Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Kuliner » Bisnis Makanan Kukusan Makin Populer, Peluang Cuan di 2025

Bisnis Makanan Kukusan Makin Populer, Peluang Cuan di 2025

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Gaya hidup sehat kini menjadi bagian dari keseharian masyarakat urban Indonesia. Salah satu tren kuliner yang terus naik daun pada 2025 adalah makanan kukusan — makanan yang diolah tanpa minyak goreng, tanpa pengawet, dan tetap menggugah selera. Tren ini bukan hanya mencerminkan perubahan pola konsumsi, tapi juga membuka peluang bisnis baru yang menjanjikan.

Berbeda dengan makanan yang digoreng, makanan kukusan menawarkan rasa alami dari bahan-bahan segar tanpa tambahan minyak berlebih. Proses memasak dengan uap air membantu menjaga kandungan gizi serta tekstur alami bahan, seperti sayur, ubi, ikan, hingga daging ayam.

Menurut pengamat kuliner dan wirausaha pangan sehat, Rini Adiastuti, bisnis kukusan kini tidak hanya hadir di pasar tradisional atau kaki lima, tapi juga sudah merambah kafe modern, catering diet, hingga layanan antar daring.

“Kukusan itu fleksibel. Bisa jadi camilan, bisa juga jadi menu utama. Dengan branding yang tepat, produk sederhana bisa jadi bisnis besar,” jelasnya.

Data riset internal Indonesia Food Insight 2025 menunjukkan, permintaan makanan sehat meningkat 30% dibanding tahun lalu. Segmentasi pasar terbesar datang dari pekerja kantoran dan keluarga muda di kota besar yang ingin menjaga pola makan tanpa kehilangan cita rasa.

Keunggulan bisnis makanan kukusan antara lain:

  • Biaya produksi rendah karena tidak memerlukan minyak atau alat khusus.
  • Bahan baku mudah didapat seperti ubi, singkong, pisang, hingga sayuran lokal.
  • Mudah dipasarkan secara digital karena visual proses kukusnya menarik untuk media sosial.
  • Sesuai tren “healthy lifestyle” yang terus digemari generasi milenial dan Gen Z.

Berikut beberapa menu kukusan populer yang sedang viral di kalangan pecinta makanan sehat:

  • Ubi Kukus Keju Madu – manis alami dengan topping sehat.
  • Pisang Kukus Cokelat Almond – camilan favorit anak-anak dan remaja.
  • Jagung Kukus Rempah Nusantara – paduan jagung manis dengan bumbu khas daerah.
  • Tahu Kukus Isi Sayur dan Ayam – cocok untuk diet tinggi protein.
  • Dimsum Kukus Homemade – versi lokal dari makanan oriental yang kini banyak digemari.
  • Lemper Kukus Modern – paduan tradisi dan inovasi dengan isi ayam suwir pedas.

Setiap menu bisa disesuaikan dengan tema brand, mulai dari “kukusan rumahan sehat” hingga “kukusan premium bergizi”.

Agar bisnis ini berkelanjutan, pelaku UMKM disarankan menerapkan beberapa strategi berikut:

  • Gunakan kemasan ramah lingkungan, sejalan dengan tren eco-friendly.
  • Tampilkan label nutrisi dan informasi bahan baku, untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.
  • Bangun kehadiran digital lewat Instagram, TikTok, dan marketplace makanan sehat.
  • Berinovasi dalam rasa dan tampilan, misalnya menggabungkan bahan lokal dengan ide modern.

Meski peluangnya besar, bisnis makanan kukusan juga menghadapi tantangan. Persaingan mulai ketat, sementara bahan baku seperti keju, madu, dan bahan organik bisa mengalami fluktuasi harga. Persepsi bahwa makanan sehat selalu mahal juga masih jadi PR bagi para pengusaha kuliner.

Namun, dengan kualitas produk, inovasi, dan strategi pemasaran yang tepat, bisnis kukusan bisa menjadi ladang keuntungan jangka panjang. Di tahun 2025, pasar makanan sehat diprediksi akan terus tumbuh pesat. Produk-produk berbasis kukusan bukan hanya sekadar tren, tetapi menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern yang lebih sadar gizi dan ramah lingkungan.

