Kamis, 30 Apr 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Harga Minyak dan Batu Bara Menguat di Tengah Pelemahan CPO dan Timah

Harga Minyak dan Batu Bara Menguat di Tengah Pelemahan CPO dan Timah

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kam, 30 Okt 2025

JAMBISNIS.COM – Harga berbagai komoditas dunia ditutup bervariasi pada perdagangan Rabu (29/10/2025) waktu setempat. Penguatan tercatat pada komoditas energi seperti minyak mentah dan batu bara, sementara Crude Palm Oil (CPO) dan timah justru melemah di tengah tekanan pasar global. Pergerakan ini menunjukkan dinamika pasar komoditas yang masih dipengaruhi oleh ketidakpastian ekonomi global, arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat (AS), serta perubahan pola permintaan energi dan logam industri di Asia.

Harga minyak mentah dunia naik tipis setelah data menunjukkan penurunan signifikan pada persediaan minyak dan bahan bakar AS pekan lalu. Kondisi ini menandakan adanya peningkatan permintaan di pasar energi terbesar dunia tersebut.

Mengutip laporan Reuters, harga minyak mentah Brent untuk kontrak Desember naik 0,8% menjadi USD 64,92 per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) menguat 0,6% ke posisi USD 60,48 per barel.

Kenaikan ini juga didukung oleh sinyal positif dari Presiden AS Donald Trump yang menyatakan optimisme terhadap pembicaraan perdagangan mendatang dengan Presiden China, yang diharapkan dapat meredakan tensi geopolitik dan memperbaiki prospek permintaan minyak global.

Analis energi dari London Energy Watch, Daniel Burke, menyebutkan bahwa kombinasi penurunan stok dan potensi pemulihan hubungan dagang antara AS dan China memberikan dorongan psikologis pada pasar minyak.

“Data stok yang rendah menandakan konsumsi meningkat, sementara sentimen positif dari AS dan China membantu mengangkat harga,” jelas Burke.

Harga batu bara juga mencatat penguatan seiring meningkatnya permintaan dari negara-negara Asia menjelang musim dingin. Berdasarkan data bursa ICE Newcastle (Australia), harga batu bara kontrak pengiriman November 2025 naik 0,60% menjadi USD 109,9 per ton.

Permintaan dari India dan Tiongkok yang kembali meningkat untuk keperluan listrik turut menopang harga, meskipun tren jangka panjang menunjukkan pergeseran menuju energi terbarukan.

“Kenaikan harga batu bara kali ini bersifat musiman, terutama karena kebutuhan energi untuk pemanas rumah tangga di Asia Timur,” ujar analis komoditas PT Trimegah Futures, Reza Priyanto.

Berbeda dengan minyak dan batu bara, harga minyak kelapa sawit mentah (CPO) justru melemah. Berdasarkan data TradingEconomics, harga CPO turun 1,46% menjadi MYR 4.252 per ton pada perdagangan Rabu (29/10/2025).

Pelemahan ini dipicu oleh menurunnya permintaan ekspor dari India dan China, dua negara importir terbesar minyak sawit dunia, serta penguatan nilai ringgit terhadap dolar AS yang membuat harga CPO menjadi kurang kompetitif di pasar global.

Selain itu, produksi CPO dari Malaysia dan Indonesia dua produsen terbesar dunia  menunjukkan tren peningkatan, sehingga menambah tekanan pada harga.

“Fundamental pasokan saat ini cukup tinggi. Meski permintaan domestik Indonesia meningkat karena kebijakan biodiesel, ekspor global masih belum stabil,” kata analis pertanian Farah Wibisono.

Harga nikel di bursa London Metal Exchange (LME) naik 0,46% menjadi USD 15.366 per ton. Kenaikan ini didorong oleh ekspektasi peningkatan permintaan bahan baku baterai kendaraan listrik di Tiongkok dan Eropa.

Namun, timah justru mengalami penurunan harga sebesar 0,49% ke level USD 36.184 per ton di LME. Pelemahan ini terjadi seiring meningkatnya pasokan global dan perlambatan permintaan sektor elektronik, yang menjadi konsumen utama logam tersebut.

