Senin, 29 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Toba Pulp Bantah Jadi Penyebab Banjir Sumatra, Klaim Patuh Regulasi Lingkungan

Toba Pulp Bantah Jadi Penyebab Banjir Sumatra, Klaim Patuh Regulasi Lingkungan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Toba Pulp Lestari menegaskan tidak bertanggung jawab atas banjir dahsyat yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra dan menewaskan lebih dari 600 orang. Perusahaan menyampaikan bantahan resmi melalui surat kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (1/12/2025).

“Perseroan dengan tegas membantah tuduhan bahwa operasional menjadi penyebab bencana ekologi,” ujar Corporate Secretary Toba Pulp Lestari, Anwar Lawden, dikutip Selasa (2/12/2025).

Anwar menegaskan, seluruh operasional perusahaan dijalankan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Pemantauan lingkungan, lanjutnya, dilakukan secara berkala oleh lembaga independen yang tersertifikasi untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan.

Menurut dia, kegiatan Hutan Tanaman Industri (HTI) perusahaan juga telah melalui penilaian High Conservation Value (HCV) dan High Carbon Stock (HCS) oleh pihak ketiga.

Dari total konsesi 167.912 hektar, Anwar menyebut hanya sekitar 46.000 hektar yang dikembangkan untuk tanaman eucalyptus. Sisanya dipertahankan sebagai kawasan lindung dan konservasi.

Selama tiga dekade beroperasi, ujar dia, perusahaan berkomitmen menjaga komunikasi terbuka dengan pemerintah, masyarakat hukum adat, akademisi, dan organisasi masyarakat sipil. “Perseroan menghormati penyampaian aspirasi publik, namun mengharapkan informasi yang disampaikan didasarkan pada data yang akurat dan dapat diverifikasi,” kata Anwar.

Ia menambahkan, audit menyeluruh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 2022–2023 menyatakan perusahaan taat mematuhi seluruh regulasi, dan tidak ditemukan pelanggaran lingkungan maupun sosial.

Terkait tudingan deforestasi, Anwar menegaskan kegiatan pemanenan dan penanaman kembali dilakukan sesuai tata ruang, serta mengacu pada Rencana Kerja Umum (RKU) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT) yang ditetapkan pemerintah.

Perusahaan juga menyoroti peningkatan teknologi ramah lingkungan sejak peremajaan pabrik pada 2018 yang disebut mampu menekan dampak ekologis.

Toba Pulp Lestari menyatakan tetap membuka ruang dialog konstruktif untuk memastikan pengelolaan hutan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab di area konsesinya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • 12 Tempat Wisata Populer di Jambi, dari Candi Muaro Jambi hingga Danau Kaco yang Memikat

    12 Tempat Wisata Populer di Jambi, dari Candi Muaro Jambi hingga Danau Kaco yang Memikat

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Provinsi Jambi menyimpan beragam destinasi wisata yang menawarkan pengalaman lengkap, mulai dari sejarah, alam, hingga wisata perkotaan. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah lokasi di daerah ini kian diminati wisatawan lokal maupun luar daerah. Salah satu destinasi unggulan adalah Candi Muaro Jambi, kompleks percandian peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang dikenal sebagai salah satu situs Buddha […]

  • Bapanas Minta Polri Usut Minyakita Dijual di Atas HET Rp15.700 per Liter di Depok

    Bapanas Minta Polri Usut Minyakita Dijual di Atas HET Rp15.700 per Liter di Depok

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pangan Nasional (Bapanas) meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Satgas Pangan Polda Metro Jaya mengusut temuan penjualan Minyakita di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) di Depok, Jawa Barat. Permintaan itu disampaikan setelah Bapanas melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Agung Depok pada Sabtu (21/2/2026), dalam rangka menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan […]

  • Harga Emas di Jambi Naik, Emas 8 Karat Dijual Rp1,1–1,2 Juta per Gram

    Harga Emas di Jambi Naik, Emas 8 Karat Dijual Rp1,1–1,2 Juta per Gram

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Galeri 24 Mayang Mengurai, Kota Jambi, mengalami kenaikan pada Jumat (12/6/2026). Manager Distro Galeri 24 Mayang Mengurai, Ego Permana, mengatakan harga emas batangan merek Galeri 24 saat ini dijual Rp2.696.000 per gram, sementara harga buyback berada di kisaran Rp2.528.000 per gram. Menurut dia, harga tersebut naik sekitar Rp30.000 dibandingkan hari […]

  • Drag Race Penuh Gengsi, Chevrolet Corvette ZR1 Kalahkan Ferrari 296 GTB

    Drag Race Penuh Gengsi, Chevrolet Corvette ZR1 Kalahkan Ferrari 296 GTB

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNSI.COM – Duel dua supercar papan atas kembali memanaskan dunia otomotif. Dalam sebuah balapan drag race, Chevrolet Corvette ZR1 sukses mengungguli Ferrari 296 GTB, hasil yang langsung menyita perhatian para pecinta mobil performa tinggi. Pertarungan ini mempertemukan dua filosofi berbeda dari Amerika Serikat dan Italia. Corvette ZR1 hadir dengan pendekatan klasik berupa mesin V8 supercharged […]

  • Kopdes Merah Putih Bukan Sekadar Simpan Pinjam, tapi Gerakan Ekonomi Gotong Royong

    Kopdes Merah Putih Bukan Sekadar Simpan Pinjam, tapi Gerakan Ekonomi Gotong Royong

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Desa atau Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih bukan sekadar lembaga simpan pinjam. Lebih dari itu, koperasi ini diharapkan menjadi wadah penggerak ekonomi rakyat berbasis kegotongroyongan dan kesejahteraan anggota. “Tujuan Kopdes Merah Putih adalah untuk merebranding koperasi, bukan hanya sebagai tempat menabung dan meminjam uang, […]

  • Harga Batu Bara Cetak Rekor Tertinggi, tapi Indonesia Dapat Banyak Kabar Buruk

    Harga Batu Bara Cetak Rekor Tertinggi, tapi Indonesia Dapat Banyak Kabar Buruk

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga batu bara global kembali melonjak ke level tertinggi bulan ini, namun di balik kenaikan itu, tersimpan sejumlah tantangan bagi Indonesia sebagai salah satu eksportir utama dunia. Berdasarkan data Refinitiv, harga batu bara ditutup di posisi USD 108,5 per ton, menguat 0,69 persen dibanding perdagangan sebelumnya. Kenaikan ini menjadi rekor tertinggi sejak awal […]

expand_less