“Kukusan bukan cuma soal cara masak, tapi juga cara hidup sehat, sederhana, dan berkelanjutan,” tutup Rini.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • IHSG Melemah 0,26 Persen ke level 8.071

    IHSG Melemah 0,26 Persen ke level 8.071

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ke zona merah pada awal perdagangan Rabu (29/10/2025), meski mayoritas bursa Asia bergerak menghijau. Mengutip data RTI pukul 09.18, IHSG melemah 0,26% atau turun 20,84 poin ke level 8.071,79. Sebanyak 235 saham terkoreksi, 274 saham menguat, dan 170 saham stagnan. Total volume perdagangan mencapai 4,7 miliar saham […]

  • Rekor Tertinggi Pecah! Emas Antam Dibanderol Rp2.631.000 per Gram

    Rekor Tertinggi Pecah! Emas Antam Dibanderol Rp2.631.000 per Gram

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam kembali menyentuh rekor tertinggi. Hari ini emas Antam lebih mahal Rp29.000 menjadi Rp2.631.000 per gram. Sedangkan pada perdagangan sebelumnya, harga emas Antam dibanderol Rp 2.602.000 per gram. Adanya kenaikan harga tersebut membuat harga beli kembali (buyback) emas Antam juga naik tinggi menjadi Rp2.484.000 per gram. Transaksi harga jual dikenakan potongan […]

  • Banjir Besar Sumatra 2025 Berpotensi Pangkas Pertumbuhan Ekonomi Nasional

    Banjir Besar Sumatra 2025 Berpotensi Pangkas Pertumbuhan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) sejak pekan lalu dipastikan memberi tekanan berat terhadap perekonomian nasional pada kuartal IV 2025. Sekitar 50 kabupaten/kota terdampak parah, dengan ribuan rumah rusak dan aktivitas ekonomi lumpuh total. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Selasa (2/12) mencatat […]

  • DJP: 14,4 Juta Wajib Pajak Aktivasi Coretax, 4 Juta SPT Tahunan 2025 Sudah Dilaporkan

    DJP: 14,4 Juta Wajib Pajak Aktivasi Coretax, 4 Juta SPT Tahunan 2025 Sudah Dilaporkan

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melaporkan realisasi penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Tahun Pajak 2025 telah mencapai lebih dari 4 juta laporan hingga 25 Februari 2026. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Inge Diana Rismawanti, menyampaikan bahwa per 25 Februari 2026 pukul 08.07 WIB, jumlah SPT Tahunan PPh yang masuk […]

  • Cuaca Jambi Hari Ini, 27 Oktober 2025: Mayoritas Berawan, Beberapa Daerah Hujan Ringan

    Cuaca Jambi Hari Ini, 27 Oktober 2025: Mayoritas Berawan, Beberapa Daerah Hujan Ringan

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi pada Senin, 27 Oktober 2025 didominasi oleh kondisi berawan, dengan beberapa wilayah mengalami hujan ringan pada siang hingga malam hari. Suhu udara umumnya berada pada kisaran 16 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi, […]

  • Kenapa Harus Cuci Darah? Ini Alasan Medis Hemodialisis Jadi Penyelamat Pasien Gagal Ginjal

    Kenapa Harus Cuci Darah? Ini Alasan Medis Hemodialisis Jadi Penyelamat Pasien Gagal Ginjal

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Cuci darah atau hemodialisis bukan sekadar prosedur medis rutin. Bagi pasien gagal ginjal, tindakan ini menjadi penopang hidup yang tak tergantikan ketika organ ginjal berhenti bekerja. Dalam kondisi normal, ginjal berfungsi menyaring limbah metabolik, mengatur cairan, serta menjaga keseimbangan elektrolit tubuh. Namun ketika fungsi tersebut menurun drastis, racun seperti urea dan kreatinin mulai […]

expand_less