Kamis, 29 Okt 2026
light_mode
Beranda » Regional » Walikota Jambi Maulana Tantang LSM, Wartawan, dan Akademisi Bahas Sampah dalam Diskusi Publik

Walikota Jambi Maulana Tantang LSM, Wartawan, dan Akademisi Bahas Sampah dalam Diskusi Publik

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Wali Kota Jambi, Maulana, membuka ruang kritik secara terbuka dengan mengundang kalangan LSM, wartawan, dan akademisi untuk terlibat langsung dalam diskusi publik terkait persoalan sampah di Kota Jambi.

Diskusi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (13/6/2026) di Rumah Dinas Wali Kota Jambi. Forum ini disebut sebagai upaya pemerintah untuk menguji sekaligus menyempurnakan kebijakan pengelolaan sampah yang saat ini menuai pro dan kontra di tengah masyarakat.

“Saya undang media, LSM, dan para profesor. Apa yang belum sempurna, kita sempurnakan bersama,” ujar Maulana, Rabu (10/6/2026).

Menurut Maulana, persoalan sampah di Kota Jambi tidak bisa dilepaskan dari sistem lama yang sudah berjalan sejak puluhan tahun lalu. Ia menyinggung keberadaan ratusan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang dibangun sejak 2006 saat jumlah penduduk masih jauh lebih sedikit.

Namun, seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi, konsep TPS terbuka dinilai tidak lagi relevan dan justru menimbulkan persoalan lingkungan, termasuk pencemaran dari air lindi.

Pemerintah Kota Jambi sebenarnya telah mendorong konsep TPS3R (Reduce, Reuse, Recycle) sejak 2008. Namun, implementasinya belum optimal karena perubahan perilaku masyarakat dinilai menjadi tantangan utama.

“Sejak 2008 kita dorong TPS3R, tapi yang bertahan hanya sekitar tujuh. Mengubah perilaku itu tidak mudah,” katanya.

Saat ini, Pemkot Jambi mengembangkan program Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM), yang disebut sebagai penguatan dari konsep sebelumnya.

Menanggapi kritik soal iuran dalam program tersebut, Maulana menegaskan bahwa mekanisme tersebut bukan hal baru dan telah lama diterapkan dalam sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Ia juga menepis tudingan terkait pengadaan armada bentor dalam program tersebut, dengan menegaskan bahwa skema yang diterapkan kini justru memberi peran lebih besar kepada masyarakat.

“Ini gerakan bersama. Bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab semua pihak,” tegasnya.

Melalui forum diskusi publik ini, Maulana berharap muncul solusi konkret untuk mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi sorotan.

Ia juga melontarkan pertanyaan reflektif terkait kondisi kebersihan kota yang masih menjadi pekerjaan rumah bersama.

“Mau sampai kapan pintu masuk kota dipenuhi sampah? Mau sampai kapan anak-anak belajar di lingkungan yang belum bersih?” ujarnya.

Diskusi ini diharapkan menjadi titik temu antara pemerintah dan masyarakat dalam merumuskan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan di Kota Jambi.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hubungan Inggris–China, Starmer Tetap Dorong Kerja Sama Ekonomi

    Hubungan Inggris–China, Starmer Tetap Dorong Kerja Sama Ekonomi

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan Inggris agar berhati-hati dalam mempererat hubungan bisnis dengan China. Peringatan itu muncul di tengah kunjungan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer ke Beijing, yang justru memuji manfaat ekonomi dari upaya “reset” hubungan Inggris–China. Menanggapi pertanyaan wartawan di Washington terkait langkah Inggris mendekat ke Beijing, Trump menyebut langkah […]

  • Bisnis Naik Kelas Bukan Sekadar Tambah Omzet, Ini yang Harus Berubah

    Bisnis Naik Kelas Bukan Sekadar Tambah Omzet, Ini yang Harus Berubah

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Meningkatkan omzet sering menjadi target utama pelaku usaha. Namun, kenaikan penjualan tidak selalu berarti sebuah bisnis sudah naik kelas. Bisnis yang benar-benar berkembang perlu mengalami perubahan dari sisi sistem, keuangan, sumber daya manusia, operasional hingga cara pemilik mengelola pelanggan. Di Jambi, karakteristik industri mikro dan kecil cukup beragam. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi […]

  • 12 Ide Jualan Ramadhan Modal Rp200 Ribu, Laris dan Untung Besar

    12 Ide Jualan Ramadhan Modal Rp200 Ribu, Laris dan Untung Besar

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bulan Ramadhan selalu menghadirkan peluang usaha musiman yang menjanjikan. Dengan modal relatif kecil, sekitar Rp200.000, masyarakat sudah bisa memulai bisnis takjil dan makanan berbuka yang berpotensi laris manis. Meningkatnya kebutuhan makanan dan minuman saat menjelang berbuka puasa membuat perputaran uang cenderung cepat. Kuncinya terletak pada pemilihan produk yang diminati, harga terjangkau, serta strategi […]

  • Merah Membara, Bitcoin dan Ethereum Anjlok Parah

    Merah Membara, Bitcoin dan Ethereum Anjlok Parah

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga aset kripto utama, Bitcoin dan Ethereum, kembali mengalami penurunan tajam pada Senin (1/12/25). Anjloknya pasar kripto ini sejalan dengan sentimen penghindaran risiko yang lebih luas di awal bulan baru. Harga Bitcoin anjlok tajam sekitar 5,5%, diperdagangkan di level sekitar US$ 86.273,68. Sementara itu, harga Ethereum mengalami penurunan yang lebih dalam, merosot lebih […]

  • Bukan Hanya Kota Jambi, Pertumbuhan Bisnis Mulai Perlu Dibaca dari Kabupaten

    Bukan Hanya Kota Jambi, Pertumbuhan Bisnis Mulai Perlu Dibaca dari Kabupaten

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketika membicarakan bisnis di Provinsi Jambi, perhatian sering kali terkonsentrasi pada Kota Jambi. Padahal struktur ekonomi provinsi ini terbentuk dari aktivitas 11 kabupaten/kota dengan karakter ekonomi yang berbeda. Publikasi BPS mengenai PDRB kabupaten/kota 2021–2025 menunjukkan bahwa setiap daerah memiliki struktur ekonomi dan pola permintaan yang berbeda. Data tersebut mencakup konsumsi rumah tangga, investasi, […]

  • Shinta Kamdani: UMKM Perlu Kemudahan Usaha dan Regulasi yang Efisien

    Shinta Kamdani: UMKM Perlu Kemudahan Usaha dan Regulasi yang Efisien

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani menegaskan pentingnya dukungan pemerintah bagi sektor produktif dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar tetap tumbuh di tengah dinamika ekonomi. Pernyataan ini disampaikan Shinta menanggapi langkah Bank Indonesia (BI) yang memangkas porsi Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) menjadi Rp707 triliun per 21 Oktober […]

expand_less