Selasa, 22 Sep 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Ekonomi Iran Porak Poranda: Inflasi Tinggi, Nilai Tukar Rial Anjlok, Harga Pangan Melonjak

Ekonomi Iran Porak Poranda: Inflasi Tinggi, Nilai Tukar Rial Anjlok, Harga Pangan Melonjak

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kondisi ekonomi Iran kian memburuk dalam beberapa bulan terakhir. Tingginya inflasi, anjloknya nilai tukar mata uang rial, serta melonjaknya harga kebutuhan pokok membuat daya beli masyarakat tertekan dan memicu gelombang protes di berbagai kota.

Tekanan ekonomi tersebut diperparah oleh kejatuhan nilai tukar rial yang sangat drastis. Data menunjukkan, pada pertengahan Desember 2025, nilai tukar masih berada di kisaran 42.000 rial per dolar AS. Namun kini, mata uang Iran itu melemah tajam hingga menembus lebih dari 1,1 juta rial per dolar AS, bahkan sempat menyentuh rekor terendah di level 1,4 juta rial per dolar AS.

Kondisi ini membuat barang impor menjadi hampir tidak terjangkau bagi masyarakat. Secara domestik, situasinya juga tidak jauh lebih baik karena lonjakan harga pangan dan kebutuhan sehari-hari terus terjadi.

Iran sebenarnya telah lama bergulat dengan inflasi tinggi. Namun dalam 12 bulan terakhir, tekanan inflasi melonjak signifikan. Inflasi tercatat naik dari 31,8 persen pada Januari 2025 menjadi 48,6 persen pada Oktober 2025, berdasarkan data Pusat Statistik Iran. Sementara pada Desember 2025, inflasi masih berada di kisaran di atas 42 persen.

Data Bank Dunia juga menunjukkan bahwa inflasi tahunan Iran pada 2024 melampaui 32 persen, menempatkan negara tersebut dalam jajaran negara dengan inflasi tertinggi di dunia. Sejak 2008, Iran hanya mencatat inflasi di bawah 25 persen dalam beberapa tahun saja, menandakan masalah struktural yang belum terselesaikan.

Krisis ekonomi ini berdampak langsung pada stabilitas sosial. Penurunan tajam nilai mata uang dan kenaikan harga pangan memicu kemarahan publik, yang kemudian berujung pada aksi demonstrasi besar-besaran. Pemerintah Iran merespons dengan langkah pengamanan ketat, seiring meningkatnya tekanan terhadap rezim.

Para pengamat menilai, tanpa reformasi ekonomi yang menyeluruh dan perbaikan hubungan internasional, tekanan terhadap perekonomian Iran berpotensi terus berlanjut. Jika tidak ditangani, krisis ini dikhawatirkan akan semakin memperdalam ketidakstabilan sosial dan politik di negara tersebut.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Naik Dratis! Harga Emas Antam Dijual Rp2.354.000 per Gram

    Naik Dratis! Harga Emas Antam Dijual Rp2.354.000 per Gram

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik dratis hari ini, Jumat (24/10/2025). Investor kini dapat membeli Rp2.354.000 untuk ukuran satu gram. Sementara harga emas Antam termurah dibanderol Rp1.227.000. Mengutip situs Logam Mulia, harga emas Antam naik dratis Rp 33.000 jika dibandingkan dengan harga pada Kamis (23/10/2025) yang berada di level Rp […]

  • Salurkan 142.743 Unit Rumah KPR, BTN Kuasai 81,8% FLPP Nasional

    Salurkan 142.743 Unit Rumah KPR, BTN Kuasai 81,8% FLPP Nasional

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk telah menyalurkan 142.743 unit KPR Sejahtera FLPP atau setara 81,8% dari total nasional sebanyak 188.434 unit. Capaian tersebut membuktikan peran strategis BTN dalam menopang program pemerintah di sektor perumahan rakyat. Direktur Consumer Banking BTN, Hirwandi Gafar mengatakan keberhasilan program KPR subsidi tidak hanya membantu masyarakat memiliki rumah. […]

  • Harga Bahan Pokok di Pasar Angso Duo Jambi Relatif Terkendali

    Harga Bahan Pokok di Pasar Angso Duo Jambi Relatif Terkendali

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil berdasarkan pembaruan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi per Rabu (14/1/2026). Dari sejumlah komoditas utama, mayoritas bahan pangan tidak mengalami perubahan harga signifikan. Beras medium hingga premium masih dipasarkan pada kisaran harga sebelumnya, di antaranya beras Belido Rp 15.000 […]

  • Kemnaker Tegas: Perusahaan Wajib Miliki RPTKA, 94 WNA Ilegal Didepak dari KEK Sei Mangkei

    Kemnaker Tegas: Perusahaan Wajib Miliki RPTKA, 94 WNA Ilegal Didepak dari KEK Sei Mangkei

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan sikap tegas terhadap seluruh perusahaan di Indonesia yang mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (TKA) tanpa izin resmi. Pemerintah memperingatkan agar seluruh perusahaan mematuhi regulasi dan mekanisme penggunaan TKA sesuai peraturan yang berlaku. Kepala Biro Humas Kemnaker, Sunardi Manampiar Sinaga, mengatakan bahwa Pengesahan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) merupakan syarat […]

  • Ingat! SPPG Dilarang Masak di Bawah Pukul 12 Malam: Perpres Tata Kelola MBG

    Ingat! SPPG Dilarang Masak di Bawah Pukul 12 Malam: Perpres Tata Kelola MBG

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang mengatakan bahwa Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Tata Kelola Makan Bergizi Gratis telah rampung dan segera diundangkan. Nanik menyebut salah satu yang dibahas dalam beleid ini terkait teknis aturan masak MBG untuk mencegah kasus keracunan. Menurutnya, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilarang memasak MBG di […]

  • Ini Alasan Telur Lebih Baik Dikukus daripada Direbus

    Ini Alasan Telur Lebih Baik Dikukus daripada Direbus

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Telur merupakan salah satu sumber protein yang praktis, terjangkau, dan mudah diolah. Namun, banyak ahli menyebut bahwa telur kukus ternyata lebih baik dibandingkan telur rebus, terutama dari segi tekstur, kematangan, hingga kualitas rasa. Secara umum, kedua metode ini sama-sama sehat karena tidak membutuhkan tambahan minyak. Namun, proses pengukusan memberikan hasil yang lebih stabil […]

expand_less