara dengan curah hujan tinggi, tapi masalah drainase tidak sering diabaikan. Padahal ini adalah penyebab yang sangat klasik jalan rusak di Indonesia.

Diungkapkan Riski, hujan dan drainase memang bukan satu-satunya masalah. Faktor lain yang turut jadi penyebab jalan berlubang di Indonesia antara lain keberadaan truk ODOL, pengerjaan yang tidak sesuai standar, hingga buruknya pengawasan.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua
  • Sumber: Kompas

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Antam Ngedrop Tajam, Simak Rinciannya di Sini

    Harga Emas Antam Ngedrop Tajam, Simak Rinciannya di Sini

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam anjlok Rp30.000 pada perdagangan Senin (30/3/2026). Kondisi ini berbeda dari kemarin yang cenderung stagnan. Mengutip laman logammulia.com, harga emas Antam hari ini dibanderol Rp2.807.000 per gram. Pada perdagangan sebelumnya, harga emas Antam dipatok Rp2.837.000 per gram. Demikian juga harga buyback emas Antam hari ini ikut merosot. Harga buyback emas Antam […]

  • Cabai Merah Turun, Rawit Merah Makin Pedas! Ini Harga Sembako Jambi di Tengah Kabut Asap

    Cabai Merah Turun, Rawit Merah Makin Pedas! Ini Harga Sembako Jambi di Tengah Kabut Asap

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah bahan pangan di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, bergerak beragam pada Jumat (4/9/2026). Di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih melanda sejumlah wilayah Jambi, harga cabai menjadi komoditas yang paling mencuri perhatian. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai merah besar kini […]

  • Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, Galeri24 dan UBS Kompak Naik

    Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, Galeri24 dan UBS Kompak Naik

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian kompak naik. Dikutip laman resmi Sahabat Pegadaian, Rabu (11/2/2026), harga emas UBS kini berada di angka Rp 3.002.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.993.000 per gram. Sedangkan harga buyback UBS sebesar Rp2.798.000 per gram. Untuk harga emas Galeri24 dipatok Rp 2.987.000 per gram dari sebelumnya Rp […]

  • Emas Antam Melonjak Lagi, Kini Dibanderol Rp2,5 Juta

    Emas Antam Melonjak Lagi, Kini Dibanderol Rp2,5 Juta

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam kembali mengkilau. Hari ini emas Antam melonjak Rp27.000 menjadi Rp2.515.000 per gram setelah sebelumnya sempat turun. Sejalan dengan hal itu, buyback (harga beli kembali) juga melejit ke level Rp 2.371.000 per gram. Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 34/PMK.10/2017. Penjualan kembali emas batangan […]

  • IHSG Tancap Gas 1,4%, Didorong Sentimen Global dan Lonjakan Harga Minyak

    IHSG Tancap Gas 1,4%, Didorong Sentimen Global dan Lonjakan Harga Minyak

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Selasa (14/4/2026), seiring sentimen global yang masih mendominasi pergerakan pasar. Pada pembukaan sesi I, IHSG tercatat naik 1,4% atau 105,19 poin ke posisi 7.605,38. Sebanyak 425 saham menguat, 73 melemah, dan 461 lainnya stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp662,6 miliar dengan volume 923,7 juta saham […]

  • Menteri ATR dan Kemen PU Sepakat Satukan Aturan Sempadan Sungai untuk Cegah Banjir dan Sengketa Tanah

    Menteri ATR dan Kemen PU Sepakat Satukan Aturan Sempadan Sungai untuk Cegah Banjir dan Sengketa Tanah

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) sepakat untuk melakukan harmonisasi peraturan tentang sempadan sungai agar tidak terjadi tumpang tindih aturan dan persoalan hukum di lapangan. Menteri ATR/BPN Nusron Wahid mengatakan, langkah ini diambil menyusul banyaknya bangunan berdiri di atas sempadan sungai, waduk, dan danau yang […]

expand_less