Listrik di Sumut dan Aceh Masih Terputus Akibat Banjir, Sumbar Mulai Pulih
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Sen, 1 Des 2025
- comment 0 komentar

Warga berjalan melewati rumah-rumah yang rusak di sebuah desa yang terdampak banjir di Malalak, Sumatera Barat, Jumat 28 November 2025. Jelang akhir November 2025, bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda sebagian besar wilayah pulau Sumatera. (AP Photo/Ade Yuandha)
JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menyampaikan bahwa sambungan listrik di Sumatera Barat (Sumbar) mulai pulih, sementara di Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh masih terputus akibat bencana banjir dan longsor yang melanda kawasan tersebut.
“Di Aceh masih terputus, di Sumatera Utara terputus, Sumatera Barat sudah terjadi pemulihan,” ujar Yuliot Tanjung dikutip dari Antara, Senin (1/12/2025).
Yuliot menegaskan bahwa Kementerian ESDM terus berkoordinasi untuk memastikan ketersediaan energi, terutama pasokan listrik di wilayah yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor.
Ia menyebutkan bahwa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia akan meninjau langsung kondisi di tiga provinsi tersebut, termasuk mengecek tower listrik yang rusak hingga jalur distribusi BBM dan LPG.
“Ada beberapa tower kita yang bermasalah, itu nanti dicek sama Pak Menteri. Besok Pak Menteri akan ke lokasi, ini penyambungannya bagaimana,” kata Bahlil.
Sebelumnya, ratusan personel PLN dikerahkan untuk mempercepat pemulihan jaringan listrik akibat cuaca ekstrem Siklon Tropis Senyar yang melanda Sumbar sejak 21–28 November 2025.
Kerusakan parah membuat 74 penyulang pada empat UP3 terdampak. Hingga kini, 38 penyulang (52 persen) sudah kembali menyala, sementara 36 penyulang (48 persen) masih padam, terdiri dari:
- 20 penyulang di UP3 Bukittinggi
- 16 penyulang di UP3 Padang
Hingga hari ini, 68 persen pelanggan terdampak telah menikmati listrik kembali, sementara sisanya masih dalam proses normalisasi. Dari sisi infrastruktur, 66 persen gardu yang terdampak berhasil dinyalakan setelah dilakukan pengeringan, pengecekan menyeluruh, dan pergantian peralatan rusak.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan duka mendalam dan memastikan pemerintah bergerak cepat dalam penanganan darurat bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
“Marilah kita ucapkan duka sedalam-dalamnya atas musibah banjir dan tanah longsor yang menimpa saudara-saudara kita,” ujar Airlangga.
Ia menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto memerintahkan seluruh kekuatan nasional dikerahkan untuk evakuasi, distribusi bantuan, hingga percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi.
“Hari ini Bapak Presiden sedang berada di lokasi dan pemerintah memastikan kebijakan yang diperlukan untuk percepatan rehab dan rekonstruksi agar aktivitas sosial dan ekonomi bisa kembali normal,” lanjut Airlangga.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar