Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Plus Minus Skema Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh

Plus Minus Skema Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah dan Danantara resmi mempertimbangkan skema baru untuk menangani utang Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh. Dalam skema tersebut, pemerintah akan mengambil alih pembiayaan infrastruktur, sementara Danantara menangani operasional. Model ini disebut selaras dengan Undang-Undang Perkeretaapian, namun para ekonom mengingatkan adanya risiko besar bagi APBN.

Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, menjelaskan bahwa pembagian peran ini sebenarnya sudah sesuai kerangka hukum. Infrastruktur seperti rel dan jembatan merupakan tanggung jawab negara, sedangkan sarana dan layanan menjadi ranah operator. Menurut dia, prasarana Whoosh mencakup sekitar 80 persen biaya proyek sehingga wajar menjadi beban negara.

Namun, ia mengingatkan bahwa proyek Whoosh sejak awal diklaim bisa berjalan dengan skema business-to-business (B2B), padahal sejarah menunjukkan proyek kereta cepat hampir selalu membutuhkan campur tangan negara. “Dari awal dikatakan bisa B2B murni, ternyata tidak. Sejak awal pemerintah terlibat, desainnya pasti berbeda,” ujarnya.

Peringatan Risiko Fiskal dari Indef

Pandangan lebih kritis disampaikan Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan INDEF, M. Rizal Taufikurahman. Menurutnya, pembagian beban ini tidak otomatis menyelesaikan akar masalah. Ia menilai proyeksi pendapatan Whoosh terlalu optimistis sehingga risiko kekurangan dana operasional tetap membayangi.

Jika pemerintah mengambil alih prasarana tanpa memperbaiki desain pendanaan, utang yang seharusnya menjadi tanggung jawab korporasi dapat berubah menjadi beban fiskal negara. “Ini berpotensi hanya memindahkan masalah ke APBN,” ujar Rizal.

Ancaman Contingent Liabilities

Kekhawatiran serupa datang dari Core Indonesia. Peneliti senior, Yusuf Rendy Manilet, menilai skema ini berisiko menciptakan contingent liabilities atau kewajiban bersyarat yang bisa membengkak di masa depan. Hal ini bertentangan dengan prinsip awal proyek yang dikemas sebagai investasi B2B.

Yusuf menilai penyelesaian yang paling sehat adalah melalui mekanisme korporasi, seperti debt-to-equity swap, penyesuaian tenor pinjaman, atau membentuk SPV agar aset dan utang lebih transparan. Menurutnya, dukungan pemerintah tetap bisa diberikan tetapi harus terbatas dan terukur.

Utang Jumbo Masih Menjadi Tantangan

Sebagai catatan, proyek Kereta Cepat Whoosh menelan biaya sekitar US$7,27 miliar atau sekitar Rp120 triliun, dengan 75 persen pembiayaan berasal dari China Development Bank (CDB). Bunga pinjaman ditetapkan 2 persen per tahun dengan tenor 40 tahun.

Dengan besarnya nilai investasi dan pendapatan yang belum stabil, restrukturisasi ini menjadi langkah penting, namun para ekonom menegaskan perlunya disiplin fiskal agar APBN tidak menjadi penutup kekurangan dana operator.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Perak Antam Ambruk! Turun Tajam Rp2.350 per Gram Hari Ini

    Harga Perak Antam Ambruk! Turun Tajam Rp2.350 per Gram Hari Ini

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni yang dipasarkan Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan Rabu (20/5/2026). Pelemahan ini membuat harga perak terkoreksi cukup dalam dibandingkan perdagangan sebelumnya. Berdasarkan data terbaru Jambisnis.com dari laman Logam Mulia, perak murni Antam tercatat anjlok sebesar Rp2.350 per gram. Setelah mengalami penurunan, harga perak kini berada di level Rp48.650 per gram. […]

  • Pangkas Utang Rp 4,5 Triliun, Agung Podomoro Jual Lahan 8 Hektar di Bali

    Pangkas Utang Rp 4,5 Triliun, Agung Podomoro Jual Lahan 8 Hektar di Bali

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Industri properti nasional kembali menunjukkan dinamika penyehatan finansial yang strategis. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) melanjutkan strategi efisiensi dan penguatan fundamental dengan melakukan divestasi aset non-produktif di Bali. Pada 11 Desember 2025, APLN menyelesaikan penjualan seluruh kepemilikan saham Perseroan dan entitas anak PT Kencana Unggul Sukses (KUS) di PT Karya Pratama Propertindo […]

  • Harga Bahan Pokok di Pasar Angso Duo Jambi Relatif Terkendali

    Harga Bahan Pokok di Pasar Angso Duo Jambi Relatif Terkendali

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil berdasarkan pembaruan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi per Rabu (14/1/2026). Dari sejumlah komoditas utama, mayoritas bahan pangan tidak mengalami perubahan harga signifikan. Beras medium hingga premium masih dipasarkan pada kisaran harga sebelumnya, di antaranya beras Belido Rp 15.000 […]

  • 45 Desa di Muaro Jambi Masuk Zona Rawan Kekeringan, BPBD Siapkan Bantuan Air Bersih Saat Musim Kemarau

    45 Desa di Muaro Jambi Masuk Zona Rawan Kekeringan, BPBD Siapkan Bantuan Air Bersih Saat Musim Kemarau

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muaro Jambi memetakan sebanyak 45 desa yang berpotensi mengalami kekeringan selama musim kemarau 2026. Pemetaan ini dilakukan sebagai langkah mitigasi agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat apabila terjadi krisis air bersih. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Muaro Jambi, Anari Hasiholan Sitorus, mengatakan puluhan desa tersebut tersebar […]

  • Kenaikan Gaji PNS 2026 Masuk Perpres, Menkeu Purbaya Siapkan Keputusan Final

    Kenaikan Gaji PNS 2026 Masuk Perpres, Menkeu Purbaya Siapkan Keputusan Final

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memastikan rencana kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun 2026 telah memiliki dasar hukum melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025. Kebijakan tersebut menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN) di tengah dinamika ekonomi global. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan bahwa pihaknya saat ini masih […]

  • Bukan Sekadar Adu Strategi, Mario Liberty Siregar Buka Praporprov Catur Jambi

    Bukan Sekadar Adu Strategi, Mario Liberty Siregar Buka Praporprov Catur Jambi

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bukan sekadar adu strategi dan kecerdikan memainkan bidak. Turnamen Catur Praporprov Pengprov Percasi Jambi Tahun 2026 juga menjadi panggung untuk menyaring talenta-talenta terbaik yang akan membawa nama Jambi ke level nasional. Turnamen yang untuk pertama kalinya digelar dengan konsep tersebut di Provinsi Jambi itu resmi dibuka Ketua Pengprov Percasi Jambi Mario Liberty Siregar, […]

expand_less