Rabu, 14 Okt 2026
light_mode
Beranda » Properti » Harga Properti Residensial 2026 Naik: Permintaan Meningkat, Ukuran Mengecil

Harga Properti Residensial 2026 Naik: Permintaan Meningkat, Ukuran Mengecil

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pasar properti residensial di Indonesia diproyeksikan akan terus mengalami tren kenaikan harga jual pada tahun 2026. Kondisi ini menciptakan disparitas yang semakin lebar antara daya beli masyarakat, khususnya first-time home buyer, dengan harga hunian yang ditawarkan.

CEO Leads Property Services Indonesia, Hendra Hartono, memaparkan analisis mengenai dinamika pasar perumahan, yang menunjukkan pergeseran fokus developer besar dan ancaman krisis keterjangkauan bagi generasi mendatang.

Analisis Hendra atas pasar 2026 menunjukkan bahwa pertumbuhan harga properti akan terus berjalan, didukung oleh peningkatan permintaan dan pasokan yang terus berdatangan.

Harga jual rata-rata per unit diprediksi meningkat dan akan bergerak di kisaran Rp 2,5 miliar hingga Rp 2,6 miliar per unit.

Kenaikan harga ini mencerminkan mahalnya biaya lahan dan ongkos konstruksi yang terus merangkak naik, yang mau tidak mau dibebankan kepada konsumen.

Bergeser ke Pinggiran dan Mengecil

Kenaikan harga rumah yang tidak sejalan dengan pertumbuhan pendapatan masyarakat melahirkan dua anomali krusial dalam pola konsumsi hunian.

Bagi first-time home buyer yang berorientasi pada keterjangkauan, pencarian rumah terpaksa bergeser jauh ke pinggiran kota penyangga Jakarta seperti Cisauk, Cikupa, Balaraja, dan Tenjo di Tangerang.

“Meskipun harga yang dikeluarkan relatif sama dengan tahun-tahun sebelumnya, ukuran rumah yang ditawarkan cenderung mengecil,” ujar Hendra kepada Kompas.com, Kamis (26/11/2025).

Ini adalah strategi developer untuk menjaga harga jual per unit tetap berada dalam jangkauan pasar, meski dengan mengorbankan luasan bangunan dan lahan.

Township yang dikembangkan jauh dari pusat kota hanya akan menarik minat jika menawarkan perencanaan yang matang dan harga terjangkau, dilengkapi fasilitas lengkap, ruang terbuka hijau, lingkungan bebas polusi, serta infrastruktur jalan dan transportasi umum yang memadai.

Perubahan Pola Membeli dan Menyewa

Kesenjangan harga yang semakin tak terjangkau bagi generasi mendatang memicu perubahan perilaku konsumsi yang bersifat struktural: beralih dari membeli ke menyewa.

Menyewa rumah atau apartemen di kawasan perkotaan Jakarta dianggap semakin praktis dan efisien, terutama bagi pekerja yang beraktivitas di Jakarta dan sekitarnya.

Strategi menyewa memungkinkan mereka menghemat biaya transportasi dan waktu perjalanan, yang sering kali menjadi beban signifikan saat harus tinggal di pinggiran kota.

Jika tren ini terus berlanjut tanpa adanya intervensi struktural pada harga lahan dan ongkos konstruksi, pasar properti Indonesia berisiko bergerak menuju model yang semakin terfragmentasi.

Hal ini memungkinkan segmen luxury kian makmur sementara segmen affordable semakin bergantung pada hunian sewa dan migrasi ke wilayah outer ring Jakarta.

Namun demikian, Hendra meyakini, keseimbangan pasar akan tetap terjaga dengan peningkatan pasokan kumulatif yang diperkirakan mencapai 10.000 unit hingga 11.000 unit, diimbangi oleh permintaan kumulatif yang juga meningkat menjadi 11.000 hingga 12.000 unit.

“Meskipun pasokan dan permintaan seimbang, tren kenaikan harga tetap tak terhindarkan,” jelas Hendra dikutip Kompas.com, Kamis (20/11/2025).

Dua Kutub Strategi Pengembang

Struktur pasar properti saat ini didominasi oleh pengembang ternama dan berpengalaman yang memiliki cadangan lahan sejak lama, yang diperoleh sebelum tahun 1998.

Kepemilikan lahan yang luas ini memungkinkan mereka melakukan pengembangan skala township.