Secara keseluruhan, para analis memperkirakan pasar komoditas global akan tetap bergerak fluktuatif hingga akhir tahun. Sentimen utama masih datang dari arah kebijakan The Fed, tensi geopolitik Timur Tengah, serta kebijakan ekspor-impor Tiongkok yang memengaruhi rantai pasok global.

“Investor masih berhati-hati menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Komoditas energi cenderung diuntungkan, sedangkan komoditas pertanian dan logam masih menghadapi tekanan,” ujar ekonom senior Muhammad Hanif dari CORE Indonesia.

Dengan dinamika ini, harga minyak dan batu bara diperkirakan masih berpotensi menguat dalam jangka pendek, sementara CPO dan timah perlu dukungan permintaan baru agar kembali pulih.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Safari Ramadan di Masjid Al-Ikhlas, Wali Kota Jambi Maulana Komit Fasilitasi Marbot dengan BPJS Ketenagakerjaan

    Safari Ramadan di Masjid Al-Ikhlas, Wali Kota Jambi Maulana Komit Fasilitasi Marbot dengan BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi memulai rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah tahun 2026 dengan menggelar kegiatan di Masjid Al-Ikhlas, RT 06, Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo, Kamis (26/2/2026). Kegiatan Safari Ramadan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana. Pada kesempatan yang sama, Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Jambi juga dilaksanakan di masjid yang sama […]

  • Istana Benarkan Thomas Djiwandono Masuk Bursa Calon Deputi Gubernur BI

    Istana Benarkan Thomas Djiwandono Masuk Bursa Calon Deputi Gubernur BI

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Istana Kepresidenan membenarkan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono masuk dalam bursa calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Kepastian tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyusul adanya kekosongan jabatan di jajaran pimpinan bank sentral. Prasetyo menjelaskan, proses pencalonan dilakukan setelah salah satu Deputi Gubernur BI, Juda Agung, mengajukan surat pengunduran diri. Sesuai ketentuan […]

  • Naik Rp800, Harga Perak Hari Ini Dijual Rp48.400 per Gram

    Naik Rp800, Harga Perak Hari Ini Dijual Rp48.400 per Gram

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produksi Antam bergerak naik pada perdagangan hari ini, Kamis (19/2/2026). Terpantau dari laman logam mulia, harga perak antam naik tinggi sebesar Rp800 ke level Rp 48.400 per gram. Sebelumnya, perak Antam turun tajam sebesar Rp2.000 ke level Rp 46.000 per gram. Kemudian kembali menguat sebesar Rp 1.600 ke kisaran Rp […]

  • Pemprov Bali Bentuk Posko 24 Jam Lindungi Wisatawan di Semua Destinasi

    Pemprov Bali Bentuk Posko 24 Jam Lindungi Wisatawan di Semua Destinasi

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali tengah merancang pembentukan unit layanan terpadu dan posko pelayanan wisatawan di seluruh destinasi wisata yang akan beroperasi selama 24 jam. Gubernur Bali Wayan Koster menjelaskan, keberadaan posko tersebut akan menjadi pusat koordinasi berbagai instansi terkait untuk memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan selama berlibur di Pulau Dewata. “Posko ini harus […]

  • Terkoreksi, Perak Antam Dijual Rp50.500 per Gram

    Terkoreksi, Perak Antam Dijual Rp50.500 per Gram

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam terkoreksi hari ini. Akibat penurunan tersebut perak Antam kini menjadi Rp50.500 per gram. Berdasarkan data dari laman Logam Mulia, Senin (20/4/2026), perak Antam turun harga sebesar Rp900. Sementara itu, sehari sebelumnya perak Antam melesat sebesar Rp1.300 ke level Rp51.400 per gram. Komoditas logam mulia pada perdagangan hari ini kompak […]

  • Harga Cabe Rawit Hijau di Pasar Angso Duo Naik 12 Persen Menjadi Rp50.000 per Kilogram

    Harga Cabe Rawit Hijau di Pasar Angso Duo Naik 12 Persen Menjadi Rp50.000 per Kilogram

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok atau sembako di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, hari ini terpantau relatif stabil pada Kamis (29/1/2026). Berdasarkan data SIHARKO pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, terlihat mayoritas komoditas pangan tidak mengalami perubahan harga signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Harga beras Belido tercatat dijual dengan harga Rp15.000 per kilogram, sementara beras […]

expand_less