Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Purbaya Kirim Wamen Ikut RDG BI: Tegaskan Bukan untuk Mengintimidasi Kebijakan BI

Purbaya Kirim Wamen Ikut RDG BI: Tegaskan Bukan untuk Mengintimidasi Kebijakan BI

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan alasan kehadiran Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) November 2025. Purbaya menegaskan bahwa kehadiran Wamenkeu bukan untuk mengintimidasi penetapan suku bunga BI Rate.

Menurut Purbaya, landasan hukum mengenai kehadiran perwakilan pemerintah dalam RDG BI sudah jelas diatur dalam Pasal 43 ayat 1 huruf a Undang-Undang Bank Indonesia. Aturan tersebut memungkinkan pemerintah mengirim pejabat setingkat menteri untuk mengikuti rapat yang menentukan kebijakan suku bunga.

“Enggak (mengintimidasi), itu kan UU-nya memang membolehkan kan, pemerintah boleh mengirim pejabat setingkat menteri untuk mengikuti RDG yang menentukan tingkat suku bunga,” ujar Purbaya di kawasan The Westin, Jakarta, Kamis (20/11/2025).

Purbaya menjelaskan bahwa kehadiran Thomas bertujuan untuk menyelaraskan pandangan antara pemerintah dan otoritas moneter dalam membaca kondisi perekonomian nasional. Selain itu, pemerintah juga ingin memahami dinamika pembahasan internal di BI.

“Saya pikir untuk menyelaraskan pandangan saja dan melihat bagaimana sih suasana di bank sentral. Jadi ke depan akan lebih sinkron antara pemerintah dan bank sentral, jadi bukan negatif harusnya pandangannya lebih positif ke depan,” tambahnya.

Sebelumnya, Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan bahwa kehadiran Wamenkeu merupakan undangan resmi dari Dewan Gubernur BI kepada pemerintah melalui Menkeu. Karena Purbaya berhalangan hadir, undangan tersebut kemudian dialihkan kepada Thomas.

Perry menjelaskan bahwa undangan ini juga mempertimbangkan Pasal 43 ayat 1 huruf a UU BI, yang memperbolehkan kehadiran seorang menteri atau pejabat yang mewakili pemerintah dengan hak bicara, namun tanpa hak suara.

Ke depan, BI menilai kehadiran Wamenkeu dalam RDG bulanan menjadi penting untuk memperkuat koordinasi kebijakan moneter dan fiskal. Sinkronisasi ini dibutuhkan untuk menjaga stabilitas makroekonomi di tengah ketidakpastian global.

“Koordinasi kebijakan moneter BI dan fiskal pemerintah semakin penting mempertimbangkan ekonomi terkini yang hadapi ketidakpastian global,” kata Perry.

“Ini yang juga membuat perlunya menjaga stabilitas makro ekonomi, sistem keuangan, dan perlunya dorong pertumbuhan dari sisi permintaan ekonomi domestik,” tegasnya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penandatanganan terkait Participating Interest

    Terkait Hak Partisipasi Migas, PT JII dan PetroChina Teken Perjanjian

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Hak Provinsi Jambi berupa Participating Interest (PI) atau hak partisipasi migas 10 persen kian mendekati kenyataan. Keinginan Provinsi Jambi sejak lama ini menujukkan progres positif. Rabu (12/11/2025) pekan lalu BUMD PT Jambi Indoguna Internasional (JII) resmi mengambil peran strategis di Wilayah Kerja (WK) Jabung melalui alokasi Participating Interest (PI) maksimum 10 persen. Proses […]

  • Jemaah Haji 2026 Dapat Fasilitas Bebas Bea Masuk Kiriman hingga US.000

    Jemaah Haji 2026 Dapat Fasilitas Bebas Bea Masuk Kiriman hingga US$3.000

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memberikan fasilitas pembebasan bea masuk dan pajak atas barang kiriman bagi jemaah haji Indonesia tahun 2026. Nilai pembebasan tersebut mencapai maksimal 3.000 dollar AS atau sekitar Rp51,39 juta per orang dalam satu periode penyelenggaraan ibadah haji. Kepala Seksi Impor III Direktorat Teknis Kepabeanan DJBC, Cindhe Marjuang Praja, […]

  • Nahkoda Baru BEI! Jeffrey Hendrik Jadi Dirut

    Nahkoda Baru BEI! Jeffrey Hendrik Jadi Dirut

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi berganti nakhoda. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menetapkan Jeffrey Hendrik sebagai Direktur Utama BEI untuk masa jabatan 2026–2030. Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi motor baru dalam mempercepat transformasi pasar modal Indonesia agar semakin modern, inklusif, dan mampu bersaing di tingkat global. Pengangkatan Jeffrey Hendrik sebagai Direktur Utama […]

  • Prabowo Peringatkan Eks Bos BUMN: Siap-siap Dipanggil Kejaksaan Agung

    Prabowo Peringatkan Eks Bos BUMN: Siap-siap Dipanggil Kejaksaan Agung

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada mantan pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkait pengelolaan perusahaan pelat merah di masa lalu. Prabowo menegaskan, para pejabat BUMN yang dinilai bermasalah harus siap mempertanggungjawabkan kinerjanya di hadapan hukum. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun […]

  • Harga Daging Sapi di Pasar Talang Banjar Rp140.000 per kilogram

    Harga Daging Sapi di Pasar Talang Banjar Rp140.000 per kilogram

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar terpantau stabil pada 30 Maret 2026. Bahkan, sejumlah komoditas penting seperti daging dan minyak goreng tercatat lebih murah dibanding pasar lainnya. Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga beras medium seperti Beras Naruto dan Beras Belido berada di kisaran Rp15.400 per kilogram, […]

  • Bursa Asia Menguat Jelang Keputusan Suku Bunga China, Nikkei & Kospi Melonjak

    Bursa Asia Menguat Jelang Keputusan Suku Bunga China, Nikkei & Kospi Melonjak

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa saham Asia-Pasifik kompak menguat pada perdagangan Senin (22/12/2025), seiring sikap wait and see investor menjelang pengumuman keputusan suku bunga acuan China yang dijadwalkan rilis hari ini. Penguatan pasar terjadi di tengah harapan stimulus lanjutan dari Beijing guna menopang pemulihan ekonomi. Suku bunga pinjaman satu tahun (Loan Prime Rate/LPR) menjadi acuan bagi sebagian […]

expand_less