Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Harga Minyak dan Batu Bara Menguat di Tengah Pelemahan CPO dan Timah

Harga Minyak dan Batu Bara Menguat di Tengah Pelemahan CPO dan Timah

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Harga berbagai komoditas dunia ditutup bervariasi pada perdagangan Rabu (29/10/2025) waktu setempat. Penguatan tercatat pada komoditas energi seperti minyak mentah dan batu bara, sementara Crude Palm Oil (CPO) dan timah justru melemah di tengah tekanan pasar global. Pergerakan ini menunjukkan dinamika pasar komoditas yang masih dipengaruhi oleh ketidakpastian ekonomi global, arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat (AS), serta perubahan pola permintaan energi dan logam industri di Asia.

Harga minyak mentah dunia naik tipis setelah data menunjukkan penurunan signifikan pada persediaan minyak dan bahan bakar AS pekan lalu. Kondisi ini menandakan adanya peningkatan permintaan di pasar energi terbesar dunia tersebut.

Mengutip laporan Reuters, harga minyak mentah Brent untuk kontrak Desember naik 0,8% menjadi USD 64,92 per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) menguat 0,6% ke posisi USD 60,48 per barel.

Kenaikan ini juga didukung oleh sinyal positif dari Presiden AS Donald Trump yang menyatakan optimisme terhadap pembicaraan perdagangan mendatang dengan Presiden China, yang diharapkan dapat meredakan tensi geopolitik dan memperbaiki prospek permintaan minyak global.

Analis energi dari London Energy Watch, Daniel Burke, menyebutkan bahwa kombinasi penurunan stok dan potensi pemulihan hubungan dagang antara AS dan China memberikan dorongan psikologis pada pasar minyak.

“Data stok yang rendah menandakan konsumsi meningkat, sementara sentimen positif dari AS dan China membantu mengangkat harga,” jelas Burke.

Harga batu bara juga mencatat penguatan seiring meningkatnya permintaan dari negara-negara Asia menjelang musim dingin. Berdasarkan data bursa ICE Newcastle (Australia), harga batu bara kontrak pengiriman November 2025 naik 0,60% menjadi USD 109,9 per ton.

Permintaan dari India dan Tiongkok yang kembali meningkat untuk keperluan listrik turut menopang harga, meskipun tren jangka panjang menunjukkan pergeseran menuju energi terbarukan.

“Kenaikan harga batu bara kali ini bersifat musiman, terutama karena kebutuhan energi untuk pemanas rumah tangga di Asia Timur,” ujar analis komoditas PT Trimegah Futures, Reza Priyanto.

Berbeda dengan minyak dan batu bara, harga minyak kelapa sawit mentah (CPO) justru melemah. Berdasarkan data TradingEconomics, harga CPO turun 1,46% menjadi MYR 4.252 per ton pada perdagangan Rabu (29/10/2025).

Pelemahan ini dipicu oleh menurunnya permintaan ekspor dari India dan China, dua negara importir terbesar minyak sawit dunia, serta penguatan nilai ringgit terhadap dolar AS yang membuat harga CPO menjadi kurang kompetitif di pasar global.

Selain itu, produksi CPO dari Malaysia dan Indonesia dua produsen terbesar dunia  menunjukkan tren peningkatan, sehingga menambah tekanan pada harga.

“Fundamental pasokan saat ini cukup tinggi. Meski permintaan domestik Indonesia meningkat karena kebijakan biodiesel, ekspor global masih belum stabil,” kata analis pertanian Farah Wibisono.

Harga nikel di bursa London Metal Exchange (LME) naik 0,46% menjadi USD 15.366 per ton. Kenaikan ini didorong oleh ekspektasi peningkatan permintaan bahan baku baterai kendaraan listrik di Tiongkok dan Eropa.

Namun, timah justru mengalami penurunan harga sebesar 0,49% ke level USD 36.184 per ton di LME. Pelemahan ini terjadi seiring meningkatnya pasokan global dan perlambatan permintaan sektor elektronik, yang menjadi konsumen utama logam tersebut.

Secara keseluruhan, para analis memperkirakan pasar komoditas global akan tetap bergerak fluktuatif hingga akhir tahun. Sentimen utama masih datang dari arah kebijakan The Fed, tensi geopolitik Timur Tengah, serta kebijakan ekspor-impor Tiongkok yang memengaruhi rantai pasok global.

