Jumat, 4 Sep 2026
light_mode
Beranda » Regional » Jambi Raup Surplus Perdagangan US$1,12 Miliar, Impor Justru Anjlok

Jambi Raup Surplus Perdagangan US$1,12 Miliar, Impor Justru Anjlok

  • account_circle say say
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Neraca perdagangan Provinsi Jambi mencatat surplus besar sepanjang Januari-Juli 2026. Badan Pusat Statistik mencatat selisih ekspor dan impor mencapai US$1,127 miliar. Nilai tersebut berasal dari ekspor kumulatif US$1,203 miliar dan impor US$76,74 juta. Surplus ini menunjukkan ekspor Jambi masih jauh lebih besar dibandingkan kebutuhan impornya.

Namun, ada perubahan menarik di sisi impor. Nilai impor Januari-Juli 2026 mencapai US$76,74 juta, naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar US$36,85 juta. Artinya, meskipun nilai impor meningkat lebih dari dua kali lipat, ekspor Jambi masih mampu mempertahankan surplus yang besar.

Pada Juli saja, impor Jambi tercatat US$4,65 juta, turun 48,45 persen dibandingkan Juni yang mencapai US$9,02 juta. Struktur impor memperlihatkan kebutuhan Jambi terhadap mesin dan alat angkutan cukup besar. Kelompok tersebut menyumbang 66,87 persen dari total impor Januari-Juli 2026.

Mesin-mesin dan pesawat mekanik bahkan mencatat pertumbuhan 250,08 persen secara kumulatif, dengan nilai mencapai US$45,74 juta.

Kenaikan impor mesin dapat dibaca dari dua sisi. Di satu sisi, impor tersebut menunjukkan kebutuhan investasi dan produksi. Di sisi lain, ketergantungan terhadap barang modal dari luar negeri menunjukkan industri lokal masih membutuhkan pasokan teknologi dari negara lain.

Tiongkok menjadi negara asal impor terbesar Jambi dengan nilai US$29,39 juta atau 38,30 persen dari total impor kumulatif.

Malaysia menyumbang US$20,21 juta, disusul Finlandia, Singapura dan Italia.

Kondisi neraca perdagangan Jambi menjadi kontras jika dibandingkan dengan struktur ekspornya. Daerah ini menghasilkan surplus besar, tetapi sebagian besar ekspor komoditas asal Jambi justru dikirim melalui pelabuhan di luar provinsi.

Data BPS mencatat hanya 42,42 persen komoditas asal Jambi diekspor melalui pelabuhan Jambi. Sisanya, 57,58 persen, melewati pelabuhan luar Jambi.

Surplus perdagangan akhirnya belum otomatis berarti seluruh rantai nilai ekonomi berada di Jambi. Tantangan berikutnya adalah bagaimana meningkatkan nilai tambah, memperkuat industri pengolahan dan menjadikan infrastruktur perdagangan daerah sebagai pintu utama ekspor.

Sumber: BPS Provinsi Jambi

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini 4 Kandidat Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026, Siapa Paling Layak?

    Ini 4 Kandidat Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026, Siapa Paling Layak?

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Persaingan memperebutkan gelar Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 semakin panas usai babak 16 besar resmi berakhir. Sejumlah talenta muda tampil memukau dan menjadi motor permainan timnya hingga berhasil mengantarkan negara masing-masing melangkah ke perempat final. Penghargaan FIFA Young Player Award, yang diberikan kepada pemain terbaik berusia muda sepanjang turnamen, kini mengerucut pada […]

  • Komisi VII DPR Bahas Persiapan Siaran Piala Dunia 2026 Bersama TVRI

    Komisi VII DPR Bahas Persiapan Siaran Piala Dunia 2026 Bersama TVRI

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komisi VII DPR RI menggelar rapat dengar pendapat bersama TVRI, RRI, dan ANTARA untuk membahas kesiapan siaran Piala Dunia 2026. Rapat dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 13 Mei 2026, di kompleks parlemen, Jakarta. Agenda utama mencakup kesiapan teknis penyiaran hingga distribusi siaran agar dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Dalam rapat tersebut, DPR juga meminta […]

  • Pembelian BBM Dibatasi 50 Liter per Hari, Berlaku Mulai 1 April 2026

    Pembelian BBM Dibatasi 50 Liter per Hari, Berlaku Mulai 1 April 2026

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi membatasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar maksimal 50 liter per hari untuk setiap kendaraan pribadi. Kebijakan ini mulai berlaku sejak 1 April 2026 melalui sistem digital berbasis aplikasi MyPertamina. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan pembatasan dilakukan untuk memastikan distribusi BBM subsidi lebih tepat sasaran […]

  • Harga Kelapa Sawit Jambi Naik Lagi, Rp 3.434 per Kilogram

    Harga Kelapa Sawit Jambi Naik Lagi, Rp 3.434 per Kilogram

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga tandan buah segar kelapa sawit Provinsi Jambi kembali naik. Kenaikannya jauh lebih tinggi dari periode sebelumnya. Hasil rapat Dinas Perkebunan Provinsi Jambi bersama asosiasi petani kelapa sawit dan pengusaha kelapa sawit, Kamis (12/) harga TBS kelapa sawit Jambi periode 5-11 Desember Rp 3.434,25 untuk umur tanam 10-20 tahun. Dengan harga itu, kenaikan […]

  • Jelang Ramadhan 2026, Harga Cabai di Pasar Talang Banjar Jambi Naik hingga 20 Persen

    Jelang Ramadhan 2026, Harga Cabai di Pasar Talang Banjar Jambi Naik hingga 20 Persen

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, terpantau relatif stabil menjelang bulan Ramadhan 2026. Namun, komoditas cabai mulai mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan data SIHARKO pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi per 12 Februari 2026, harga cabai merah besar naik 20 persen menjadi Rp 40.000 […]

  • Harga Cabai di Pasar Angso Duo Turun, Cabai Rawit Merah Justru Naik

    Harga Cabai di Pasar Angso Duo Turun, Cabai Rawit Merah Justru Naik

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok atau sembako di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Senin (19/1/2026). Meski demikian, sejumlah komoditas hortikultura khususnya cabai masih mengalami pergerakan harga, baik penurunan maupun kenaikan. Berdasarkan data Sistem Informasi Harga Komoditas (SIHARKO) milik Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai merah besar dan cabai merah […]

expand_less