Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Kerugian Banjir Sumatra Tembus Rp 68,6 Triliun, Kerusakan Diduga Dipicu Sawit dan Tambang

Kerugian Banjir Sumatra Tembus Rp 68,6 Triliun, Kerusakan Diduga Dipicu Sawit dan Tambang

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada November 2025 kembali menegaskan rentannya kawasan tersebut terhadap kerusakan ekologis. Analisis terbaru Center of Economic and Law Studies (Celios) menunjukkan, kerugian ekonomi akibat bencana mencapai jauh di atas penerimaan daerah dari sektor pertambangan dan perkebunan sawit yang selama ini mendorong alih fungsi lahan.

Celios mencatat, penurunan proporsi hutan Indonesia terus berlanjut dalam dua dekade terakhir. Kontribusi hutan terhadap produk domestik bruto (Forest rent terhadap GDP) turun dari 0,81 persen pada 2000 menjadi 0,42 persen pada 2021. Penurunan ini dinilai sebagai indikator dari menyempitnya kawasan hutan akibat konversi lahan masif.

Studi Celios bersama Greenpeace Indonesia (2025) menemukan kaitan kuat antara aktivitas pertambangan dan peningkatan ancaman bencana ekologis. Desa yang bergantung pada sektor tambang memiliki potensi banjir mencapai 39,79 persen, jauh di atas desa non-tambang yang berada pada kisaran 27,27 persen.

Satu dari dua desa yang menjadikan pertambangan sebagai sumber mata pencaharian utama diketahui telah mengalami bencana banjir. Secara statistik, potensi banjir di desa tambang tercatat 2,25 kali lipat lebih besar dibanding desa yang tidak bergantung pada sektor tersebut.

Banjir di tiga provinsi dengan dampak terluas  Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat  menghasilkan kerugian materi langsung sebesar Rp 2,2 triliun. Pada tingkat nasional, dampak makroekonomi diperkirakan menurunkan PDB hingga Rp 68,67 triliun atau setara 0,29 persen.

Di Aceh, kerugian ekonomi tercatat paling besar, yakni mencapai Rp 2,04 triliun. Jumlah tersebut jauh melampaui pendapatan daerah dari sektor ekstraktif yang kerap dikaitkan dengan penyebab banjir.

  • PNBP pertambangan Aceh hingga 31 Agustus 2025 hanya mencapai Rp 929 miliar.
  • Dana Bagi Hasil (DBH) perkebunan sawit hanya Rp 12 miliar,
  • DBH minerba sebesar Rp 56,3 miliar.

Celios menilai selisih besar antara kerugian dan kontribusi pendapatan menunjukkan ketidakseimbangan pemanfaatan ruang dan urgensi perubahan kebijakan tata kelola lahan.

Sejumlah rekomendasi disampaikan Celios, termasuk perlunya moratorium izin pertambangan dan perkebunan sawit di kawasan-kawasan yang teridentifikasi kritis. Langkah itu dinilai sebagai upaya korektif untuk mencegah kerusakan ekologis berulang serta menekan risiko bencana yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Banjir besar Sumatera pada 2025 menjadi penanda lain bahwa risiko ekologis kini tidak lagi berdiri terpisah dari keputusan ekonomi dan tata ruang. Tanpa perubahan kebijakan, Celios memperingatkan bahwa kerugian serupa berpotensi terus terjadi dan memberatkan keuangan negara maupun daerah.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Sita 4.000 Ton Monasit Bernilai Rp300 Triliun

    Pemerintah Sita 4.000 Ton Monasit Bernilai Rp300 Triliun

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia menyita ribuan ton mineral tanah jarang jenis monasit dari tambang ilegal di Bangka. Presiden Prabowo Subianto menyebut nilai ekonominya bisa mencapai Rp300 triliun, menjadikannya salah satu penyelamatan sumber daya alam terbesar dalam sejarah Indonesia. Saat meninjau enam smelter sitaan negara di PT Tinindo Internusa, Kecamatan Bukitintan, Kota Pangkalpinang, Senin (6/10/2025), Prabowo […]

  • B50 Tanpa Impor Mulai Juli 2026, Kementerian ESDM Targetkan Stop Impor Solar 5 Juta Ton

    B50 Tanpa Impor Mulai Juli 2026, Kementerian ESDM Targetkan Stop Impor Solar 5 Juta Ton

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memastikan program biodiesel B50 akan mulai diterapkan secara nasional pada 1 Juli 2026. Kebijakan ini menandai langkah besar Indonesia menuju kemandirian energi, dengan seluruh bahan baku dipastikan berasal dari dalam negeri tanpa impor. Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi […]

  • GWM Ora 5 Siap Meluncur di Australia 2026, Tantang BYD Atto 3 di Segmen SUV Listrik

    GWM Ora 5 Siap Meluncur di Australia 2026, Tantang BYD Atto 3 di Segmen SUV Listrik

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Great Wall Motor (GWM) memastikan akan meluncurkan model terbarunya, GWM Ora 5, di pasar Australia pada pertengahan 2026. Kehadiran model ini sekaligus memperluas lini kendaraan listrik GWM melalui sub-brand Ora, yang sebelumnya dikenal lewat produk hatchback kompak. Ora 5 diposisikan sebagai SUV listrik berukuran kecil hingga menengah dan akan bersaing langsung dengan BYD […]

  • Blokade Truk Batu Bara di Mestong Berbuah Hasil, Jalan Tanjung Pauh Segera Diperbaiki

    Blokade Truk Batu Bara di Mestong Berbuah Hasil, Jalan Tanjung Pauh Segera Diperbaiki

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Aksi pemblokiran angkutan batu bara yang dilakukan warga Desa Tanjung Pauh, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, mulai membuahkan hasil. Sehari setelah ratusan warga menghentikan truk batu bara yang melintas di ruas Jalan KM 36 hingga KM 40, pemerintah bersama berbagai pihak menggelar musyawarah untuk mencari solusi atas kerusakan jalan yang selama ini menjadi […]

  • Air Hujan di Surabaya Tercemar Mikroplastik

    Air Hujan di Surabaya Tercemar Mikroplastik

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Temuan kandungan mikroplastik dalam air hujan di Surabaya memicu perhatian serius dari kalangan akademisi dan pemerhati kesehatan. Bukan lagi hanya mencemari laut dan sungai, mikroplastik kini terbukti terbawa melalui atmosfer dan jatuh kembali ke permukaan bumi bersama air hujan yang turun hampir setiap hari di wilayah Surabaya. Dosen Prodi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium […]

  • Start Sempurna, Tiga Kartu Merah! Meksiko Libas Afrika Selatan

    Start Sempurna, Tiga Kartu Merah! Meksiko Libas Afrika Selatan

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tuan rumah bersama Piala Dunia 2026, Meksiko, memulai turnamen dengan kemenangan meyakinkan setelah mengalahkan Afrika Selatan 2-0 pada laga Grup A di Stadion Azteca, Kamis (11/6/2026) waktu setempat. Kemenangan El Tri ditentukan oleh gol spektakuler Julian Quinones dan sundulan Raul Jimenez. Pertandingan juga diwarnai tiga kartu merah yang membuat laga berlangsung panas hingga […]

expand_less