Rabu, 20 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Komisi IV DPR Minta Bulog Jangan Simpan Beras Lebih dari 6 Bulan, Jaga Kualitas untuk Konsumen

Komisi IV DPR Minta Bulog Jangan Simpan Beras Lebih dari 6 Bulan, Jaga Kualitas untuk Konsumen

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Komisi IV DPR RI meminta Perum Bulog memastikan stok beras di gudang tidak disimpan lebih dari enam bulan agar kualitas beras tetap terjaga hingga sampai ke tangan konsumen.

“Jangan menyimpan beras terlalu lama, apalagi lebih dari satu tahun. Paling lama enam bulan sudah harus berputar lagi,” kata Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto saat meninjau gudang Bulog di Batubulan, Kabupaten Gianyar, Bali, Selasa (28/10/2025).

Titiek mengapresiasi capaian Bulog yang berhasil mencatat stok beras nasional tertinggi sepanjang sejarah, yakni mencapai 3,88 juta ton. Namun, ia menekankan bahwa rekor tersebut harus diimbangi dengan pengawasan mutu agar kualitas beras tetap terjamin.

Dalam kunjungan itu, Komisi IV DPR RI juga melakukan pemeriksaan acak terhadap beras yang tersimpan di gudang Batubulan. Dari hasil pengecekan, diketahui terdapat 1.200 ton beras impor—termasuk dari Pakistan—dan 150 ton beras lokal.

Menurut hasil pemeriksaan sementara, beras impor masih dalam kondisi baik, sedangkan beras lokal ditemukan dalam kondisi pecah-pecah hingga 25 persen.

“Tidak semua beras lokal kualitasnya kurang baik, tapi kebetulan di sini ada yang pecah sampai 25 persen,” jelas Titiek.

Untuk menjaga kualitas stok, ia merekomendasikan agar beras yang sudah mendekati usia satu tahun segera disalurkan, misalnya melalui program Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Sementara itu, beras yang kualitasnya pecah-pecah disarankan dicampur dengan beras yang lebih baik agar tetap layak untuk disalurkan sebagai beras bantuan pangan.

“Beras yang kualitasnya kurang baik bisa dicampur dengan beras bagus supaya masyarakat yang menerima tidak kecewa,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan pihaknya telah menyiapkan langkah strategis agar beras tidak terlalu lama tersimpan di gudang. Ia menjelaskan bahwa periode Maret–Mei 2026 akan memasuki musim panen raya, sehingga perlu ruang untuk menampung hasil panen baru.

“Kami akan maksimalkan penyaluran beras SPHP dan bantuan pangan. Target kami sampai Februari 2026 minimal satu juta ton harus keluar, bahkan bisa 1,5 juta ton agar siap menyerap panen Maret 2026,” kata Rizal.

Rizal menambahkan, stok beras nasional saat ini mencapai 3,76 juta ton. Berdasarkan data per 26 Oktober 2025, cadangan beras pemerintah (CBP) di gudang terdiri dari:

Beras usia di atas 12 bulan: 257.148 ton

  • Usia 7–12 bulan: 1,13 juta ton
  • Usia 4–6 bulan: 1,84 juta ton
  • Usia 2–3 bulan: 319.937 ton
  • Usia 0–1 bulan: 204.951 ton

Dengan perputaran stok yang lebih cepat, Bulog berharap dapat menjaga kualitas beras nasional tetap prima sekaligus mendukung stabilitas harga pangan menjelang panen raya 2026.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menaker Ajak Perusahaan Bangun Budaya K3 dengan Pola Pikir Baru

    Menaker Ajak Perusahaan Bangun Budaya K3 dengan Pola Pikir Baru

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengajak seluruh pimpinan perusahaan di Indonesia untuk membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui pendekatan pola pikir baru yang berpusat pada manusia. Dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, Menaker menjelaskan bahwa perubahan cara pandang terhadap K3 sangat penting agar keselamatan kerja tidak sekadar menjadi kewajiban administratif, tetapi menjadi budaya […]

  • Purbaya Tegas Bantah Isu Kas Negara Rp120 Triliun: SAL APBN Masih Rp420 Triliun

    Purbaya Tegas Bantah Isu Kas Negara Rp120 Triliun: SAL APBN Masih Rp420 Triliun

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menepis keras isu yang menyebut kas negara hanya tersisa Rp120 triliun. Ia menyebut informasi tersebut sebagai kekeliruan fatal yang terus berulang di ruang publik. Menurut Purbaya, narasi tersebut muncul akibat salah tafsir terhadap pengelolaan Saldo Anggaran Lebih (SAL) dalam APBN. Ia menjelaskan, dana sekitar Rp300 triliun yang sebelumnya […]

  • Harga Cabe Rawit Hijau di Pasar Angso Duo Naik 12 Persen Menjadi Rp50.000 per Kilogram

    Harga Cabe Rawit Hijau di Pasar Angso Duo Naik 12 Persen Menjadi Rp50.000 per Kilogram

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok atau sembako di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, hari ini terpantau relatif stabil pada Kamis (29/1/2026). Berdasarkan data SIHARKO pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, terlihat mayoritas komoditas pangan tidak mengalami perubahan harga signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Harga beras Belido tercatat dijual dengan harga Rp15.000 per kilogram, sementara beras […]

  • Cuaca Provinsi Jambi Hari Ini Didominasi Awan, Beberapa Wilayah Berpotensi Hujan Ringan

    Cuaca Provinsi Jambi Hari Ini Didominasi Awan, Beberapa Wilayah Berpotensi Hujan Ringan

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Provinsi Jambi akan mengalami cuaca berawan sepanjang hari ini, Selasa, 28 Oktober 2025. Meskipun demikian, sejumlah daerah berpotensi diguyur hujan ringan pada siang hingga malam hari. Untuk wilayah Kota Jambi, Muaro Jambi, Batanghari, Sarolangun, Merangin, Bungo, Tebo, serta Kerinci, cuaca diperkirakan berawan […]

  • Thomas Djiwandono Dilantik Jadi Deputi Gubernur BI

    Thomas Djiwandono Dilantik Jadi Deputi Gubernur BI

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Thomas Djiwandono resmi menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk masa jabatan 2026–2031. Pelantikan dilakukan di Mahkamah Agung (MA), Jakarta, Senin (9/2/2026). Dalam pengucapan sumpah jabatan, Thomas menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas secara profesional, independen, serta menjunjung tinggi konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia juga menyatakan tidak akan menerima atau menjanjikan […]

  • Rupiah Dinilai Undervalued, Bank Indonesia Yakin Fundamental Ekonomi RI Masih Kuat

    Rupiah Dinilai Undervalued, Bank Indonesia Yakin Fundamental Ekonomi RI Masih Kuat

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) menilai nilai tukar rupiah saat ini belum mencerminkan kondisi fundamental ekonomi nasional. Otoritas moneter menyebut posisi rupiah masih berada di bawah nilai wajarnya atau undervalued di tengah tekanan global yang meningkat. Gubernur BI, Perry Warjiyo, menegaskan bahwa kekuatan ekonomi domestik sejatinya cukup solid untuk menopang penguatan rupiah. Stabilitas makroekonomi, inflasi […]

expand_less