Senin, 24 Agu 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Minyak Murni dari Laut Jabar, Produksi Migas Nasional Kembali Menguat

Minyak Murni dari Laut Jabar, Produksi Migas Nasional Kembali Menguat

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kinerja produksi migas lepas pantai di utara Jawa Barat kembali menunjukkan peningkatan. PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) mencatat awal produksi tinggi dari sumur pengembangan LLA-6 di Platform LLA dengan capaian 1.321 barel minyak per hari (BOPD) dan gas sebesar 2 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

Menariknya, produksi hidrokarbon dari sumur minyak tersebut mengalir secara natural dengan kadar air atau Basic Sediment and Water (BSW) mencapai 0%, yang berarti minyak yang dihasilkan tergolong murni tanpa kandungan air.

Senior Manager Subsurface Development & Planning PHE ONWJ, Adang Sukmatiawan, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil evaluasi dan pembelajaran dari pengeboran sumur sebelumnya.

“Keberhasilan sumur LLA-6 ini kami dapatkan dari lesson learned Sumur LLE-5ST yang kami bor tahun lalu,” ujar Adang.

Menurutnya, karena lapisan target yang dibidik sama, perusahaan melakukan penyempurnaan strategi dan formulasi pengeboran sehingga hasil produksi menjadi lebih optimal. Sumur LLA-6 mulai dibor pada 24 Maret 2026 menggunakan Rig PVD-II dan mencapai kedalaman akhir 5.407 feet measured depth (ftMD) atau setara 3.561 feet true vertical depth (ftTVD). Seluruh proses pengeboran hingga uji alir produksi pada 2 Mei 2026 disebut selesai hanya dalam waktu 33 hari.

LLA-6 menjadi sumur pertama yang dibor kembali di Anjungan LLA setelah lebih dari 24 tahun tidak ada aktivitas pengeboran di platform tersebut. Dalam prosesnya, tim subsurface menghadapi berbagai tantangan teknis mulai dari risiko shallow gas hazard, bubble dasar laut, hingga potensi kehilangan fluida pengeboran pada lapisan tertentu. Namun, melalui penerapan studi geomekanik dan program pengeboran terintegrasi, pengeboran berhasil diselesaikan dengan baik.

Data terbaru dari sumur tersebut juga disebut membuka potensi pengembangan baru di area selatan lapisan LL-30 untuk pengeboran berikutnya.

Selain menghasilkan produksi tinggi, proyek ini juga disebut mencatat efisiensi biaya signifikan. Berdasarkan estimasi lapangan terkini, biaya pengeboran sumur LLA-6 hanya mencapai sekitar 61,5% dari Authorization for Expenditure (AFE) yang telah disetujui SKK Migas. Artinya, perusahaan mampu melakukan penghematan hampir 40% dari anggaran awal.

General Manager PHE ONWJ, Muzwir Wiratama, menilai capaian tersebut menjadi bukti implementasi strategi operasi yang lebih aman, cepat, dan efisien.

“Eksekusi rencana kerja yang aman, tuntas lebih cepat, dan dengan hasil yang jauh lebih baik ini merupakan pembuktian dari spirit PHE ONWJ, yakni Safer, Faster, Better,” ujar Muzwir.

Setelah keberhasilan LLA-6, PHE ONWJ kini langsung mengalihkan fokus ke pengeboran sumur berikutnya, yakni LLA-5 dan LLA-7. Perusahaan berharap produksi dari sumur-sumur baru tersebut dapat menyamai bahkan melampaui capaian LLA-6 sebagai bagian dari upaya meningkatkan produksi migas nasional dan memperkuat ketahanan energi domestik.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Pegadaian Turun Lagi, Cek Rinciannya

    Harga Emas Pegadaian Turun Lagi, Cek Rinciannya

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang diperjualbelikan di Pegadaian hari ini mengalami penurunan. Tiga jenama utama, yakni Antam, UBS, dan Galeri24, kompak turun dibandingkan harga pada hari sebelumnya. Berdasarkan data Jambisnis.com dari laman Sahabat Pegadaian, Jumat (24/4/2026), harga emas Antam kini berada di angka Rp2.918.000 per gram. Sementara itu, harga emas UBS dan Galeri24 masing-masing di […]

  • Pemerintah Siapkan Perpres Baru, Pertamina Bisa Impor Energi dari AS Tanpa Lelang

    Pemerintah Siapkan Perpres Baru, Pertamina Bisa Impor Energi dari AS Tanpa Lelang

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah tengah menyiapkan rancangan Peraturan Presiden (Perpres) yang akan memberi kewenangan khusus kepada PT Pertamina (Persero) untuk mengimpor energi dari perusahaan-perusahaan Amerika Serikat tanpa melalui proses lelang atau bidding. Regulasi ini menjadi tindak lanjut dari kesepakatan tarif antara Indonesia dan AS yang dicapai pada Juli 2025. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, […]

  • PTPN IV PalmCo Dorong Ketahanan Pangan dengan Pola Tumpangsari di Aceh dan Jambi

    PTPN IV PalmCo Dorong Ketahanan Pangan dengan Pola Tumpangsari di Aceh dan Jambi

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo, anak usaha PTPN III (Persero), mendorong ketahanan pangan nasional melalui program tumpangsari padi gogo di kebun sawit. Program Tanam Padi PTPN (TAMPAN) ini memanfaatkan lahan peremajaan sawit rakyat yang belum menghasilkan untuk menanam padi, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar. Panen perdana telah dilakukan di […]

  • Indonesia Tekor Dagang dengan China, Australia, dan Brasil pada 2025

    Indonesia Tekor Dagang dengan China, Australia, dan Brasil pada 2025

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia masih mengalami defisit neraca perdagangan dengan tiga negara utama sepanjang 2025, yakni China, Australia, dan Brasil. Meski demikian, secara keseluruhan neraca perdagangan Indonesia tetap mencatatkan surplus sebesar 41,05 miliar dolar AS sepanjang Januari–Desember 2025. Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan, China menjadi negara penyumbang […]

  • Cek Harga Emas Antam di Jambi, Naik atau Turun

    Cek Harga Emas Antam di Jambi, Naik atau Turun

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan produksi Antam tidak mengalami perubahan hari ini. Kondisi ini menunjukkan harga emas masih bergerak stagnan setelah sempat melemah pada perdagangan Kamis (23/4/2026). Berdasarkan data Jambisnis.com dari laman Logam Mulia pada Jumat (24/4/2026), harga emas Antam stabil di angka Rp 2.805.000 per gram. Sama seperti posisi sebelumnya tanpa kenaikan maupun penurunan. […]

  • Perang Amerika Serikat–Iran Picu Krisis Energi Global

    Perang Amerika Serikat–Iran Picu Krisis Energi Global

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran memicu guncangan serius di sektor energi global. Lonjakan harga minyak dunia akibat ketegangan geopolitik ini meningkatkan risiko perlambatan ekonomi hingga potensi resesi global. Ketegangan yang berpusat di Selat Hormuz menjadi faktor utama. Jalur strategis ini diketahui mengalirkan sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia. Gangguan […]

expand_less