Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Pemangkasan Dana Transfer Daerah 2026, RI Disebut Kembali ke Pola Sentralisasi Ala Orde Baru

Pemangkasan Dana Transfer Daerah 2026, RI Disebut Kembali ke Pola Sentralisasi Ala Orde Baru

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kebijakan pemerintah pusat memangkas dana transfer ke daerah (TKD) dalam APBN 2026 memicu gelombang protes dari para kepala daerah. Langkah itu dinilai sebagai titik balik desentralisasi fiskal, bahkan dianggap mengarah kembali ke pola sentralisasi ala Orde Baru. Puluhan kepala daerah yang datang menemui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyuarakan keresahan atas pemangkasan TKD yang mencapai Rp226,9 triliun, dari Rp919,9 triliun tahun ini menjadi hanya Rp692,9 triliun pada 2026. Mereka khawatir kebijakan ini akan memukul kemampuan fiskal daerah dan mengancam semangat otonomi yang menjadi hasil reformasi 1998.

“Daerah tentu banyak sekali yang merasakan dampak dari pemotongan TKD itu, di antaranya ada daerah yang mungkin sulit membayar belanja pegawai, besar sekali. Apalagi ada keharusan membayar P3K dan sebagainya. Nah, ini luar biasa berdampak terhadap APBD 2026,” ujar Gubernur Jambi Al Haris, Selasa (8/10/2025).

Desentralisasi fiskal merupakan amanat UU Otonomi Daerah pascareformasi, yang memberi kewenangan kepada daerah untuk mengelola anggarannya sendiri. Namun, sejumlah ekonom menilai, implementasinya belum sepenuhnya optimal, terbukti dari maraknya kasus penyalahgunaan anggaran daerah serta kapasitas fiskal yang masih timpang.

Data Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, hingga 2024 masih ada 166 kabupaten dan kota dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di bawah Rp100 miliar. Menanggapi protes itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui adanya persoalan dalam pelaksanaan desentralisasi fiskal. Ia menegaskan, langkah efisiensi dilakukan agar daerah memperbaiki tata kelola keuangannya.

“Desentralisasi enggak jelek-jelek amat, tapi pelaksanaan selama kemarin-kemarin mungkin ada kesan kurang bagus. Ada kesan ya, saya enggak tahu [aslinya],” ujar Purbaya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (7/10/2025).

Ia menekankan, perbaikan tata kelola fiskal menjadi kunci agar pemerintah pusat dan DPR tidak segan menaikkan kembali dana transfer ke daerah.
“Kalau realisasi belanja dan tata kelolanya baik, tentu DPR akan lebih mudah menaikkan TKD lagi,” ujarnya.

Purbaya menambahkan, evaluasi akan dilakukan pada kuartal II/2026, dan jika penerimaan pajak meningkat, alokasi TKD bisa kembali dinaikkan.

Pengamat ekonomi Universitas Mulawarman Hairul menilai kebijakan pemangkasan TKD berpotensi melemahkan kemandirian fiskal daerah. Menurutnya, langkah pemerintah pusat justru mengingatkan pada pola pikir sentralistik seperti masa Orde Baru.

“Kebijakan ini mengacak-acak prinsip fundamental desentralisasi fiskal yang dikenal dengan istilah money follows function. Kalau kewenangan tetap besar tapi dana dipotong drastis, itu kontraproduktif,” ujar Hairul, Senin (6/10/2025).

Ia menegaskan, jika program-program strategis seperti pembangunan infrastruktur kembali ditarik ke pemerintah pusat, maka fungsi pemerintah provinsi bisa terdegradasi. “Lah ini kan cara berpikir Orba banget dengan sentralisasinya. Kalau begitu hapuskan saja provinsi, cukup K/L dan kabupaten/kota,” pungkasnya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenag Muaro Jambi Jemput Bola Sosialisasi Sertifikasi Halal ke Pelaku Usaha

    Kemenag Muaro Jambi Jemput Bola Sosialisasi Sertifikasi Halal ke Pelaku Usaha

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Muaro Jambi terus menggencarkan sosialisasi sertifikasi halal dengan mendatangi langsung para pelaku usaha di sejumlah kecamatan. Kegiatan  tersebut menyasar tiga wilayah, yakni Kecamatan Jambi Luar Kota, Sekernan, dan Mestong. Lebih dari 100 pelaku usaha, khususnya di sektor makanan dan minuman, menjadi target sosialisasi. Kepala Kantor Kemenag Muaro Jambi, […]

  • Harga TBS Sawit Jambi Turun Tipis, Usia 10-20 Tahun Kini Rp 3.706 per Kg

    Harga TBS Sawit Jambi Turun Tipis, Usia 10-20 Tahun Kini Rp 3.706 per Kg

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Jambi turun tipis untuk periode 19–25 Juni 2026. Penurunan terjadi pada kelompok umur tanaman produktif. Berdasarkan hasil rapat tim penetapan harga di Dinas Perkebunan Provinsi Jambi pada 18 Juni 2026, harga TBS untuk usia 10–20 tahun ditetapkan Rp 3.706,58 per kilogram. Angka ini turun […]

  • Harga Batu Bara Acuan Periode Kedua Oktober Naik

    Harga Batu Bara Acuan Periode Kedua Oktober Naik

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga batu bara acuan (HBA) periode kedua Oktober 2025 mengalami kenaikan. Tren kenaikan ini berlaku untuk semua kelompok HBA. Mengutip data terbaru yang dirilis Kementerian ESDM, Kamis (16/10), kenaikana tertinggi ada pada kategori batu bara dengan kandungan kalori 6.322 GAR. Untuk HBA kategori ini harga pada periode pertama Oktober 2025 106,94 dolar AS […]

  • Menkeu Purbaya Temui Gubernur DKI Pramono, Bahas Rencana Pembangunan Gedung Tertinggi di Jakarta

    Menkeu Purbaya Temui Gubernur DKI Pramono, Bahas Rencana Pembangunan Gedung Tertinggi di Jakarta

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) RI Purbaya Yudhi Sadewa menemui Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, pada Selasa (7/10/2025) pagi. Dalam pertemuan tersebut, Purbaya membahas proposal Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait rencana pembangunan gedung baru tertinggi yang akan berlokasi di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta Selatan. “Enggak […]

  • Hingga September 2025, BI Catat Surplus Anggaran Rp 77,8 Triliun

    Hingga September 2025, BI Catat Surplus Anggaran Rp 77,8 Triliun

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, surplus Anggaran Tahunan Bank Indonesia (ATBI) mencapai Rp 77,9 triliun. Gubernur BI Perry Warjiyo mencatat, surplus tersebut berasal dari penerimaan yang sudah mencapai Rp 194,409 triliun. Sementara pengeluaran mencapai Rp 116,532 triliun. “Bank Indonesia di 2025 sampai dengan September 2025 surplus anggaran terjadi Rp 77,9 triliun,” […]

  • Harga Sembako Pasar Talang Banjar 23 Juli 2026: Cabai Rawit Turun hingga 25 Persen, Beras dan Daging Masih Stabil

    Harga Sembako Pasar Talang Banjar 23 Juli 2026: Cabai Rawit Turun hingga 25 Persen, Beras dan Daging Masih Stabil

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, pada Kamis (23/7/2026) secara umum masih terkendali. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi, sebagian besar komoditas pangan tercatat stabil, sementara harga cabai kembali mengalami penurunan yang cukup signifikan. Komoditas yang mengalami penurunan terbesar adalah cabai rawit merah yang kini dijual […]

expand_less