“Investor masih berhati-hati menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Komoditas energi cenderung diuntungkan, sedangkan komoditas pertanian dan logam masih menghadapi tekanan,” ujar ekonom senior Muhammad Hanif dari CORE Indonesia.

Dengan dinamika ini, harga minyak dan batu bara diperkirakan masih berpotensi menguat dalam jangka pendek, sementara CPO dan timah perlu dukungan permintaan baru agar kembali pulih.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditjen Pajak Soroti Crazy Rich, Banyak Kejanggalan Ditemukan di Laporan SPT

    Ditjen Pajak Soroti Crazy Rich, Banyak Kejanggalan Ditemukan di Laporan SPT

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mulai memperketat pengawasan terhadap para wajib pajak berpenghasilan tinggi atau high wealth individual (HWI), setelah menemukan banyak ketidaksesuaian dalam laporan Surat Pemberitahuan (SPT). Langkah pengetatan ini dilakukan DJP untuk meningkatkan kepatuhan perpajakan, khususnya di segmen wajib pajak kaya yang selama ini memiliki kemampuan ekonomi besar, namun kontribusi […]

  • Festival PSP 26th: PT PSP Rayakan 26 Tahun dengan Semangat Investasi dan Kehidupan Sehat di Jambi

    Festival PSP 26th: PT PSP Rayakan 26 Tahun dengan Semangat Investasi dan Kehidupan Sehat di Jambi

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT. PSP, perusahaan pengembang properti terkemuka di Jambi, akan menggelar perayaan hari jadi ke-26 melalui rangkaian kegiatan bertajuk “Festival PSP 26th: Good Investment, Good Life.” Festival ini menjadi simbol perjalanan panjang PT. PSP sejak berdiri pada tahun 1999, sekaligus wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan. Kegiatan akan berlangsung sepanjang bulan November […]

  • Kata Prabowo Uang Sitaan Korupsi CPO Rp13 T Bisa Renovasi 8 Ribu Sekolah

    Kata Prabowo Uang Sitaan Korupsi CPO Rp13 T Bisa Renovasi 8 Ribu Sekolah

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengaku tak bisa membayangkan banyaknya uang sitaan Kejaksaan Agung (Kejagung), dari kasus dugaan korupsi Crude Palm Oil (CPO) senilai Rp13 triliun lebih. Hal tersebut diungkapkan Prabowo saat menyaksikan penyerahan uang total Rp13 triliun, yang merupakan hasil sitaan dari tiga korporasi raksasa sawit. Mereka adalah Wilmar Group, Permata Hijau Group, dan […]

  • Harga Perak Antam Naik Tinggi

    Harga Perak Antam Naik Tinggi

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produksi Antam naik tinggi hari ini, Jumat (12/12/2025). Kenaikannya mencapai Rp800 kini dibanderol Rp39.235 per gram. Harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 10.208.750, dengan harga yang termasuk PPN 11% menjadi Rp 11.331.713. Sedangkan berat 500 gram adalah Rp 19.617.500, dengan harga yang termasuk PPN […]

  • Banjir Bandang Putus Jembatan, Kampung Karikil Sukabumi Terisolasi

    Banjir Bandang Putus Jembatan, Kampung Karikil Sukabumi Terisolasi

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Banjir bandang memutus akses menuju Kampung Karikil, Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Jembatan penghubung utama menuju kampung tersebut dilaporkan hanyut akibat derasnya arus banjir pada Minggu (28/12/2025) malam. Peristiwa banjir bandang terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Nyalindung sejak siang hari. Akibat kejadian ini, seluruh warga Kampung Karikil terisolasi […]

  • Emas Antam Terjun Bebas, Cek Harga Terbaru Disini

    Emas Antam Terjun Bebas, Cek Harga Terbaru Disini

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam anjlok hari ini. Dari semula Rp3.027.000, kini menjadi Rp2.844.000 per gram. Dikutip dari laman Logam Mulia, Selasa (3/2/2026), harga emas Antam anjlok Rp183.000. Sepanjang 2026, harga emas Antam masih melonjak 14%. Sebab, pada 1 Januari lalu, harga emas Antam tercatat hanya sebesar Rp 2.488.000 per gram. Sementara harga beli kembali […]

expand_less