Senin, 25 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » AHY: Bandara Jadi Senjata Penggerak Ekonomi Daerah dan Pariwisata Nasional

AHY: Bandara Jadi Senjata Penggerak Ekonomi Daerah dan Pariwisata Nasional

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan bandara di berbagai daerah bukan hanya untuk mendukung mobilitas, tetapi juga menjadi senjata utama penggerak ekonomi lokal dan sektor pariwisata nasional. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, pemerintah terus mengawal dan mengevaluasi sejumlah bandara yang telah dibangun agar bisa beroperasi optimal dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.

Langkah ini sejalan dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang meminta agar seluruh infrastruktur strategis, termasuk bandara, dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas daerah.

“Bandara yang sudah dibangun jangan sampai terbengkalai. Pemerintah memastikan semua infrastruktur ini harus hidup dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar AHY di Jakarta, Rabu (30/10/2025).

AHY menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang terintegrasi dengan pusat kegiatan ekonomi dan pariwisata, bukan berdiri sendiri.

“Saya cukup intensif berkomunikasi dengan Menteri Perhubungan. Kita bicara konektivitas antarwilayah, dan ini bukan hanya soal Jawa. Pemerintah ingin memastikan pembangunan juga menjangkau Aceh hingga Papua,” tegas AHY.

Menurutnya, dengan kondisi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17 ribu pulau, transportasi udara berperan penting dalam membuka isolasi daerah dan mempercepat pemerataan ekonomi. Selain bandara, pemerintah juga terus memperkuat jalan nasional, jalan provinsi, hingga akses ke kawasan produksi pangan, energi, dan air, agar konektivitas multimoda – darat, laut, dan udara – dapat berjalan seimbang.

Menko AHY menjelaskan, saat ini pemerintah tengah melakukan sinkronisasi lintas sektor agar bandara yang dibangun bisa diintegrasikan dengan sektor produktif di sekitarnya, seperti pariwisata, logistik, dan perdagangan daerah.

“Kita berharap bandara-bandara yang belum optimal bisa segera dimanfaatkan. Kalau tergelar dengan baik, bandara bisa menjadi katalis untuk meningkatkan pariwisata dan ekonomi lokal,” katanya.

Ia menegaskan, penguatan bandara bukan hanya soal transportasi, tetapi juga strategi besar dalam memperkuat daya saing ekonomi lokal dan UMKM.

“Ketika wisatawan datang, baik domestik maupun mancanegara, mereka membawa dampak ekonomi. UMKM, ekonomi kreatif, dan pelaku usaha lokal akan hidup. Ini multiplier effect yang nyata,” jelas AHY.

Dalam mendorong optimalisasi bandara, pemerintah menerapkan pendekatan kolaboratif antarinstansi serta evaluasi berkelanjutan. Tujuannya agar setiap bandara yang dibangun benar-benar menjadi bagian dari sistem konektivitas nasional yang mendukung pemerataan pembangunan wilayah.

“Pendekatan kolaboratif ini penting agar setiap pembangunan infrastruktur tidak jalan sendiri-sendiri, tapi saling terkoneksi. Dengan begitu, bandara bisa berfungsi maksimal mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah,” ujar AHY menegaskan.

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur udara tidak boleh berhenti di pembangunan fisik semata, melainkan harus dibarengi dengan ekosistem ekonomi di sekitarnya, agar investasi negara tidak sia-sia.

Pemerintah berharap, dengan pengelolaan yang baik dan sinergi lintas sektor, bandara di berbagai daerah dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, mendukung industri kreatif, dan memperkuat daya saing nasional di sektor transportasi dan pariwisata.

“Bandara bukan hanya terminal penerbangan, tapi simbol kemajuan daerah. Kalau bandara hidup, maka ekonominya bergerak,” pungkas AHY.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Timnas Futsal Indonesia Libas Korea Selatan 6-2

    Timnas Futsal Indonesia Libas Korea Selatan 6-2

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Timnas Futsal Indonesia memiliki modal berharga jelang menghadapi Korea Selatan pada laga pembuka AFC Futsal 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Selasa (27/1/2026) pukul 19.00 WIB. Modal tersebut datang dari catatan kemenangan telak 6-2 atas Korea Selatan pada pertemuan sebelumnya. Pertandingan Indonesia vs Korea Selatan di AFC Futsal 2026 diprediksi berjalan ketat. […]

  • Nasionalisasi Kebun Sawit Ilegal, Petani dan Pelaku Usaha Minta Kepastian Hukum

    Nasionalisasi Kebun Sawit Ilegal, Petani dan Pelaku Usaha Minta Kepastian Hukum

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Di tengah langkah pemerintah melakukan nasionalisasi kebun sawit ilegal, pelaku usaha dan petani sawit meminta kepastian hukum agar kebijakan tersebut tidak menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang merugikan masyarakat. Perkumpulan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI) menilai penertiban lahan sawit ilegal perlu disertai mekanisme hukum yang jelas, transparan, dan membuka ruang dialog antara pemerintah […]

  • Menkeu Purbaya Siapkan Legalisasi Rokok Ilegal, Target Berlaku Mei 2026

    Menkeu Purbaya Siapkan Legalisasi Rokok Ilegal, Target Berlaku Mei 2026

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah menyiapkan kebijakan baru untuk menekan peredaran rokok ilegal sekaligus meningkatkan penerimaan negara dari sektor cukai. Purbaya mengungkapkan, pemerintah telah merampungkan skema legalisasi rokok ilegal yang bertujuan mendorong pelaku usaha masuk ke dalam sistem resmi dan membayar cukai sesuai ketentuan. “Pelaku usaha harus masuk ke sistem […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai Merah Turun hingga 28 Persen

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai Merah Turun hingga 28 Persen

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo terpantau relatif stabil pada Rabu (8/4/2026), meski sejumlah komoditas hortikultura seperti cabai mengalami fluktuasi. Berdasarkan data Sistem Informasi Harga Kebutuhan Pokok (SIHARKO) dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar bahan pangan tidak mengalami perubahan harga dibandingkan hari sebelumnya. Penurunan harga paling mencolok terjadi pada […]

  • Mendag Respons Usulan Penyaluran Minyakita 100 Persen oleh BUMN

    Mendag Respons Usulan Penyaluran Minyakita 100 Persen oleh BUMN

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso merespons usulan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terkait rencana penyaluran minyak goreng rakyat Minyakita melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga 100 persen. Mengutip laporan CNN Indonesia, Jumat (17/4/2026), Budi menyatakan bahwa peningkatan porsi distribusi melalui BUMN dimungkinkan, selama mekanisme distribusi dan pasokan dapat berjalan dengan baik. “Di […]

  • Purbaya Tegaskan Redenominasi Rupiah Bukan Wewenang Kemenkeu, Sepenuhnya Tugas BI

    Purbaya Tegaskan Redenominasi Rupiah Bukan Wewenang Kemenkeu, Sepenuhnya Tugas BI

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBINNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kebijakan redenominasi rupiah bukan berada di tangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), melainkan sepenuhnya menjadi kewenangan Bank Indonesia (BI). “Kalau redenominasi itu bukan wewenang Kementerian Keuangan. Nanti Gubernur Bank Sentral atau BI yang menyelenggarakannya,” kata Purbaya dalam konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jumat (14/11/2025). Pernyataan ini menegaskan posisi […]

expand_less