Sabtu, 16 Mei 2026
light_mode
Beranda » Olahraga » Piala Dunia 2026 Jadi Turnamen Termahal, Biaya Nonton Tembus Ratusan Juta Rupiah

Piala Dunia 2026 Jadi Turnamen Termahal, Biaya Nonton Tembus Ratusan Juta Rupiah

  • account_circle say say
  • calendar_month 18 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Turnamen Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi yang termahal sepanjang sejarah, seiring lonjakan harga tiket, akomodasi, hingga biaya perjalanan internasional yang harus ditanggung para penggemar.

Ajang sepak bola yang digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini menghadirkan tantangan baru bagi fans. Untuk menyaksikan langsung pertandingan fase grup saja, biaya yang dibutuhkan bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyebut harga tiket ditentukan oleh mekanisme pasar. Artinya, semakin tinggi permintaan, harga akan terus meningkat.

Kondisi ini membuat Piala Dunia yang selama ini dikenal sebagai “olahraga rakyat” mulai bergeser menjadi hiburan premium. Tidak sedikit penggemar yang akhirnya mengurungkan niat karena tingginya biaya.

Data menunjukkan, penggemar dari Brasil harus menyiapkan sekitar USD 12.646 atau setara lebih dari Rp220 juta untuk menonton fase grup. Sementara fans dari Inggris dan Jepang juga menghadapi biaya di atas Rp190 juta.

Komponen biaya terbesar berasal dari tiket pertandingan, diikuti akomodasi hotel, serta transportasi internasional yang turut terdampak kenaikan harga energi global.

Fenomena ini mencerminkan perubahan besar dalam industri sepak bola global. Piala Dunia tidak lagi sekadar perayaan olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari industri hiburan bernilai tinggi yang semakin eksklusif.

Di sisi lain, mahalnya biaya justru berpotensi menurunkan jumlah penonton langsung di stadion. Beberapa laporan menyebut tingkat hunian hotel di kota tuan rumah belum sepenuhnya terisi, menandakan sebagian penggemar memilih menonton dari rumah.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sembako Jambi 4 Desember 2025: Cabai Merah Melonjak di Tiga Pasar, Komoditas Lain Stabil

    Harga Sembako Jambi 4 Desember 2025: Cabai Merah Melonjak di Tiga Pasar, Komoditas Lain Stabil

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Jambi per 4 Desember 2025 terpantau stabil, meski beberapa komoditas strategis seperti cabai merah besar dan cabai merah kecil mencatat lonjakan signifikan. Data ini dihimpun dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi yang memantau tiga pasar utama, yakni Pasar Angso Duo, Pasar Rakyat […]

  • Raden Mas Aris Resmi Jadi Komisaris Utama Baru Waskita Beton (WSBP)

    Raden Mas Aris Resmi Jadi Komisaris Utama Baru Waskita Beton (WSBP)

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Raden Mas Aris Santosa resmi ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) dalam RUPSLB yang digelar pada Jumat, 14 November 2025. Penunjukan ini sekaligus menjadi bagian dari perombakan susunan dewan komisaris perusahaan. Selain menetapkan Aris sebagai Komut baru, RUPSLB juga mengangkat dua Komisaris Independen, yakni Indra Utama dan Ahmad Subagya. […]

  • Kredit Macet di Bawah Rp1 Juta Tak Muncul di SLIK, Bisa KPR

    Kredit Macet di Bawah Rp1 Juta Tak Muncul di SLIK, Bisa KPR

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi melonggarkan kebijakan dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) guna mendukung percepatan program perumahan nasional, termasuk target pembangunan 3 juta rumah. Salah satu kebijakan utama yang diambil adalah hanya menampilkan catatan kredit dengan nominal di atas Rp1 juta dalam laporan SLIK. Artinya, kredit macet dengan nilai di bawah Rp1 […]

  • Penerimaan Pajak Minerba Turun Tajam, Baru Terkumpul Rp 43,3 Triliun hingga November 2025

    Penerimaan Pajak Minerba Turun Tajam, Baru Terkumpul Rp 43,3 Triliun hingga November 2025

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penerimaan pajak dari sektor mineral dan batubara (minerba) pada 2025 tercatat mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, realisasi penerimaan hingga November 2025 baru mencapai Rp 43,3 triliun. Capaian tersebut jauh lebih rendah dibandingkan dua tahun sebelumnya, ketika penerimaan minerba sempat berada pada level tertinggi. Direktur Potensi, Kepatuhan, dan […]

  • Mulai Hari Ini, Bank Indonesia Resmikan QRIS di China, Transaksi Tinggal Scan

    Mulai Hari Ini, Bank Indonesia Resmikan QRIS di China, Transaksi Tinggal Scan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia resmi memperluas penggunaan QRIS ke China. Mulai 30 April 2026, masyarakat Indonesia dan China dapat melakukan transaksi lintas negara cukup dengan memindai kode QR. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan sistem ini memungkinkan pembayaran tanpa uang tunai, baik bagi warga Indonesia di China maupun sebaliknya. “Cukup gunakan ponsel, transaksi bisa dilakukan dengan […]

  • Baznas Tegaskan Dana Zakat Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis

    Baznas Tegaskan Dana Zakat Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menegaskan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat tidak digunakan untuk mendanai Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pimpinan Bidang Pengumpulan Baznas RI, Rizaludin Kurniawan, mengatakan pemanfaatan ZIS memiliki aturan yang jelas dan tidak dapat dialihkan di luar peruntukan yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. […]

expand_less