Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Buruh Industri Tembakau Dukung  Menkeu Purbaya, Tolak Wacana Kemasan Rokok Polos

Buruh Industri Tembakau Dukung  Menkeu Purbaya, Tolak Wacana Kemasan Rokok Polos

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Serikat pekerja sektor industri hasil tembakau (IHT) menyatakan penolakan terhadap wacana penyeragaman kemasan rokok polos (plain packaging) yang tengah dibahas Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kelompok buruh menilai kebijakan tersebut berpotensi menekan industri rokok legal serta mengancam keberlanjutan lapangan kerja.

Ketua Umum PP FSP RTMM-SPSI, Sudarto AS, mengungkapkan bahwa penerapan kemasan polos dapat berdampak langsung pada penjualan produk legal dan memicu penurunan kinerja sektor padat karya. Menurutnya, jutaan pekerja di industri hasil tembakau bergantung pada stabilitas permintaan pasar.

“Kami sepakat dengan pernyataan Menteri Keuangan Purbaya. Kalau belum bisa membuka lapangan pekerjaan baru, lebih baik tidak membuat kebijakan yang menghambat,” ujar Sudarto dalam keterangan tertulis, Senin (8/12/2025).

Serikat buruh menilai rancangan aturan dalam Permenkes terkait plain packaging berada di luar lingkup kewenangan Kemenkes. Regulasi tersebut dianggap melebihi peran kementerian yang seharusnya fokus pada pengaturan peringatan kesehatan bergambar.

Sudarto menegaskan bahwa kemasan, warna, hingga logo merek merupakan bagian penting dari identitas perusahaan dan termasuk hak kekayaan intelektual (HAKI). Ia menilai kebijakan plain packaging berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan menabrak perlindungan merek dagang.

“Kami dengan tegas menolak rencana penyeragaman warna kemasan rokok. Kemasan bukan sekadar tampilan, tetapi merupakan identitas merek. Rokok adalah produk legal, begitu pula tenaga kerjanya,” katanya.

Wacana plain packaging sebelumnya mendapat respons beragam dari industri. Sejumlah pelaku usaha menyampaikan kekhawatiran terhadap dampak kebijakan terhadap persaingan usaha, penjualan produk legal, hingga potensi meningkatnya rokok ilegal.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agus Gumiwang Ajukan Pemindahan Entry Point Impor ke 3 Pelabuhan Timur

    Agus Gumiwang Ajukan Pemindahan Entry Point Impor ke 3 Pelabuhan Timur

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan akan bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk membahas usulan pemindahan jalur masuk barang impor atau entry point sebagai bagian dari penguatan instrumen non-tariff measures (NTM) di Indonesia. “Saya akan melakukan komunikasi dengan Menkeu untuk menjelaskan kepada beliau mengenai konsep kami mengenai konsep NTM,” ujar Agus di […]

  • Libur Natal dan Tahun Baru 2026, Pertamina Siagakan 1.866 SPBU Beroperasi 24 Jam

    Libur Natal dan Tahun Baru 2026, Pertamina Siagakan 1.866 SPBU Beroperasi 24 Jam

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina Patra Niaga menyiapkan langkah antisipatif guna menjaga kelancaran pasokan energi selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Salah satunya dengan menyiagakan 1.866 SPBU yang beroperasi selama 24 jam di seluruh Indonesia. VP Retail Business Support PT Pertamina Patra Niaga Beny Harto Wijaya mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen […]

  • Kenapa Gorengan Selalu Jadi Menu Favorit Buka Puasa? Ini Penjelasan Psikologis dan Nutrisinya

    Kenapa Gorengan Selalu Jadi Menu Favorit Buka Puasa? Ini Penjelasan Psikologis dan Nutrisinya

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gorengan hampir selalu hadir di meja berbuka puasa. Mulai dari bakwan, risoles, tempe goreng, hingga tahu isi, hidangan ini kerap menjadi pilihan utama masyarakat untuk membatalkan puasa. Meski sering disebut sebagai makanan kurang sehat, popularitas gorengan nyaris tak tergantikan setiap Ramadan. Kecenderungan ini bukan tanpa alasan. Dari sisi fisiologis, tubuh yang berpuasa seharian […]

  • Potensi Pertanian Jambi Melimpah, Al Haris Ungkap Sawit hingga Kayu Manis Jadi Andalan

    Potensi Pertanian Jambi Melimpah, Al Haris Ungkap Sawit hingga Kayu Manis Jadi Andalan

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Jambi Al Haris membeberkan besarnya potensi sektor pertanian dan perkebunan yang dimiliki Provinsi Jambi. Beragam komoditas unggulan disebut mampu menjadi kekuatan ekonomi daerah sekaligus peluang pasar yang menjanjikan. Al Haris menyampaikan, selain padi, Jambi memiliki komoditas kopi dengan potensi pasar yang besar di Indonesia. Jenis kopi yang dikembangkan meliputi robusta, liberika, dan […]

  • Investasi RI Kuartal I 2026 Tembus Rp498,8 Triliun, Pertumbuhan Melambat ke 7,2% di Tengah Tekanan Global

    Investasi RI Kuartal I 2026 Tembus Rp498,8 Triliun, Pertumbuhan Melambat ke 7,2% di Tengah Tekanan Global

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Realisasi investasi Indonesia pada kuartal I 2026 mencapai Rp 498,8 triliun. Meski tetap tumbuh, lajunya melambat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan pertumbuhan investasi hanya sebesar 7,2 persen secara tahunan (year on year/yoy), turun dari capaian 15,9 persen pada kuartal I 2025. […]

  • Gas Modal Usaha! KUR Mandiri 2026 Plafon Rp50 Juta, Cicilan Ringan & Cara Ajukan Gampang

    Gas Modal Usaha! KUR Mandiri 2026 Plafon Rp50 Juta, Cicilan Ringan & Cara Ajukan Gampang

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pelaku UMKM di Jambi kini bisa memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mandiri 2026 untuk mendapat tambahan modal dengan plafon pinjaman hingga Rp50 juta. Melalui program KUR, Bank Mandiri menawarkan fasilitas pembiayaan dengan suku bunga yang terjangkau serta proses pengajuan yang mudah, sehingga dapat membantu pelaku usaha mengembangkan bisnis dan meningkatkan produktivitas. Program […]

expand_less