Kamis, 25 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Belum Genap Setahun Menjabat, Harta Direktur Kredit dan Syariah Bank Jambi Yufnizarman Tembus Rp2,49 Miliar

Belum Genap Setahun Menjabat, Harta Direktur Kredit dan Syariah Bank Jambi Yufnizarman Tembus Rp2,49 Miliar

  • account_circle say say
  • calendar_month 49 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru pejabat di lingkungan PT Bank Pembangunan Daerah Jambi kembali menjadi sorotan. Direktur Kredit dan Syariah, Yufnizarman, melaporkan total kekayaan sebesar Rp2.499.136.053 setelah dikurangi utang per 2025. Dalam laporan periodik yang disampaikan pada 28 Januari 2026 tersebut, status verifikasi dinyatakan lengkap secara administratif.

Aset terbesar Yufnizarman tercatat pada sektor tanah dan bangunan dengan total nilai mencapai Rp982 juta. Tercatat sedikitnya tujuh bidang tanah yang tersebar di Kota Jambi, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Timur, hingga Kerinci. Sebagian besar aset diperoleh dari hasil sendiri, dengan nilai bervariasi mulai puluhan juta hingga ratusan juta rupiah.

Di sektor alat transportasi, total nilai mencapai Rp291,5 juta. Koleksi kendaraan yang dilaporkan antara lain:

  • Honda HR-V tahun 2015 senilai Rp160 juta
  • Yamaha Mio Soul tahun 2009
  • Yamaha R2 tahun 2021
  • Kawasaki ZX250G tahun 2022 senilai Rp110 juta

Komponen terbesar kedua berasal dari kas dan setara kas yang tercatat sebesar Rp1,45 miliar, menunjukkan likuiditas yang cukup tinggi dibanding aset lainnya. Selain itu, harta bergerak lain tercatat Rp16,2 juta, sementara surat berharga dan harta lainnya dilaporkan nihil. Dengan total aset mencapai Rp2,74 miliar dan utang Rp242,6 juta, maka kekayaan bersih Yufnizarman berada di angka Rp2,49 miliar.

Yufnizarman memiliki rekam jejak panjang di dunia perbankan daerah. Ia memulai karier dari level operasional hingga menduduki posisi strategis, mulai dari Kepala Pemasaran Cabang Muara Sabak, Pemimpin Cabang Sungai Penuh, hingga Pemimpin Kantor Cabang Utama sebelum akhirnya menjabat direktur.

Ia juga tercatat menyelesaikan pendidikan Magister Manajemen di Universitas Batanghari pada 2025. Di luar laporan kekayaan, Yufnizarman juga meraih gelar Certified Risk Management (CRM) dari Indonesian Risk Professional Association (IRPA) melalui program sertifikasi manajemen risiko yang diselenggarakan bersama Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR).

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diburu Interpol, Ini Profil Lengkap Bos WanaArtha Life dan Kresna Group yang Jadi Buronan Kasus Keuangan RI

    Diburu Interpol, Ini Profil Lengkap Bos WanaArtha Life dan Kresna Group yang Jadi Buronan Kasus Keuangan RI

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Interpol Indonesia terus memburu dua buronan kelas kakap dalam kasus keuangan dan investasi yang menggemparkan Tanah Air, yakni Michael Steven, pemilik Grup Kresna, dan Evelina F. Pietruschka, pemilik WanaArtha Life. Keduanya kini masuk dalam daftar red notice internasional sejak 19 September 2025. Sekretaris NCB Interpol Indonesia, Untung Widyatmoko, mengungkapkan bahwa nama Michael Steven […]

  • Awal Pekan, Rupiah Menguat ke Level Rp16.655 per Dolar AS

    Awal Pekan, Rupiah Menguat ke Level Rp16.655 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat pada awal perdagangan hari ini, Senin (1/12/2025). Kini rupiah berada diposisi Rp16.655 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.675 per dolar AS. Rupiah bergerak menguat 20 poin atau 0,12 persen menjadi Rp16.655 per dolar AS. Rupiah menguat seiring peningkatan ekspektasi pemangkasan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) […]

  • Iran Serang Kapal Tanker di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Terancam Meledak dan Ekonomi Global Bergejolak

    Iran Serang Kapal Tanker di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Terancam Meledak dan Ekonomi Global Bergejolak

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Situasi Timur Tengah kian memanas setelah Iran mulai menyerang kapal-kapal tanker minyak yang melintas di Selat Hormuz. Serangan ini memicu kekhawatiran serius terhadap lonjakan harga minyak dunia dan potensi guncangan ekonomi global. Militer Iran pada Minggu (1/3/2026) mengonfirmasi telah menyerang kapal tanker yang disebut melanggar larangan melintas di Selat Hormuz. Kapal tanker berbendera […]

  • Terpukul Lagi! Nilai Tukar Rupiah Segini Pagi Ini

    Terpukul Lagi! Nilai Tukar Rupiah Segini Pagi Ini

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali terpukul Kamis (9/4/2026) pagi ini. Pelemahan ini terjadi karena tertekan sentimen global di tengah ketidakpastian gencatan senjata AS-Iran dan arah kebijakan suku bunga The Fed. Berdasarkan data dari Antara, rupiah melemah 18 poin atau 0,11 persen menjadi Rp17.030 per dolar Amerika Serikat (AS) dari penutupan sebelumnya di level Rp17.012 […]

  • Anggota DPR Sebut Impor 105.000 Pikap India oleh Agrinas Tak Pernah Dibahas di DPR

    Anggota DPR Sebut Impor 105.000 Pikap India oleh Agrinas Tak Pernah Dibahas di DPR

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron menyatakan, rencana impor 105.000 mobil pikap dari India oleh PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) tidak pernah dibahas dalam rapat bersama DPR. Menurut Herman, dalam beberapa kali pertemuan antara Komisi VI dan pihak Agrinas, pembahasan hanya berfokus pada program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), termasuk alokasi anggaran […]

  • PPATK Bongkar Modus Kredit Fiktif: Libatkan Orang Dalam hingga Aliran Dana ke Luar Negeri

    PPATK Bongkar Modus Kredit Fiktif: Libatkan Orang Dalam hingga Aliran Dana ke Luar Negeri

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan mengungkap praktik kredit fiktif di sektor perbankan masih menjadi ancaman serius bagi sistem keuangan nasional. Modus yang digunakan tidak hanya melibatkan manipulasi data, tetapi juga peran orang dalam hingga aliran dana ke luar negeri. Dalam talkshow edukasi publik, PPATK menegaskan bahwa kasus kredit fiktif umumnya baru terdeteksi […]

expand_less