Senin, 25 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Kemenhut Buka Peluang Besar Investasi Karbon, Regulasi Baru Jadi Kunci

Kemenhut Buka Peluang Besar Investasi Karbon, Regulasi Baru Jadi Kunci

  • account_circle say say
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menegaskan bahwa peluang investasi di sektor kehutanan kian terbuka lebar, seiring dorongan pengembangan perdagangan karbon berstandar internasional.

Penasihat Utama Menteri Kehutanan, Edo Mahendra, mengatakan Indonesia kini memasuki fase baru dalam pengembangan pasar karbon. Menurut dia, komitmen politik pemerintah telah diterjemahkan secara konkret melalui regulasi.

“Indonesia telah memasuki babak baru dalam era pasar karbon. Kali ini, kemauan politik diterjemahkan secara jelas ke dalam produk regulasi,” ujar Edo dalam keterangannya, Senin, 25 Mei 2026.

Regulasi yang dimaksud adalah Peraturan Menteri Kehutanan Nomor 6 Tahun 2026. Aturan ini menjadi fondasi dalam memperluas investasi karbon sekaligus menyederhanakan proses bisnis perdagangan karbon di sektor kehutanan.

Edo menjelaskan, regulasi tersebut disusun sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan global terhadap kredit karbon yang memiliki integritas tinggi.

Salah satu pendekatan yang diadopsi adalah skema nesting, yakni sistem yang mengintegrasikan berbagai proyek karbon agar lebih transparan dan terhindar dari penghitungan ganda.

Pendekatan ini juga dinilai penting untuk menjaga kredibilitas pasar sekaligus meningkatkan kepercayaan investor internasional.

Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari, Laksmi Wijayanti, menegaskan pemerintah membuka semua mekanisme investasi karbon, termasuk berbagai instrumen nilai ekonomi karbon.

Ia mengungkapkan sejumlah target besar yang telah dipaparkan pemerintah dalam forum iklim global, di antaranya:

  • Restorasi dan rehabilitasi 12 juta hektare lahan kritis
  • Proyek pengurangan emisi kehutanan hingga 50 juta hektare
  • Program perhutanan sosial seluas 8,3 juta hektare
  • Pengelolaan hutan adat mencapai 1,4 juta hektare

Program tersebut menjadi bagian dari komitmen nasional dalam menekan emisi sekaligus menarik investasi hijau. Dengan potensi kredit karbon mencapai 13,4 miliar ton CO2 hingga 2050, nilai ekonomi yang bisa dihasilkan diperkirakan berada di kisaran Rp41,7 triliun hingga Rp127,98 triliun, tergantung harga pasar karbon global.

Direktur Bina Usaha Pemanfaatan Hutan, Ilham, menyebut penyederhanaan regulasi melalui Permenhut 6/2026 dilakukan tanpa mengorbankan kualitas kredit karbon.

“Target besar ini memang menjadi tantangan, tetapi sejalan dengan kebutuhan pasar global yang menginginkan kredit karbon berkualitas tinggi,” katanya.

Untuk memastikan kualitas, proyek karbon hutan Indonesia harus memenuhi standar internasional, termasuk Prinsip Inti Karbon (Core Carbon Principles/CCP).

Beberapa kriteria utama meliputi:

  • Additionality (manfaat tambahan nyata)
  • Perlindungan keanekaragaman hayati
  • Keterlibatan masyarakat lokal
  • Mekanisme pembagian manfaat yang adil
  • Sistem pengamanan lingkungan (safeguard)
  • Momentum Ekonomi Hijau Indonesia

Langkah pemerintah ini menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam pasar karbon global. Dengan luas hutan tropis yang signifikan, sektor kehutanan dinilai menjadi tulang punggung ekonomi hijau nasional.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo di Pertemuan Perdana Board of Peace: Indonesia Dukung Penuh Perdamaian Palestina

    Prabowo di Pertemuan Perdana Board of Peace: Indonesia Dukung Penuh Perdamaian Palestina

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia dalam mendukung upaya perdamaian Palestina pada pertemuan perdana Board of Peace yang digelar di Washington D.C., Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026) waktu setempat. Dalam forum tersebut, Prabowo menyatakan Indonesia sepenuhnya mendukung rencana 20 poin perdamaian yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ia menegaskan, sejak awal Indonesia […]

  • Harga Perak Anjlok Parah, Kini Rp54.150 per Gram

    Harga Perak Anjlok Parah, Kini Rp54.150 per Gram

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mengikuti tren pasar komoditas global, perak Antam dan perak spot internasional menunjukkan koreksi harga hari ini. Harga perak bersertifikat Antam mengalami penurunan sebesar Rp800 dibandingkan hari sebelumnya. Dikutip dari laman Logam Mulia, Rabu (25/2/2026), harga perak produksi Antam kini di level Rp54.150 per gram akibat melemah sebesar Rp800. Sebelumnya, harga perak Antam pada […]

  • DPR Sebut Anggaran Pendidikan untuk Program MBG di APBN 2026 Strategi Cerdas dan Layak Diapresiasi

    DPR Sebut Anggaran Pendidikan untuk Program MBG di APBN 2026 Strategi Cerdas dan Layak Diapresiasi

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan tidak ada kekeliruan dalam penggunaan anggaran pendidikan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di APBN 2026. Ia menilai, pengalokasian sebagian anggaran pendidikan untuk MBG merupakan strategi kebijakan yang tepat dan justru layak diapresiasi, bukan dipersoalkan. “Masyarakat harus dibangun pemahamannya bahwa penerima manfaat dari MBG […]

  • Sertifikat Tanah Hilang? Jangan Panik, Anda Bisa Datangi Pejabat Ini

    Sertifikat Tanah Hilang? Jangan Panik, Anda Bisa Datangi Pejabat Ini

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sertifikat tanah merupakan dokumen penting yang menjadi bukti kuat kepemilikan hak atas tanah dan bangunan. Dokumen ini harus disimpan dengan baik-baik. Namun, dalam praktiknya, tidak sedikit masyarakat yang mengalami kasus sertifikat tanah hilang, baik karena bencana alam, pencurian, kelalaian penyimpanan, maupun sebab lainnya. Hilangnya sertifikat tanah bisa menimbulkan kepanikan, terlebih bila aset tanahnya […]

  • Bahlil Lahadalia: Hilirisasi Harus Berkeadilan, Daerah Harus Dapat Nilai Tambah Terbesar

    Bahlil Lahadalia: Hilirisasi Harus Berkeadilan, Daerah Harus Dapat Nilai Tambah Terbesar

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa daerah penghasil tambang harus menjadi pihak yang paling banyak mendapatkan nilai tambah keekonomian dari proses pertambangan dan hilirisasi. Dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (26/10/2025), Bahlil menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, investor, pengusaha, dan masyarakat lokal untuk mewujudkan keadilan sosial bagi […]

  • Sentimen Positif Bursa Global, IHSG Dibuka Berseri

    Sentimen Positif Bursa Global, IHSG Dibuka Berseri

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan pekan terakhir Oktober dengan penguatan di zona hijau pada Senin (27/10/2025). Penguatan yang terjadi ini seiring sentimen positif dari bursa global dan regional. Mengutip data RTI dari Kontan, IHSG naik 0,49% atau 40,57 poin menjadi 8.312,29. Sebanyak 304 saham menguat, 192 saham melemah, dan 176 saham […]

expand_less