Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Komisi IV DPR Minta Bulog Jangan Simpan Beras Lebih dari 6 Bulan, Jaga Kualitas untuk Konsumen

Komisi IV DPR Minta Bulog Jangan Simpan Beras Lebih dari 6 Bulan, Jaga Kualitas untuk Konsumen

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Komisi IV DPR RI meminta Perum Bulog memastikan stok beras di gudang tidak disimpan lebih dari enam bulan agar kualitas beras tetap terjaga hingga sampai ke tangan konsumen.

“Jangan menyimpan beras terlalu lama, apalagi lebih dari satu tahun. Paling lama enam bulan sudah harus berputar lagi,” kata Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto saat meninjau gudang Bulog di Batubulan, Kabupaten Gianyar, Bali, Selasa (28/10/2025).

Titiek mengapresiasi capaian Bulog yang berhasil mencatat stok beras nasional tertinggi sepanjang sejarah, yakni mencapai 3,88 juta ton. Namun, ia menekankan bahwa rekor tersebut harus diimbangi dengan pengawasan mutu agar kualitas beras tetap terjamin.

Dalam kunjungan itu, Komisi IV DPR RI juga melakukan pemeriksaan acak terhadap beras yang tersimpan di gudang Batubulan. Dari hasil pengecekan, diketahui terdapat 1.200 ton beras impor—termasuk dari Pakistan—dan 150 ton beras lokal.

Menurut hasil pemeriksaan sementara, beras impor masih dalam kondisi baik, sedangkan beras lokal ditemukan dalam kondisi pecah-pecah hingga 25 persen.

“Tidak semua beras lokal kualitasnya kurang baik, tapi kebetulan di sini ada yang pecah sampai 25 persen,” jelas Titiek.

Untuk menjaga kualitas stok, ia merekomendasikan agar beras yang sudah mendekati usia satu tahun segera disalurkan, misalnya melalui program Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Sementara itu, beras yang kualitasnya pecah-pecah disarankan dicampur dengan beras yang lebih baik agar tetap layak untuk disalurkan sebagai beras bantuan pangan.

“Beras yang kualitasnya kurang baik bisa dicampur dengan beras bagus supaya masyarakat yang menerima tidak kecewa,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan pihaknya telah menyiapkan langkah strategis agar beras tidak terlalu lama tersimpan di gudang. Ia menjelaskan bahwa periode Maret–Mei 2026 akan memasuki musim panen raya, sehingga perlu ruang untuk menampung hasil panen baru.

“Kami akan maksimalkan penyaluran beras SPHP dan bantuan pangan. Target kami sampai Februari 2026 minimal satu juta ton harus keluar, bahkan bisa 1,5 juta ton agar siap menyerap panen Maret 2026,” kata Rizal.

Rizal menambahkan, stok beras nasional saat ini mencapai 3,76 juta ton. Berdasarkan data per 26 Oktober 2025, cadangan beras pemerintah (CBP) di gudang terdiri dari:

Beras usia di atas 12 bulan: 257.148 ton

  • Usia 7–12 bulan: 1,13 juta ton
  • Usia 4–6 bulan: 1,84 juta ton
  • Usia 2–3 bulan: 319.937 ton
  • Usia 0–1 bulan: 204.951 ton

Dengan perputaran stok yang lebih cepat, Bulog berharap dapat menjaga kualitas beras nasional tetap prima sekaligus mendukung stabilitas harga pangan menjelang panen raya 2026.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK Buka Suara soal Penggeledahan Bareskrim di Kantor Sekuritas Terkait Kasus Saham PIPA

    OJK Buka Suara soal Penggeledahan Bareskrim di Kantor Sekuritas Terkait Kasus Saham PIPA

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka suara terkait penggeledahan yang dilakukan Bareskrim Polri di kantor sekuritas, menyusul penetapan tiga tersangka baru dalam kasus dugaan tindak pidana pasar modal PT Multi Makmur Lemindo Tbk (MML) dengan kode saham PIPA. Pejabat sementara Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (PMDK) OJK, Hasan Fawzi, […]

  • Terkoreksi Tipis, IHSG Ditutup ke Level 8.632

    Terkoreksi Tipis, IHSG Ditutup ke Level 8.632

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi tipis 7,43 poin atau 0,09 persen ke level 8.632,76 pada akhir perdagangan Jumat (5/12/2025). Sebanyak 362 saham naik, 293 saham turun dan 146 saham stagnan. Enam indeks sektoral menguat, sedangkan lima indeks sektoral lainnya tergelincir ke zona merah. Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor perindustrian […]

  • Buka Gubernur Cup Futsal 2026, Gubernur Al Haris: Cari Bibit Berprestasi

    Buka Gubernur Cup Futsal 2026, Gubernur Al Haris: Cari Bibit Berprestasi

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Turnamen futsal memperebutkan Piala Gubernur 2026 dimulai. Turnamen ini dibuka langsung Gubernur Jambi Al Haris di Gedung Olah Raga (GOR) Kotabaru, Kota Jambi, Rabu (14/1/2026). Turnamen bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Jambi Ke-69 tahun 2026 ini pesertanya para pelajar. Gubernur Al Haris berharap Gubernur Cup Futsal 2026 menjadi momentum penting […]

  • Air Hujan di Surabaya Tercemar Mikroplastik

    Air Hujan di Surabaya Tercemar Mikroplastik

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Temuan kandungan mikroplastik dalam air hujan di Surabaya memicu perhatian serius dari kalangan akademisi dan pemerhati kesehatan. Bukan lagi hanya mencemari laut dan sungai, mikroplastik kini terbukti terbawa melalui atmosfer dan jatuh kembali ke permukaan bumi bersama air hujan yang turun hampir setiap hari di wilayah Surabaya. Dosen Prodi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium […]

  • Prediksi Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026

    Prediksi Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Laga puncak FIFA Series 2026 akan mempertemukan Timnas Indonesia melawan Timnas Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (30/3/2026). Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit dengan tensi tinggi. Tim Garuda melangkah ke final usai tampil meyakinkan dengan mengalahkan Saint Kitts and Nevis 4-0. Sementara Bulgaria menunjukkan kekuatan ofensif luar biasa setelah menghancurkan Kepulauan […]

  • Merah Membara, Bitcoin dan Ethereum Anjlok Parah

    Merah Membara, Bitcoin dan Ethereum Anjlok Parah

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga aset kripto utama, Bitcoin dan Ethereum, kembali mengalami penurunan tajam pada Senin (1/12/25). Anjloknya pasar kripto ini sejalan dengan sentimen penghindaran risiko yang lebih luas di awal bulan baru. Harga Bitcoin anjlok tajam sekitar 5,5%, diperdagangkan di level sekitar US$ 86.273,68. Sementara itu, harga Ethereum mengalami penurunan yang lebih dalam, merosot lebih […]

expand_less