Namun demikian, strategi developer besar kini mengalami pergeseran. Township besar mulai beralih fokus dari pengembangan rumah segmen menengah dan menengah atas ke segmen mewah.

Keputusan ini didorong oleh keinginan pengembang untuk meningkatkan citra dan prestise dari kawasan tersebut, meskipun pasar mewah cenderung merupakan pasar niche atau sangat terbatas.

Sementara, pengembang yang lebih baru, termasuk asing, kesulitan melakukan pengembangan skala besar karena mahalnya harga lahan.

Mereka terpaksa mengembangkan perumahan skala kecil atau memilih jalur kemitraan (joint venture) dengan developer yang lebih besar.(*)

 

  • Penulis: darmanto zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lokasi Kantor BPJS Ketenagakerjaan di 11 Kabupaten/Kota Jambi, Ini Daftar Kantor BPJS Ketenagakerjaan Terdekat

    Lokasi Kantor BPJS Ketenagakerjaan di 11 Kabupaten/Kota Jambi, Ini Daftar Kantor BPJS Ketenagakerjaan Terdekat

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBI, JAMBISNIS – Masyarakat Jambi yang membutuhkan layanan jaminan sosial ketenagakerjaan perlu mengetahui lokasi kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat di wilayah 11 kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Penting bagi setiap warga untuk menemukan kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat agar mempermudah akses pelayanan administrasi dan klaim program jaminan sosial. Informasi ini penting bagi pekerja, pengusaha, dan peserta […]

  • Rupiah Kembali Tersungkur, Dolar AS Makin Dekat Rp18.000

    Rupiah Kembali Tersungkur, Dolar AS Makin Dekat Rp18.000

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali menutup perdagangan di zona merah. Pada perdagangan Jumat (24/7/2026), rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), sehingga semakin mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Mengutip Antara, mata uang Indonesia terkoreksi 27 poin atau sekitar 0,15 persen ke posisi Rp17.963 per dolar AS. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan […]

  • Kurangi Ketergantungan pada China, Trump Teken Kesepakatan Dagang dengan 4 Negara ASEAN

    Kurangi Ketergantungan pada China, Trump Teken Kesepakatan Dagang dengan 4 Negara ASEAN

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani kesepakatan perdagangan dan mineral penting dengan empat negara Asia Tenggara dalam rangkaian KTT ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (26/10). Langkah ini menjadi bagian dari upaya Washington untuk mengurangi ketergantungan rantai pasokan terhadap China, terutama di sektor tanah jarang dan mineral penting yang menjadi bahan utama chip […]

  • AS Selidiki 2,88 Juta Mobil Tesla karena Dugaan Pelanggaran Fitur FSD

    AS Selidiki 2,88 Juta Mobil Tesla karena Dugaan Pelanggaran Fitur FSD

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Amerika Serikat tengah menyoroti sistem kemudi otomatis Tesla. Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA) resmi membuka penyelidikan terhadap sekitar 2,88 juta kendaraan Tesla yang dilengkapi fitur Full Self-Driving (FSD). Langkah ini diambil setelah muncul lebih dari 50 laporan dugaan pelanggaran keselamatan dan kecelakaan lalu lintas yang diduga terkait fitur […]

  • Harga Emas UBS-Galeri24 di Pegadaian Kompak Melonjak

    Harga Emas UBS-Galeri24 di Pegadaian Kompak Melonjak

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Galeri24 dan UBS yang ditawarkan di Pegadaian hari ini melonjak di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah dan kondisi ekonomi global. Berdasarkan data terbaru, Rabu (11/3/2026), emas Galeri 24 dijual dengan harga Rp3.083.000 per gram. Sementara itu, emas UBS dibanderol sebesar Rp3.106.000 per gram. Harga tersebut naik dari angka yang tertera di […]

  • Gubernur Malut dan Aceh Minta Solusi atas Pemotongan Dana Transfer ke Daerah

    Gubernur Malut dan Aceh Minta Solusi atas Pemotongan Dana Transfer ke Daerah

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf berharap pertemuan antara pemerintah daerah dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dapat menghasilkan solusi konkret pascapemotongan Transfer ke Daerah (TKD) agar pembangunan infrastruktur di daerah tetap berjalan optimal. Pertemuan yang digelar di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Selasa (7/10/2025) itu dihadiri puluhan […]

expand_less