Minat Beli Emas di Jambi Tetap Tinggi, Gelang ‘Charm’ Ringan Jadi Tren yang Digandrungi
- account_circle Fitri Amalia
- calendar_month 4 menit yang lalu
- print Cetak

Hari ini harga Logam Mulia Rp16.500.000 per suku, Emas Murni sekitar Rp15.800.000 per suku, Emas Kadar 75% Rp2.050.000 per gram sam Emas Kadar 70%: Rp1.850.000 per gram
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Meski mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan tahun lalu, antusiasme masyarakat Jambi untuk berinvestasi dan membeli perhiasan emas rupanya tidak luluh.
Menurut Andra, Pemilik Toko Emas Sumatera Kota Jambi, hingga saat ini, pasar emas di Jambi terpantau masih sangat diminati dan ramai diburu Toko Emas Sumatera Kota Jambi, Andra
Menurutnya, pergerakan harga emas dalam beberapa hari terakhir cenderung stabil di angka standar.
“Kalo hari ini harga Logam Mulia Rp16.500.000 per suku, Emas Murni sekitar Rp15.800.000 per suku, Emas Kadar 75% Rp2.050.000 per gram sam Emas Kadar 70%: Rp1.850.000 per gram,” jabarnya.
Tren Gelang Charm Ringan Jadi Primadona
Menariknya, tingginya harga emas tidak menyurutkan niat warga untuk mempercantik diri sekaligus berinvestasi. Tingginya animo masyarakat Jambi saat ini justru bergeser ke perhiasan yang lebih praktis dan ramah di kantong, salah satunya adalah gelang charm (gelang dengan mainan gantung).
Model gelang ini sangat digandrungi karena memiliki berat yang relatif ringan, sehingga harganya lebih terjangkau namun tetap terlihat modis sebagai perhiasan sehari-hari.
“Bukti nyata tingginya minat masyarakat bisa dilihat dari banyaknya warga Jambi yang beli gelang charm ringan ini. Apalagi harganya sendiri sangat variatif, mulai dari Rp800 ribuan aja per mainan (charm), belum termasuk tali gelangnya,” ujar Andra.
Kombinasi antara harga yang stabil dalam beberapa hari terakhir serta hadirnya inovasi perhiasan yang lebih ringan dan terjangkau menjadi faktor utama mengapa toko-toko emas di Jambi tetap dipadati konsumen. Meski bayang-bayang kenaikan harga dari tahun lalu masih terasa.
- Penulis: Fitri Amalia

